GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bobotoh Memang Kecewa, Tapi AFC Justru Puji Persib Bantu Lonjakan Prestasi Indonesia

Suporter Persib Bandung Bobotoh memang kecewa setelah timnya harus mengakhiri langkahnya di babak 16 besar AFC Champions League Two, usai tak mampu membalikkan
Rabu, 4 Maret 2026 - 22:14 WIB
Harusnya Perjuangkan Ketidakadilan Wasit, Persib Sesalkan Tingkah Tercela Bobotoh
Sumber :
  • AFC

Jakarta, tvOnenews.com — Suporter Persib Bandung Bobotoh memang kecewa setelah timnya harus mengakhiri langkahnya di babak 16 besar AFC Champions League Two, usai tak mampu membalikkan keadaan saat menghadapi Ratchaburi FC.

Sempat kalah 0-3 pada leg pertama, Maung Bandung hanya mampu menang 1-0 di pertemuan kedua.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil tersebut membuat agregat menjadi 1-3 dan memastikan langkah juara Liga Indonesia musim lalu itu terhenti di kompetisi antarklub kasta kedua Asia.

Sulis, oknum Bobotoh yang ricuh saat Persib Bandung hadapi Ratchaburi FC di GBLA
Sulis, oknum Bobotoh yang ricuh saat Persib Bandung hadapi Ratchaburi FC di GBLA
Sumber :
  • X @@Mah5Utari

Kekecewaan pun tak terhindarkan, terutama dari para pendukung setia yang dikenal sebagai Bobotoh.

Sayangnya, luapan emosi sebagian oknum berujung tindakan anarkis yang memicu kericuhan dan berpotensi mendatangkan sanksi dari Asian Football Confederation (AFC).

Meski demikian, insiden tersebut rupanya tidak menghapus apresiasi AFC terhadap pencapaian klub Indonesia di level Asia musim ini.

Melalui akun resmi X mereka, @theafcdotcom (25/2/2026), AFC justru memberikan pujian atas lonjakan performa Indonesia.

"Arab Saudi memimpin Peringkat Pertengahan Musim Kompetisi Klub Putra 2025/2026. Sementara Indonesia, catatkan lonjakan yang sangat besar!" tulis AFC.

Sanksi AFC untuk Persib Sudah Keluar?
Sanksi AFC untuk Persib Sudah Keluar?
Sumber :
  • AFC

Pujian tersebut memang ditujukan kepada Indonesia secara umum. Namun kontribusi terbesar datang dari Persib Bandung, bersama Dewa United FC yang juga tampil di kompetisi Asia musim ini.

Dalam perhitungan koefisien AFC, Persib memberikan sumbangan poin lebih besar. Meski terhenti di 16 besar, Persib mengoleksi total 14.667 poin, sedangkan Dewa United sejauh ini meraih 6.500 poin.

Jika dikalkulasikan berdasarkan rumus koefisien AFC, kontribusi kedua klub tersebut menghasilkan “Poin Liga” sebesar 10.783. Angka ini berdampak signifikan terhadap posisi Liga Indonesia di ranking Asia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan data dari FootyRankings, Liga Indonesia yang pada 2025 berada di peringkat ke-25 Asia dengan 18.653 poin, kini melonjak ke posisi ke-18 dengan raihan 27.049 poin.

Artinya, meski perjalanan Persib di ACL 2 telah berakhir, dampak perjuangan mereka tetap terasa besar. Tidak hanya mengangkat nama klub, tetapi juga mendongkrak posisi sepak bola Indonesia di kancah Asia.

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pengakuan Mengejutkan dari Korban, Ternyata Kiai Ashari Minta Santriwati melakukan Aktivitas di Luar Nalar

Pengakuan Mengejutkan dari Korban, Ternyata Kiai Ashari Minta Santriwati melakukan Aktivitas di Luar Nalar

Berikut rangkuman perintah Kiai Ashari yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan pelecehan seksual di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo
Di Hadapan Anggotanya, Hercules Cerita Pernah Ditawari Prabowo Tinggal di Hambalang

Di Hadapan Anggotanya, Hercules Cerita Pernah Ditawari Prabowo Tinggal di Hambalang

Di hadapan para anggotanya, Ketua Umum GRIB Jaya Rosario de Marshal alias Hercules bercerita kalau dia pernah diajak Presiden RI Prabowo Subianto untuk tinggal di Hambalang. 
Mahasiswa ITB Dikabarkan Hilang di Gunung Puntang, Pihak Kampus Koordinasi dengan Basarnas hingga Kepolisian

Mahasiswa ITB Dikabarkan Hilang di Gunung Puntang, Pihak Kampus Koordinasi dengan Basarnas hingga Kepolisian

Mahasiswa ITB Program Magister Teknik Lingkungan Angkatan 2024 Arief Wibisono dikabarkan hilang di Gunung Puntang.
Bung Binder Puji Strategi Efektif Persib Bandung Usai Kalahkan Persija: Tak Perlu Indah, yang Penting Tiga Poin

Bung Binder Puji Strategi Efektif Persib Bandung Usai Kalahkan Persija: Tak Perlu Indah, yang Penting Tiga Poin

Pengamat sepak bola Bung Binder memuji strategi efektif Persib Bandung asuhan Bojak Hodak saat menaklukkan Persija Jakarta di laga El Clasico, menilai permainan
ITB Ungkap Kronologi Hilangnya Arief Wibisono di Gunung Puntang, Ternyata Mahasiswa S2 Itu Terpisah Saat Turun

ITB Ungkap Kronologi Hilangnya Arief Wibisono di Gunung Puntang, Ternyata Mahasiswa S2 Itu Terpisah Saat Turun

Institut Teknologi Bandung (ITB) buka suara soal hilangnya salah satu mahasiswa Gunung Puntang, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung.
Satu Keluarga Tenggelam di Embung Sigit Sragen, Ibu dan Anak Meninggal, Ayah Selamat

Satu Keluarga Tenggelam di Embung Sigit Sragen, Ibu dan Anak Meninggal, Ayah Selamat

Suana syahdu sore di Embung Sigit, Desa Sigit, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah berubah menjadi mencekam, Minggu 10 Mei 2026.

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah santriwati bongkar kejanggalan di Ponpes Pati. Anaknya disebut dikeluarkan usai menolak temani tidur pelaku di pesantren. Simak cerita selengkapnya!
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT