GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nostalgia Liga Indonesia: Persekabpas Pasuruan, Ditopang Zah Rahan Krangar hingga Jadi Kuda Hitam dari Jawa Timur

Persekabpas Pasuruan pernah membuat cerita dongeng mereka sendiri, di mana tim kuda hitam dari Jawa Timur saat itu lolos hingga semifinal Liga Indonesia 2006.
Minggu, 22 Februari 2026 - 15:39 WIB
Zah Rahan Krangar bersama skuad Persekabpas Pasuruan
Sumber :
  • Instagram @maduraunited.fc/@zkrangar10

tvOnenews.com - Penggemar sepak bola Indonesia era awal tahun 2000-an pasti masih ingat dengan klub asal Jawa Timur yaitu Persekabpas Pasuruan.

Datang sebagai tim kuda hitam setelah promosi dari kasta kedua pada 2004, klub kebanggaan warga Pasuruan ini menjelma sebagai kekuatan baru di Liga Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dihuni oleh sederet bintang asing seperti Zah Rahan Krangar, Alfredo Figueroa, Murphy Kumonple hingga Pancho Rotunno, Persekabpas Pasuruan tampil menyengat.

Bukan cuma itu, para pemain lokal juga sama luar biasanya. Memori tertuju kepada Siswanto, Supriyadi dan Kasan Soleh dengan pelatih legendaris, Subangkit.

Hasilnya cukup luar biasa. Sebagai pendatang baru, Laskar Sakera hampir lolos ke final Liga Indonesia XII 2006 andai tidak kalah tipis dari PSIS Semarang di semifinal.

Namun, semua itu tinggal kenangan. Dua dekade berlalu, Persekabpas Pasuruan kini masih berjuang di Liga 3. Bahkan untuk naik ke Championship saja masih kesulitan.

Lantas, bagaimana kisah ajaib Persekabpas Pasuruan, tim kuda hitam yang hampir juara Liga Indonesia 2006?

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Bermarkas di Stadion R. Soedarsono, Pogar, Bangil, Persekabpas Pasuruan sejatinya bukanlah tim dengan kekuatan besar di sepak bola Indonesia sejak berdiri pada 1985.

Sejak era Liga Indonesia pada 1994, Laskar Sakera hanya berkutat di Divisi II saja. Namun, promosi ke kasta tertinggi pada 2005 dengan status juara mengubah segalanya.

Pada musim pertamanya di Liga Bank Mandiri 2005, Persekabpas Pasuruan sebagai tim promosi tampil mengesankan. Mereka finis di posisi keenam klasemen wilayah Barat.

Dari total 26 pertandingan di wilayah Barat, Persekabpas Pasuruan mampu koleksi 37 poin, hasil dari masing-masing 11 kali menang dan kalah serta empat lainnya imbang.

Musim itu seolah menjadi ajang pemanasan saja bagi Persekabpas Pasuruan lantaran di tahun berikutnya atau Liga Indonesia 2006, mereka akan mengguncang lawan-lawannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dimotori pelatih Subangkit, Persekabpas datang dengan pemain asing jempolan macam Zah Rahan Krangar, Alfredo Figueroa, Murphy Kumonple hingga Pancho Rotunno.

Kiper Roni Tri Prasnanto, dua bek sayap Siswanto dan Kasan serta striker Achmad Junaedi turut membantu bagaimana eksplosivitas Persekabpas Pasuruan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tidak Sengaja Ngupil saat Puasa, Apakah Batal? Tegas Buya Yahya Menjawab Begini

Tidak Sengaja Ngupil saat Puasa, Apakah Batal? Tegas Buya Yahya Menjawab Begini

Kebiasaan mengupil sudah dianggap biasa. Namun saat Ramadhan perlu dipertimbangkan, berikut penjelasan Buya Yahya
Bursa Transfer Juventus: Lois Openda Dicoret, Bianconeri Buru Striker Buangan Manchester United di Musim Panas?

Bursa Transfer Juventus: Lois Openda Dicoret, Bianconeri Buru Striker Buangan Manchester United di Musim Panas?

Juventus bisa berburu striker Manchester United lagi pada bursa transfer musim panas mendatang. Sebab, Lois Openda tidak termasuk dalam rencana klub untuk musim depan.
Allegri Harap-harap Cemas! 3 Pilar AC Milan Terancam Absen di Derby della Madonnina Akibat Akumulasi Kartu

Allegri Harap-harap Cemas! 3 Pilar AC Milan Terancam Absen di Derby della Madonnina Akibat Akumulasi Kartu

Derby della Madonnina semakin dekat dan tensi mulai terasa di kubu AC Milan. Bukan hanya soal gengsi, melainkan juga tentang siapa saja yang bisa tampil nanti.
Nasib Ko Hee-jin di Ujung Tanduk Usai Gagal 11 Kali, Red Sparks Sulit Yakinkan Megatron Kembali ke Korea Selatan?

Nasib Ko Hee-jin di Ujung Tanduk Usai Gagal 11 Kali, Red Sparks Sulit Yakinkan Megatron Kembali ke Korea Selatan?

Media Korea, bahkan melaporkan bahwa posisi Ko Hee-jin tidak lagi aman. Kekalahan Red Sparks 11 kali secara beruntun membuat eks team Megatron itu terpuruk di dasar klasemen
Alasan Liam Rosenior Tarik Keluar Reece James saat Chelsea Ditahan Burnley Terungkap

Alasan Liam Rosenior Tarik Keluar Reece James saat Chelsea Ditahan Burnley Terungkap

Pelatih Chelsea, Liam Rosenior, mengungkap alasannya menarik keluar Reece James dalam laga kontra Burnley. Duel itu berakhir dengan skor imbang 1-1.
Ketika Natalius Pigai Dibuat Melongo Keputusan Jaksa Agung Restui Komnas HAM Punya Unit Penyidikan Sendiri

Ketika Natalius Pigai Dibuat Melongo Keputusan Jaksa Agung Restui Komnas HAM Punya Unit Penyidikan Sendiri

Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menyatakan dukungannya terhadap rencana pembentukan unit penyidikan khusus pelanggaran HAM berat di bawah naungan Komnas HAM.
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Minggu, 22 Februari 2026
logo Persib Bandung
PSB
20:30
TGR
logo Persita
logo Dewa United
DWU
20:30
BOR
logo Pusamania Borneo
Senin, 23 Februari 2026
logo PSIM Yogyakarta
PSY
20:30
BUF
logo Bali United

Trending

Upaya Hentikan Program MBG Lewat Surat UNICEF, Natalius Pigai: Ketua BEM UGM Lawan Prinsip HAM

Upaya Hentikan Program MBG Lewat Surat UNICEF, Natalius Pigai: Ketua BEM UGM Lawan Prinsip HAM

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM) meminta program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk segera dihentikan.
Usai Jejak Mertua Dwi Sasetyaningtyas Dikorek Warganet, Laporan Harta Syukur Iwantoro Ikut Terseret Polemik

Usai Jejak Mertua Dwi Sasetyaningtyas Dikorek Warganet, Laporan Harta Syukur Iwantoro Ikut Terseret Polemik

Nama Syukur Iwantoro, mertua Dwi Sasetyaningtyas, ikut disorot. Warganet membongkar laporan kekayaan Rp3,09 miliar yang tercatat di LHKPN KPK.
Kontroversi Unggahan Dwi Sasetyaningtyas Melebar, Pengakuan Soal Mobil, Sopir, hingga Ajudan Diduga Gunakan Fasilitas Negara

Kontroversi Unggahan Dwi Sasetyaningtyas Melebar, Pengakuan Soal Mobil, Sopir, hingga Ajudan Diduga Gunakan Fasilitas Negara

Kontroversi Dwi Sasetyaningtyas melebar setelah pengakuan dirinya soal mobil, sopir, hotel, dan ajudan saat riset memicu dugaan penggunaan fasilitas negara.
Ole Romeny Gigit Jari, Timnas Indonesia Berpeluang Datangkan Striker Belgia Rp 43 Miliar Berdarah Jogja

Ole Romeny Gigit Jari, Timnas Indonesia Berpeluang Datangkan Striker Belgia Rp 43 Miliar Berdarah Jogja

Persaingan lini depan Timnas Indonesia berpotensi memanas. Di saat Ole Romeny kesulitan di Inggris, striker muda berdarah Jogja ini justru menggila di Belgia.
Tak Pandang Bulu, Kapolri Bakal Tindak Tegas Pihak Terlibat TPPU Tambang Emas Ilegal

Tak Pandang Bulu, Kapolri Bakal Tindak Tegas Pihak Terlibat TPPU Tambang Emas Ilegal

Ihwal kasus pihak yang terlibat TPPU tambang emas ilegal, Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo tak pandang bulu untuk sikat dan tindak tegas. Seperti
Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Mario Barrios vs Ryan Garcia Siang Ini

Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Mario Barrios vs Ryan Garcia Siang Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan tinju dunia antara Mario Barrios vs Ryan Garcia yang akan berlangsung pada siang ini.
Polisi Ungkap Kronologi hingga Alat Anggota Brimob untuk Habisi Nyawa Siswa di Tual

Polisi Ungkap Kronologi hingga Alat Anggota Brimob untuk Habisi Nyawa Siswa di Tual

Warga Kota Tual masih menyoroti kasus tewasnya siswa MTS Negeri Maluku Tenggara, karena diduga dianiaya oleh anggota Brimob, Bripda MS. Bahkan, para warga ingin
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT