GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nostalgia Persib Bandung: Edi Hafid Murtado, Bek Serba Bisa Didikan Persigar Garut, Kini Jadi Panutan di Sumedang

Edi Hafid Murtado, fans Robi Darwis yang akhirnya kesampaian bisa bermain untuk klub idolanya Persib Bandung di Liga Indonesia sejak musim 2005 hingga 2010.
Selasa, 24 Februari 2026 - 06:29 WIB
Bek Persib Bandung Edi Hafid Murtado (kiri)
Sumber :
  • ANTARA/Andika Wahyu/ss/ama/10

tvOnenews.com - Nama Edi Hafid Murtado memang tak setenar pemain-pemain lainnya andai membahas bagaimana kisah lawas Persib Bandung di era Liga Indonesia.

Namun, loyalitas Edi Hafid Murtado di Persib Bandung tidak bisa diabaikan begitu saja. Pria asal Ciparay tersebut lima musim bermain di tanah kelahiran itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Identik dengan nomor punggung 2, Edi Hafid Murtado yang bisa dimainkan di seluruh sisi pertahanan kerap masuk sebagai pemain pengganti di Persib Bandung.

Akan tetapi, kesabaran pria kelahiran Bandung tersebut untuk tampil reguler di Persib, membuatnya ambil jalan tengah dengan pindah ke Pelita Jaya.

Setelah dari sana, kiprah Edi Hafid Murtado cukup diperhitungkan, meski saat Pelita Jaya bertransformasi menjadi Pelita Bandung Raya, ia masih bertahan.

Saat kompetisi dihentikan pada 2015, Edi Hafid Murtado sempat 'nyambi' jadi pelatih tim muda di Garut. Padahal, usianya ketika itu baru 32 tahun.

Kini lebih dari satu dekade berlalu, Edi Hafid Murtado datang dengan update terbaru. Kabarnya, eks Persib Bandung ini jadi pelatih Perses Sumedang.

Profil Edi Hafid Murtado

Bek Persib Bandung Edi Hafid Murtado
Bek Persib Bandung Edi Hafid Murtado
Sumber :
  • sibirupersib.blogspot.com

Lahir di Bandung, 21 Maret 1983, Edi Hafid Murtado kecil memang sudah gila bola. Hal ini tidak terlepas dari pengaruh keluarganya, salah satunya dari sang paman E. Syahroni.

Kelak, pamannya itu jugalah yang nantinya berjasa dalam karier sepak bola Edi Hafid Murtado karena memasukannya ke SSB Karya Jaya di level junior.

Mimpi bocah Edi Hafid Murtado saat itu cukup besar. Suatu saat nanti dia pengin tampil untuk Persib Bandung, tim yang selalu dia tonton sejak zaman Robi Darwis.

Dari SSB Karya Jaya, bek berpostur 175 cm tersebut pindah ke Saint Prima sebelum mendapat kontrak profesional dari Persigar Garut pada 2003.

Semusim di Garut, Edi Hafid hengkang ke Persitara Jakarta Utara. Impiannya untuk mengenakan jersi Persib Bandung baru terealisasi di Liga Indonesia 2005.

Total lima musim Edi Hafid Murtado di Persib Bandung, periode cukup panjang bagi seorang pemain yang lebih sering masuk sebagai pengganti daripada starter.

Pada 2010, Edi Hafid Murtado pindah ke Pelita Jaya. Di sini, dia juga merasakan bagaimana peralihan nama klub menjadi Pelita Bandung Raya atau PBR.

Lima tahun setelahnya, Edi Hafid Murtado memilih turun gunung ke kasta bawah dengan memperkuat Perssu Sumenep. Dia lalu menutup kariernya di Persikabo pada 2016.

Kabar Edi Hafid Murtado

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Saat bermain untuk Perssu Sumenep pada 2015, Edi Hafid Murtado lebih sering menepi lantaran kompetisi sepak bola Indonesia tengah jalani masa hukuman dari FIFA.

Karena hal itulah, Edi Hafid Murtado menjajaki kerja sampingan yaitu dengan melatih tim muda asal Garut, Reinz FC U-19 di Piala Ngabuburit 2015.

Sempat kembali bermain setelah kompetisi berjalan normal, Edi Hafid Murtado akhirnya benar-benar gantung sepatu dan ingin fokus ke dunia kepelatihan.

Persigar Garut, tim masa kecilnya menunjuk Edi Hafid Murtado sebagai pelatih kepala. Dia bertugas untuk gelaran Liga 3 Nasional pada musim 2024/2025 lalu.

Pada musim ini, Edi Hafid Murtado diketahui melatih Perses Sumedang yang sedang berjuang untuk promosi dari Liga 4 ke Liga 3 pada musim depan.

Sementara itu, kehidupan pribadi Edi Hafid Murtado juga disorot setelah dirinya memilih tinggal di Garut bersama istri dan anak-anaknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Edi Hafid Murtado cukup aktif di media sosial Instagram dan Facebook. Ia kerap membagikan aktivitasnya, termasuk jadi agen MLM produk madu herbal.

(han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Akan Kunjungan ke NTT, Cek Langsung Penanganan dan Pemulihan Pasca Gempa

Prabowo Akan Kunjungan ke NTT, Cek Langsung Penanganan dan Pemulihan Pasca Gempa

Presiden Prabowo Subianto akan turun langsung ke wilayah terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (26/8/2026).
Fans Millwall Terkesima dengan Debut Elkan Baggott yang Buahkan Kemenangan di Carabao Cup

Fans Millwall Terkesima dengan Debut Elkan Baggott yang Buahkan Kemenangan di Carabao Cup

Elkan Baggott dipuji habis-habisan penggemar setelah laga debutnya untuk Millwall FC antarkan timnya raih kemenangan vs Cambridge United di round 2 Carabao Cup.
Gerai Samsat Keliling Tersedia di 14 Lokasi Jadetabek Pada Rabu

Gerai Samsat Keliling Tersedia di 14 Lokasi Jadetabek Pada Rabu

Polda Metro Jaya menyediakan layanan Samsat Keliling untuk membantu para wajib pajak dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek), Rabu. 
Artis Revaldo Fifaldi Ditangkap Lagi, Terciduk Pesan Sabu Seharga Rp650 Ribu

Artis Revaldo Fifaldi Ditangkap Lagi, Terciduk Pesan Sabu Seharga Rp650 Ribu

Artis Revaldo Fifaldi ditangkap lagi lantaran diduga terlibat kasus penyalahgunaan narkoba pada Senin (24/8/2026).
Timnas Panjat Tebing Indonesia Tambah 2 Medali di World Climbing Asia Youth Championship Guiyang 2026

Timnas Panjat Tebing Indonesia Tambah 2 Medali di World Climbing Asia Youth Championship Guiyang 2026

Timnas Panjat Tebing Indonesia kembali mencatatkan prestasi gemilang. Kali ini perwakilan Merah Putih berhasil menambah dua medali di ajang World Climbing Asia Youth Championship Guiyang 2026.
Rencana Pembangunan Jakarta yang Terkendala Efisiensi, Ini Langkah Pramono

Rencana Pembangunan Jakarta yang Terkendala Efisiensi, Ini Langkah Pramono

Rencana menjadikan Jakarta sebagai satu dari 20 kota global dunia pada 2030 tentu membuat Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berjuang mendandani ibu kota dengan sarana dan prasarana yang mumpuni layaknya kota berkelas di dunia.

Trending

Pedagang Cimin Diduga Cabuli Tujuh Anak di Cirebon, Modus Ingin Timbang Berat Badan Anak

Pedagang Cimin Diduga Cabuli Tujuh Anak di Cirebon, Modus Ingin Timbang Berat Badan Anak

Seorang pedagang cimin di Cirebon berinisial US (45) diduga melakukan perbuatan cabul terhadap sedikitnya tujuh anak perempuan berusia 6–9 tahun.
AS Ancam China soal Kerjasa Ekonomi dengan Iran, China: Jangan Ganggu!

AS Ancam China soal Kerjasa Ekonomi dengan Iran, China: Jangan Ganggu!

Pemerintah China tak ingin hubungan kerja samanya dengan Iran diganggu karena masih dalam kerangka internasional termasuk oleh Amerika Serikat.
Al Ettifaq vs Al Nassr 2-3: Ronaldo Out, Sadio Mane 'Gendong' Tim hingga Jadi Kunci Kemenangan Faris Najd

Al Ettifaq vs Al Nassr 2-3: Ronaldo Out, Sadio Mane 'Gendong' Tim hingga Jadi Kunci Kemenangan Faris Najd

Laga Al Ettifaq vs Al Nassr berjalan penuh drama dengan tensi tingkat tinggi. Ronaldo ditarik keluar hingga Sadio Mane jadi kunci kemenangan bagi Faris Najd.
Simak, Bakal Ada Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Manggarai Terkait Peresmian LRT Rabu Pagi

Simak, Bakal Ada Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Manggarai Terkait Peresmian LRT Rabu Pagi

Untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat saat peresmian operasional Light Rail Transit/Lintas Raya Terpadu (LRT) Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai, Rabu (26/8), Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta menyiapkan rekayasa lalu lintas situasional.
Arab Saudi Makin Serius Garap Wisatawan Indonesia, Event Internasional Jadi Daya Tarik Baru

Arab Saudi Makin Serius Garap Wisatawan Indonesia, Event Internasional Jadi Daya Tarik Baru

Arab Saudi terus memperluas daya tarik pariwisatanya dengan tidak lagi hanya mengandalkan perjalanan ibadah sebagai magnet bagi wisatawan Indonesia.
Siswa SMP Ini Ukir Prestasi Lewat Kreativitasnya Bermasin Alat Musik

Siswa SMP Ini Ukir Prestasi Lewat Kreativitasnya Bermasin Alat Musik

Seorang siswa yang duduk di bangku SMP bernama Arya Zacky Sutanandika atau akrab disapa Jeki menorehkan sejumlah prestasi lewat kreativitasnya bermain alat musik.
30 Menit Senam 5 Kali Seminggu, Benarkah Sudah Cukup untuk Jaga Kesehatan? Ini Penjelasannya

30 Menit Senam 5 Kali Seminggu, Benarkah Sudah Cukup untuk Jaga Kesehatan? Ini Penjelasannya

Nama Zapin sendiri mungkin terdengar tidak biasa sebagai jenis senam. Di balik namanya, terdapat gerakan yang banyak mengandalkan langkah kaki secara ritmis, koordinasi tubuh, serta keseimbangan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT