GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
Kamis, 19 Februari 2026 - 02:43 WIB
Persib Bandung Vs Ratchaburi FC
Sumber :
  • AFC

Jakarta, tvOnenews.com - Perjalanan Persib Bandung di AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026 resmi terhenti babak 16 besar. Prestasi Persib untuk menembus fase knock out tercoreng dengan hukuman berat yang menghantui Persibi Bandung. .

Maung Bandung memang menang 1-0 atas Ratchaburi FC di leg kedua yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kamis (18/2/2026) malam WIB. Gol Andrew Jung pada menit ke-39 memberi harapan, tetapi kekalahan 0-3 di leg pertama membuat agregat tak berpihak kepada Persib.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan. 

Hal ini tak lepas dari ratusan Bobotoh yang turun ke lapangan alias pitch invasion. Mereka bahkan terang-terangan menyerang wasit hingga pemain Ratchaburi FC. 

Tim Persib, dari pemain, staf tim hingga Bojan Hodak turun langsung untuk menenangkan Bobotoh dan meminta kembali ke tribun penonton. 

Momen tersebut pun tak hanya terekam oleh orang-orang yang ada di stadion tapi juga sempat terekam layar kaca. Insiden ini bahkan menjadi pengulangan hukuman mengingat Persib sering kali menjadi langganan sidang Komite Disiplin dan Etik AFC. 

Berikut tiga hukuman berat yang berpotensi dijatuhkan AFC kepada klub peserta kompetisi Asia.

1. Denda Finansial Bernilai Miliaran Rupiah

Sanksi paling umum dalam regulasi AFC adalah denda finansial. Klub yang dianggap melanggar regulasi, baik terkait keamanan pertandingan, suporter, maupun administrasi, bisa dikenakan denda dengan nominal yang tidak kecil.

Sebagai gambaran, hanya dari partisipasi di ACL 2 musim ini, Persib sudah mengantongi USD 300.000 (sekitar Rp4,9 miliar) untuk fase grup dan tambahan USD 80.000 (sekitar Rp1,3 miliar) karena lolos ke 16 besar. Total minimal pemasukan awal mencapai USD 380.000 atau sekitar Rp6 miliar, belum termasuk bonus hasil pertandingan.

Di fase grup, Persib meraih empat kemenangan dan satu hasil imbang. Setiap kemenangan diganjar USD 50.000 (sekitar Rp800 juta) dan hasil seri bernilai USD 10.000 (sekitar Rp160 juta), sehingga total keseluruhan yang diterima Maung Bandung mencapai kurang lebih Rp10,1 miliar setelah ditambah kemenangan atas Ratchaburi di leg kedua.

Jika dijatuhi denda berat, tentu potensi pemasukan tersebut bisa tergerus. Bahkan dalam skenario ekstrem, denda dapat mengurangi manfaat finansial yang sudah didapat klub dari kompetisi Asia.

Persib Bandung Vs Ratchaburi FC
Persib Bandung Vs Ratchaburi FC
Sumber :
  • AFC

2. Larangan Bermain Tanpa Penonton

Hukuman berikutnya yang kerap dijatuhkan AFC adalah pertandingan tanpa penonton atau pembatasan jumlah suporter. Sanksi ini bukan hanya berdampak pada atmosfer kandang, tetapi juga pada pemasukan tiket dan moral tim.

Bermain di stadion kosong jelas menjadi kerugian besar bagi klub seperti Persib yang dikenal memiliki dukungan fanatik Bobotoh. Atmosfer GBLA selama kompetisi Asia terbukti menjadi salah satu faktor penting dalam memberikan tekanan kepada lawan.

Jika terjadi pengulangan pelanggaran, AFC memiliki kewenangan untuk menjatuhkan sanksi tersebut demi menjaga standar keamanan dan ketertiban kompetisi.

3. Pengurangan Poin hingga Ancaman Diskualifikasi

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sanksi paling berat dalam regulasi AFC adalah pengurangan poin atau bahkan diskualifikasi dari kompetisi. Meski jarang terjadi, hukuman ini bukan hal mustahil jika pelanggaran dianggap serius atau berulang.

Bagi klub yang tengah membangun reputasi di kancah Asia, ancaman diskualifikasi tentu menjadi momok. Selain mencoreng nama baik klub, sanksi tersebut juga bisa berdampak pada kepercayaan sponsor serta masa depan di kompetisi internasional. (fan/hfp)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Pastikan Lelang Tuntas, Proyek Jalan Batutulis Bogor Kini Masuk Tahap Akhir Uji Tanah

Dedi Mulyadi Pastikan Lelang Tuntas, Proyek Jalan Batutulis Bogor Kini Masuk Tahap Akhir Uji Tanah

Pembangunan Jalan Saleh Danasasmita yang berlokasi di kawasan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, kini tengah memasuki fase krusial. 
7 Tips Cegah Kolesterol saat Daging Kurban Melimpah, Nomor 1 Pilih Bagian Daging yang Seperti Ini

7 Tips Cegah Kolesterol saat Daging Kurban Melimpah, Nomor 1 Pilih Bagian Daging yang Seperti Ini

Berikut 7 tips mencegah kolesterol tinggi saat daging kurban Idul Adha melimpah, nomor 1 pilih bagian daging yang seperti ini.
Dedi Mulyadi Penuh Rasa Bangga Pada Ni Hyang Sukma Ayu, Susi Pudjiastuti Terkesima dengan Tarian Putri KDM

Dedi Mulyadi Penuh Rasa Bangga Pada Ni Hyang Sukma Ayu, Susi Pudjiastuti Terkesima dengan Tarian Putri KDM

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) terlihat penuh rasa bangga dengan putri bungsunya, Ni Hyang Sukma Ayu yang menari dengan lihai di atas panggung
Batas Usia Pensiun Anggota Polri Akan Diubah dari 58 Tahun Menjadi 60 Tahun

Batas Usia Pensiun Anggota Polri Akan Diubah dari 58 Tahun Menjadi 60 Tahun

Pemerintah berencana akan memperpanjang batas usia pensiun anggota Polri melalui revisi atau Rancangan Undang-Undang tentang Kepolisian Republik Indonesia (RUU Polri).
Reaksi Bobotoh Setelah Bojan Hodak Tak Lanjutkan Masa Baktinya di Persib Bandung

Reaksi Bobotoh Setelah Bojan Hodak Tak Lanjutkan Masa Baktinya di Persib Bandung

Respons beragam diungkapkan oleh para Bobotoh di media sosial usai Bojan Hodak memilih tak lanjutkan masa baktinya bersama Persib Bandung setelah tiga musim.
Kritik Era Pelatih Sebelumnya, John Herdman Sebut Gaya Main Timnas Indonesia Terlalu Pasif

Kritik Era Pelatih Sebelumnya, John Herdman Sebut Gaya Main Timnas Indonesia Terlalu Pasif

Pelatih baru Timnas Indonesia John Herdman secara terbuka melayangkan kritik tajam terhadap gaya bermain skuad Garuda di era sebelumnya. Pelatih asal Inggris ..

Trending

7 Tips Cegah Kolesterol saat Daging Kurban Melimpah, Nomor 1 Pilih Bagian Daging yang Seperti Ini

7 Tips Cegah Kolesterol saat Daging Kurban Melimpah, Nomor 1 Pilih Bagian Daging yang Seperti Ini

Berikut 7 tips mencegah kolesterol tinggi saat daging kurban Idul Adha melimpah, nomor 1 pilih bagian daging yang seperti ini.
Batas Usia Pensiun Anggota Polri Akan Diubah dari 58 Tahun Menjadi 60 Tahun

Batas Usia Pensiun Anggota Polri Akan Diubah dari 58 Tahun Menjadi 60 Tahun

Pemerintah berencana akan memperpanjang batas usia pensiun anggota Polri melalui revisi atau Rancangan Undang-Undang tentang Kepolisian Republik Indonesia (RUU Polri).
Dedi Mulyadi Penuh Rasa Bangga Pada Ni Hyang Sukma Ayu, Susi Pudjiastuti Terkesima dengan Tarian Putri KDM

Dedi Mulyadi Penuh Rasa Bangga Pada Ni Hyang Sukma Ayu, Susi Pudjiastuti Terkesima dengan Tarian Putri KDM

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) terlihat penuh rasa bangga dengan putri bungsunya, Ni Hyang Sukma Ayu yang menari dengan lihai di atas panggung
Reaksi Bobotoh Setelah Bojan Hodak Tak Lanjutkan Masa Baktinya di Persib Bandung

Reaksi Bobotoh Setelah Bojan Hodak Tak Lanjutkan Masa Baktinya di Persib Bandung

Respons beragam diungkapkan oleh para Bobotoh di media sosial usai Bojan Hodak memilih tak lanjutkan masa baktinya bersama Persib Bandung setelah tiga musim.
Dedi Mulyadi Pastikan Lelang Tuntas, Proyek Jalan Batutulis Bogor Kini Masuk Tahap Akhir Uji Tanah

Dedi Mulyadi Pastikan Lelang Tuntas, Proyek Jalan Batutulis Bogor Kini Masuk Tahap Akhir Uji Tanah

Pembangunan Jalan Saleh Danasasmita yang berlokasi di kawasan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, kini tengah memasuki fase krusial. 
Pembagian Grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026: Megawati Hangestri Absen, Hillstate dan Red Sparks Satu Pool

Pembagian Grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026: Megawati Hangestri Absen, Hillstate dan Red Sparks Satu Pool

Daftar pembagian grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026, di mana Megawati Hangestri tak akan unjuk gigi saat Hyundai Hillstate satu pool dengan Red Sparks.
Tak Lagi Pikirkan Red Sparks, Megawati Hangestri Kini Fokus Bidik Gelar Juara Bersama Hyundai Hillstate

Tak Lagi Pikirkan Red Sparks, Megawati Hangestri Kini Fokus Bidik Gelar Juara Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate untuk V-League 2026/2027. Tinggalkan Red Sparks, Megatron kini membidik gelar juara.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT