Bobotoh Memang Kecewa, Tapi AFC Justru Puji Persib Bantu Lonjakan Prestasi Indonesia
- AFC
Jakarta, tvOnenews.com — Suporter Persib Bandung Bobotoh memang kecewa setelah timnya harus mengakhiri langkahnya di babak 16 besar AFC Champions League Two, usai tak mampu membalikkan keadaan saat menghadapi Ratchaburi FC.
Sempat kalah 0-3 pada leg pertama, Maung Bandung hanya mampu menang 1-0 di pertemuan kedua.
Hasil tersebut membuat agregat menjadi 1-3 dan memastikan langkah juara Liga Indonesia musim lalu itu terhenti di kompetisi antarklub kasta kedua Asia.

- X @@Mah5Utari
Kekecewaan pun tak terhindarkan, terutama dari para pendukung setia yang dikenal sebagai Bobotoh.
Sayangnya, luapan emosi sebagian oknum berujung tindakan anarkis yang memicu kericuhan dan berpotensi mendatangkan sanksi dari Asian Football Confederation (AFC).
Meski demikian, insiden tersebut rupanya tidak menghapus apresiasi AFC terhadap pencapaian klub Indonesia di level Asia musim ini.
Melalui akun resmi X mereka, @theafcdotcom (25/2/2026), AFC justru memberikan pujian atas lonjakan performa Indonesia.
"Arab Saudi memimpin Peringkat Pertengahan Musim Kompetisi Klub Putra 2025/2026. Sementara Indonesia, catatkan lonjakan yang sangat besar!" tulis AFC.

- AFC
Pujian tersebut memang ditujukan kepada Indonesia secara umum. Namun kontribusi terbesar datang dari Persib Bandung, bersama Dewa United FC yang juga tampil di kompetisi Asia musim ini.
Dalam perhitungan koefisien AFC, Persib memberikan sumbangan poin lebih besar. Meski terhenti di 16 besar, Persib mengoleksi total 14.667 poin, sedangkan Dewa United sejauh ini meraih 6.500 poin.
Jika dikalkulasikan berdasarkan rumus koefisien AFC, kontribusi kedua klub tersebut menghasilkan “Poin Liga” sebesar 10.783. Angka ini berdampak signifikan terhadap posisi Liga Indonesia di ranking Asia.
Berdasarkan data dari FootyRankings, Liga Indonesia yang pada 2025 berada di peringkat ke-25 Asia dengan 18.653 poin, kini melonjak ke posisi ke-18 dengan raihan 27.049 poin.
Artinya, meski perjalanan Persib di ACL 2 telah berakhir, dampak perjuangan mereka tetap terasa besar. Tidak hanya mengangkat nama klub, tetapi juga mendongkrak posisi sepak bola Indonesia di kancah Asia.
Load more