GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kandang Persib Boncel dan Jerawatan? Bos Adhitia Putra Herawan Ungkap Fakta Mengejutkan Atas Rumput Lapangan Stadion GBLA

Persib Bandung pun memiliki tren positif di kandang dengan belum pernah kalah di ajang AFC dan menyapu bersih poin penuh di Super League selama tampil di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. 
Jumat, 6 Maret 2026 - 03:26 WIB
Kandang Persib Boncel dan Jerawatan
Sumber :
  • AFC

Jakarta, tvOnenews.com - Persib Bandung menggunakan Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung sebagai kandang mereka di sepanjang musim 2025-2026. 

Persib Bandung pun memiliki tren positif di kandang dengan belum pernah kalah di ajang AFC dan menyapu bersih poin penuh di Super League selama tampil di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun pencapaian tersebut tak serta merta membuat Bobotoh, sebutan suporter Persib puas hati. Kualitas rumput lapangan di Stadion GBLA seringkali mendapatkan kritik karena tak meratanya warna rumput lapangan. 

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan menyebut pembagian kualitas rumput ada pada penampilan dan fisik rumput di lapangan. 

"Kualitas rumput itu ada dua, ada optik dan fisik. Optik saya setuju, jelek sekali, seperti jerawatan. Tapi fisik stadion kita, rumput kita yang termasuk paling bagus, tanya saja pada semua yang main di kandang Persib, semua bilang apa? Rumput GBLA enak sekali," kata Adhitia di kanal YouTube Liputan 6, dikutip Jumat (6/3/2026). 

Adhitia mengakui Persib harus menata rumput mulai dari awal lagi setelah rumput lapangan hancur total karena selebrasi juara Persib di akhir musim 2024-2025 lalu. 

"Idealnya memang diganti semua tumbuhkan lagi dari awal segala macam atau kita ganti pakai rumput yang kita dapat dari nursing field-nya kita. Nursing field itu apa? Kita punya lapangan lain yang kita sudah tanam rumputnya proper," kata Adhitia. 

"Ketika rumputnya yang di lapangan utama jelek, kita cobek, kita ganti pakai rumput dari nursing, kita pindahkan ke lapangan," katanya. 

Namun pada kenyataannya, Persib tidak memiliki rumput cadangan yang idealnya harus dimiliki. Bukan karena tidak mampu, tapi karena penumbuhan rumput yang tidak bisa dilakukan dalam sekejap. 

"Kalaupun kita mau bikin rumput cadangan itu mesti ditumbuhkan normal. Jadi artinya rumput di pasir, di pupuk tumbuh dengan normal. Tidak bisa dipercepat," kata Adhitia. 

Opsi lain untuk lapangan GBLA adalah menghancurkan seluruh rumput dan menanam daari nol. 

"Kalau mau ideal kita hancurkan semua rumputnya kita tanam rumput baru dan itu butuh waktu enam sampai sembilan bulan, mau pindah mainnya kan tidak mungkin kita pindah Stadion Si Jalak Harupat juga tidak lebih bagus dibanding rumputnya kita," kata Adhitia. 

Manajemen Persib pun mencari solusi terbaik, dengan keluarnya opsi tambal sulam. Hal ini yang ternyata membuat warna rumput lapangan di Stadion GBLA tidak memiliki warna seragam. 

"Tapi ini seiring dengan berjanjian waktu tumbuh kita potong lagi tumbuh itu akan menyebar warnanya sehingga nanti akan warnanya sama semua dan kualitasnya sama semua," kata Adhitia. 

"Tapi secara kualitas hari ini, lapangan GBLA tuh termasuk yang paling bagus. Lion City Sailors kita tanya bagaimana rumputnya? 'Top, empuk, tidak kekencangan, tidak kekerasan, enak, sliding semuanya enak. Ini rumput itu salah satu yang paling penting itu harus empuknya pas'," kata Adhitia memberikan testimonial tim tamu. 

Adhitia pun memberikan bukti konkret dari bagusnya kualitas rumput lapangan Stadion GBLA. Adalah pemain minim mengalami cedera, di mana ini menjadi faktor kesulitan Persib di musim lalu. 

"Musim lalu berapa banyak pemain kita yang cedera? Cederanya apa? Tendon, Achilles. Itu karena apa? Karena lapangan keras," kata Adhitia. 

"Musim ini. Coba sebutkan pemain kita yang cedera itu enggak ada. Artinya kualitas rumput kita bagus, apalagi pendamping itu bagus banget kualitasnya," kata Adhitia. 

Hal ini yang membuat Adhitia mengklaim bahwa kualitas rumput lapangan tidak hanya bisa dinilai dari penampilannya yang warna tak seragam. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi tidak bisa kita nilai kualitas rumput hanya dari optik, jerawatan jelek, tidak. Itu aliran bola masih bagus, soft-nya tepat, itu loh," kata Adhitia. 

"Jadi kualitasnya bagus ya. Bukti nyatanya tidak ada pemain, atau sedikit sekali pemain yang cedera karena disebabkan oleh rumput yang jelek," tutup Adhitia. (hfp)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dion Markx Jadi Satu-satunya Naturalisasi di Super League yang Tak Dipanggil Timnas Indonesia

Dion Markx Jadi Satu-satunya Naturalisasi di Super League yang Tak Dipanggil Timnas Indonesia

John Herdman memanggil 41 pemain untuk membela Timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026. Turnamen ini pun menjadi debut bagi pelatih asal Inggris tersebut. 
Siap-Siap Bebas? Alasan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas Yakin Lolos dari Status Tersangka Kasus Kuota Haji

Siap-Siap Bebas? Alasan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas Yakin Lolos dari Status Tersangka Kasus Kuota Haji

Mantan Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas optimis bahwa dirinya dapat lolos dari status tersangka kasus korupsi kuota haji 2024.
IHSG Anjlok dan Rupiah Tembus Rp17.000, Purbaya Salahkan Ekonom Sebar Narasi Pesimis

IHSG Anjlok dan Rupiah Tembus Rp17.000, Purbaya Salahkan Ekonom Sebar Narasi Pesimis

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menilai hal yang membuat nilai tukar rupiah tembus Rp17.000 per dolar AS adalah karena sentimen pesimis yang muncul soal resesi.
Jaringan Prioritas Telkomsel dan Huawei Raih Global Mobile (GLOMO) Awards 2026, Berkat Bikin Koneksi Konsisten Lancar

Jaringan Prioritas Telkomsel dan Huawei Raih Global Mobile (GLOMO) Awards 2026, Berkat Bikin Koneksi Konsisten Lancar

GLOMO Awards di MWC Barcelona kukuhkan kepemimpinan Telkomsel dalam menghadirkan pengalaman digital yang stabil, nyaman, dan praktis bagi pelanggan Indonesia.
Marty Supreme: Ketika Ambisi Tidak Lagi Sekadar tentang Mimpi

Marty Supreme: Ketika Ambisi Tidak Lagi Sekadar tentang Mimpi

Dirilis oleh A24 pada 2025, film ini mengikuti perjalanan Marty Mauser, seorang pemain pingpong dari New York pada era 1950-an yang bermimpi menjadi juara dunia.
Berburu Malam Lailatul Qadar, Berikut 3 Amalan Utama yang Dianjurkan

Berburu Malam Lailatul Qadar, Berikut 3 Amalan Utama yang Dianjurkan

Memasuki ramadhan ke-19 umat muslim mulai berburu malam lailatul qadar. Ini 3 amalan utama yang dianjurkan
background

Pekan ke-21

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Minggu, 15 Maret 2026
logo Pusamania Borneo
BOR
19:00
PSB
logo Persib Bandung

Trending

‎Sempat Tolak Panggilan Timnas Indonesia U-22, Tim Geypens Akhirnya Debut di Tim Senior pada FIFA Series 2026?

‎Sempat Tolak Panggilan Timnas Indonesia U-22, Tim Geypens Akhirnya Debut di Tim Senior pada FIFA Series 2026?

Garuda Calling untuk FIFA Series 2026 bisa menjadi peluang berharga bagi Tim Geypens bisa debut bersama Timnas Indonesia. Apalagi, ini menjadi kesempatan baginya setelah sempat menolak panggilan tim nasional U-22. 
7 Wajah Lama yang 'Hilang' dari Daftar Skuad Timnas Indonesia Pilihan John Herdman Jelang FIFA Series 2026

7 Wajah Lama yang 'Hilang' dari Daftar Skuad Timnas Indonesia Pilihan John Herdman Jelang FIFA Series 2026

Pelatih John Herdman telah merilis 41 nama dalam skuad sementara Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026. Namun, ada tujuh pemain yang hilang dari daftar.
John Herdman Coret hingga 18 Pemain dari Skuad Timnas Indonesia, Miliano Jonathans hingga Mauro Zijlstra Masuk Daftar?

John Herdman Coret hingga 18 Pemain dari Skuad Timnas Indonesia, Miliano Jonathans hingga Mauro Zijlstra Masuk Daftar?

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, bisa mencoret hingga 18 pemain dari skuad bayangan yang ada saat ini. Para pemain seperti Miliano Jonathans dan Mauro Zijlstra berpotensi masuk dalam daftar.
Usai Dikritik Maarten Paes Akibat Dipermalukan FC Groningen, Ajax Amsterdam Resmi Pecat Fred Grim

Usai Dikritik Maarten Paes Akibat Dipermalukan FC Groningen, Ajax Amsterdam Resmi Pecat Fred Grim

Ajax Amsterdam resmi memecat Fred Grim setelah kekalahan dengan skor 1-3 dari FC Groningen. Maarten Paes sempat mengkritik timnya setelah kekalahan itu.
Lama Tak Muncul di Hadapan Publik, Pemain Timnas Indonesia ini sekarang Aktif Kegiatan Sosial dan Melatih Generasi Muda

Lama Tak Muncul di Hadapan Publik, Pemain Timnas Indonesia ini sekarang Aktif Kegiatan Sosial dan Melatih Generasi Muda

Mantan pemain timnas indonesia ini sekarang sibuk berkegiatan sosial dan melatih sepakbola.
Rekap Hasil Final All England 2026: Ada Empat Juara Baru, Indonesia Cetak Sejarah Buruk

Rekap Hasil Final All England 2026: Ada Empat Juara Baru, Indonesia Cetak Sejarah Buruk

Rekap hasil final All England 2026, di mana ada empat juara baru yang lahir di Birmingham sementara tim bulu tangkis Indonesia mencatat sejarah buruk.
Baru Juga Resmi Dipanggil John Herdman, Satu Nama Pemain Timnas Indonesia Langsung Terancam Dicoret

Baru Juga Resmi Dipanggil John Herdman, Satu Nama Pemain Timnas Indonesia Langsung Terancam Dicoret

Satu nama pemain Timnas Indonesia langsung terancam dicoret meski sudah resmi mendapatkan panggilan. John Herdman telah memanggil total 41 pemain pada pemanggilan pertamanya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT