News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Heboh Pemain PSIR Rembang Lakukan Hal 'Tak Wajar' ke Wasit, Semifinal Liga 4 Jateng Berakhir Ricuh

Kericuhan mewarnai semifinal Liga 4 Jateng saat pemain PSIR Rembang melakukan tindakan 'tak wajar' kepada wasit hingga viral di media sosial.
Jumat, 13 Februari 2026 - 18:25 WIB
Pemain PSIR Rembang Lakukan Hal “Tak Wajar” ke Wasit
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com | PERSAK OFFICIAL - Instagram @vibeballs

tvOnenews.com - Kasus kekerasan terhadap perangkat pertandingan kembali mencoreng citra sepak bola nasional. 

Insiden terbaru terjadi dalam laga leg kedua semifinal Liga 4 Jawa Tengah yang mempertemukan tuan rumah PSIR Rembang melawan Persak Kebumen di Stadion Krida, Rembang, Kamis (12/2/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertandingan yang seharusnya berlangsung kompetitif justru berubah menjadi chaos di akhir laga.

Ketegangan memuncak hingga memicu aksi penyerangan terhadap wasit Dwi Purba Adi Wicaksana oleh sejumlah oknum yang berada di lapangan.

Viral di Media Sosial

Kericuhan dipicu ketidakpuasan terhadap keputusan pertandingan.

Wasit menjadi sasaran amarah berbagai pihak, mulai dari ofisial, pemain, hingga suporter yang nekat masuk ke lapangan.

Rekaman video kejadian tersebut dengan cepat viral di media sosial dan memantik kemarahan publik pecinta sepak bola nasional.

Wasit Dwi Purba dilaporkan menjadi korban pengeroyokan brutal oleh berbagai elemen tim tuan rumah.

Dalam salah satu postingan akun Instagram @vibeballs, menunjukkan rekaman salah seorang pemain PSIR Rembang berlari ke arah wasit.

Tak sampai di situ, secara mengejutkan, pemain bernomor punggung 99 itu tampak meremas kemaluan wasit.

Wasit yang tampak terkejut langsung saja mencoba menjauh.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Tindakan tak terpuji ini tentu langsung mengundang reaksi dari netizen.

"Wadhuuh...kudu digowo nang psikiater koyo'e iku pemaine (harus dibawa ke psikiater kayaknya itu pemainnya),"

"Pidana ini. Pelecehan seksual,"

"Pelecehan, gak boleh mukul bukan berarti boleh pegang organ vital .. kacau,"

Di tengah situasi panas tersebut, laga tetap dinyatakan selesai. Persak Kebumen keluar sebagai pemenang dengan skor 2-0, memastikan tiket final dengan agregat 3-1.

Anggota Komite Eksekutif PSSI, Khairul Anwar, yang hadir di lokasi memastikan pengamanan langsung dilakukan setelah insiden terjadi.

"Kami hadir memastikan semua berjalan sesuai aturan. Secara teknis pertandingan 2x45 menit berjalan normal, dan kami ikut mengawal wasit sampai depan ruang ganti demi keselamatan," ujarnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa keselamatan perangkat pertandingan menjadi prioritas setelah situasi tidak terkendali.

Reaksi keras datang dari federasi. Anggota Exco PSSI lainnya, Muhammad, mendesak agar hukuman tegas dijatuhkan kepada pelaku maupun klub.

“Komdis harus tegas, bukan hanya personal yang dihukum, tapi klub juga wajib dihukum, kalau perlu diskualifikasi,” tegasnya.

PSSI menegaskan bahwa keputusan akhir berada di tangan Komite Disiplin Asprov Jawa Tengah.

Namun sinyal sanksi berat sudah terlihat, mengingat pelanggaran terhadap perangkat pertandingan termasuk kategori serius dalam regulasi disiplin sepak bola.

Insiden ini kembali membuka diskusi soal keamanan pertandingan, khususnya di level kompetisi regional.

Dalam regulasi FIFA dan federasi nasional, perlindungan terhadap wasit merupakan aspek fundamental untuk menjaga integritas pertandingan.

Kasus penyerangan terhadap perangkat pertandingan tidak hanya berpotensi berujung sanksi administratif, tetapi juga dapat masuk ranah hukum pidana jika memenuhi unsur kekerasan atau pelecehan.

Kini publik menanti langkah tegas dari otoritas sepak bola daerah untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yang jelas, insiden di Rembang menjadi pengingat bahwa sportivitas tetap harus menjadi fondasi utama, bahkan di tengah tensi pertandingan paling panas sekalipun.

(tsy)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Cuma Merapikan Diri, Saat Bercermin Bacalah Doa Singkat Agar Akhlak Tetap Terjaga

Bukan Cuma Merapikan Diri, Saat Bercermin Bacalah Doa Singkat Agar Akhlak Tetap Terjaga

Islam memandang momen bercermin tidak sekadar urusan memoles fisik, melainkan juga sarana ibadah yang sarat adab dan doa. Berikut doa singkat beserta artinya
Kisah UMKM Pengrajin Gitar Bangkit Membangun Usahanya

Kisah UMKM Pengrajin Gitar Bangkit Membangun Usahanya

Pelaku UMKM kerajinan gitar, Rini Sudarwati membagikan kisah jatuh bangunnya usaha yang menjadi sumber penghasilan baginya.
Lebih dari Penutup Aurat, Amalkan Doa Ini Saat Berpakaian Agar Mendapatkan Berkah dan Perlindungan

Lebih dari Penutup Aurat, Amalkan Doa Ini Saat Berpakaian Agar Mendapatkan Berkah dan Perlindungan

Bagi seorang Muslim, pakaian memiliki makna yang jauh lebih mendalam, yakni sebagai simbol ketaatan kepada Allah SWT dalam menjaga aurat serta kehormatan diri.
Kaca Mobil Diduga Pecah Akibat Puing Flare Pesawat Tempur, Pemilik Mobil Sebut TNI AU Sudah Menemuinya

Kaca Mobil Diduga Pecah Akibat Puing Flare Pesawat Tempur, Pemilik Mobil Sebut TNI AU Sudah Menemuinya

Sebuah mobil mengalami pecah kaca diduga akibat terkena puing flare pesawat tempur milik TNI AU yang tengah latihan untuk memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan RI
Ai Ogura Resmi Gabung Yamaha untuk MotoGP 2027, Bos Trackhouse Akhirnya Buka Suara Beri Tanggapan

Ai Ogura Resmi Gabung Yamaha untuk MotoGP 2027, Bos Trackhouse Akhirnya Buka Suara Beri Tanggapan

Rider asal Jepang, Ai Ogura, dipastikan meninggalkan Trackhouse Aprilia setelah musim MotoGP 2026 berakhir. Nantinya, Ogura akan berlabuh ke Yamaha musim depan.
Respons Pidato Nota Keuangan, Habib Aboe Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi dan Ingatkan Potensi Inflasi

Respons Pidato Nota Keuangan, Habib Aboe Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi dan Ingatkan Potensi Inflasi

Anggota DPR RI Fraksi PKS Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Selatan I, Habib Aboe Bakar Alhabsyi, memberikan tanggapan terhadap Pidato Pengantar RUU APBN

Trending

Presiden Prabowo Bocorkan Alasan LKPP Dijadikan Badan Pengadaan Pemerintah

Presiden Prabowo Bocorkan Alasan LKPP Dijadikan Badan Pengadaan Pemerintah

Presiden Prabowo Subianto hendak mengubah Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) ditingkatkan menjadi Badan Pengadaan Pemerintah. Selain itu,
Ruben Amorim Minta 5-6 Pemain Baru ke AC Milan, Gerry Cardinale Dihadapkan PR Besar Jelang Bursa Transfer Ditutup

Ruben Amorim Minta 5-6 Pemain Baru ke AC Milan, Gerry Cardinale Dihadapkan PR Besar Jelang Bursa Transfer Ditutup

Pelatih AC Milan, Ruben Amorim, meminta tambahan lima hingga enam pemain baru. Permintaan itu disampaikan dalam pertemuan dengan Gerry Cardinale di Milanello.
Ali Masykur Musa: Meneguhkan Komitmen Wathaniyah NU

Ali Masykur Musa: Meneguhkan Komitmen Wathaniyah NU

Jelang memperingati HUT RI ke-81 dan jelang Muktamar NU ke 35, Ali Masykur Musa mengajak keluarga besar NU untuk memperkokoh pondasi bangsa yaitu meneguhkan Amanatul Wathaniyah.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat berbahagia untuk 5 zodiak ini yang diprediksi paling hoki pada 15 Agustus 2026: Ada rezeki dan peluang baik mulai berdatangan.
Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Nasib berbeda dialami dua sosok penting Timnas Indonesia, Maarten Paes dan Jordi Cruyff, usai Ajax Amsterdam menghadapi Shelbourne FC di UEFA Conference League.
Bursa Mobil Bekas Semakin Dekat dengan Konsumen, Dealer Gencar Ekspansi Hingga Bintaro

Bursa Mobil Bekas Semakin Dekat dengan Konsumen, Dealer Gencar Ekspansi Hingga Bintaro

Kebutuhan masyarakat untuk memiliki mobil sebagai transportasi utama semakin tinggi. Namun, tidak sedikit orang yang memilih untuk mendapatkan mobil bekas.
Usai Kontroversi Wasit Timnas Indonesia Vs Singapura, Dugaan Match-Fixing Laos Bikin Integritas Piala AFF 2026 Disorot

Usai Kontroversi Wasit Timnas Indonesia Vs Singapura, Dugaan Match-Fixing Laos Bikin Integritas Piala AFF 2026 Disorot

Dugaan match-fixing yang melibatkan anggota Timnas Laos membuat Piala AFF 2026 disorot. AFF dituntut menjaga integritas kompetisi dan mengevaluasi wasit.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT