GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diserang Kritik Usai Persebaya Dihajar Borneo FC 1-5, Bernardo Tavares Pasang Badan: Itu Kesalahan Tim, Bukan Satu Pemain

Bernardo Tavares membela pemain Persebaya usai kekalahan telak 1-5 dari Borneo FC. Ia menegaskan kekalahan adalah tanggung jawab tim jelang laga penting melawan Persita.
Kamis, 12 Maret 2026 - 16:40 WIB
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares
Sumber :
  • Persebaya.id

Jakarta, tvOnenews.com - Persebaya Surabaya dikritik setelah lini pertahanan mereka kebobolan lima gol saat menghadapi Borneo FC Samarinda pada laga sebelumnya. Kekalahan telak tersebut langsung memicu kritik dari berbagai pihak terhadap performa sektor belakang tim berjuluk Bajul Ijo itu.

Namun, pelatih kepala Bernardo Tavares memilih untuk tidak menyalahkan satu pemain secara khusus. Ia justru mengambil tanggung jawab bersama sebagai sebuah tim atas hasil buruk tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menjelang pertandingan pekan ke-26 Super League 2025-2026 melawan Persita Tangerang di Stadion Gelora Bung Tomo pada 4 April mendatang, Tavares menegaskan bahwa kekalahan 1-5 dari Borneo FC harus menjadi pelajaran bagi seluruh skuad. Ia menilai setiap pemain memiliki tanggung jawab yang sama atas hasil pertandingan tersebut.

Sorotan publik sebelumnya memang tertuju kepada seorang bek tengah yang terjatuh saat proses gol keempat lawan tercipta. Namun Tavares menolak keras jika kesalahan tersebut hanya dibebankan kepada satu pemain.

"Gol keempat terjadi karena kesalahan individu, bek tengah kami terjatuh. Tetapi kami kalah sebagai tim, jadi itu adalah kesalahan tim, bukan hanya satu pemain," tegas Tavares dikutip dari situs I.League.

Menurutnya, menyudutkan satu pemain justru dapat merusak kepercayaan diri dan mental tim. Apalagi Persebaya akan menjalani laga kandang yang sangat penting melawan Persita di depan dukungan penuh suporter mereka.

Tavares juga menjelaskan alasan timnya tetap bermain terbuka meski sudah tertinggal dalam pertandingan melawan Borneo FC. Ia menegaskan bahwa Persebaya tidak pernah memilih untuk menyerah meski berada dalam situasi sulit.

"Ketika kami tertinggal, kami memiliki dua pilihan: menyerah atau tetap mencoba bermain. Kami memilih untuk terus mencoba menyerang, namun ketika kami membuka ruang, Borneo FC kembali mencetak gol," jelasnya.

Pelatih asal Portugal itu menyebut filosofi menyerang tetap akan menjadi identitas Persebaya. Namun ia juga berjanji akan memperbaiki keseimbangan permainan agar tim tidak mudah dihukum saat kehilangan bola.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan waktu persiapan yang cukup panjang sebelum menghadapi Persita, Tavares kini fokus memperbaiki mental dan suasana di dalam tim. Ia ingin para pemain segera melupakan kekalahan menyakitkan tersebut dan kembali tampil percaya diri.

"Semua orang merasa sedih, tetapi sekarang yang bisa kami lakukan adalah menganalisis kesalahan dan mencoba memperbaikinya agar bisa tampil lebih baik di masa depan. Kami harus menjadi tim yang lebih baik saat melawan Persita," pungkas pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut. (fan)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Makna Besar Berbuka Puasa Bersama Anak Yatim Piatu: Sunnah Penuh Pahala yang Menginspirasi Aksi Berbagi di Ramadan

Makna Besar Berbuka Puasa Bersama Anak Yatim Piatu: Sunnah Penuh Pahala yang Menginspirasi Aksi Berbagi di Ramadan

Keutamaan berbuka puasa dengan anak yatim piatu yang dianjurkan dalam Islam, serta aksi sosial Marugame Udon berbagi paket Ramadan di 15 kota Indonesia.
BUMI Akui Mulai Kurangi Ketergantungan Batu Bara, Siapkan Target Agresif Produksi Emas dan Tembaga

BUMI Akui Mulai Kurangi Ketergantungan Batu Bara, Siapkan Target Agresif Produksi Emas dan Tembaga

BUMI yang telah menanamkan investasi di sektor tembaga dan emas di Australia kini semakin serius menggeser bisnis batu bara. Selain itu, BUMI juga mulai menggarap proyek bauksit dan alumina di Indonesia.
'Boy' DPO Jaringan Bandar Narkoba Ko Erwin, Setor Rp1,8 Miliar ke Eks Kapolres Bima Kota

'Boy' DPO Jaringan Bandar Narkoba Ko Erwin, Setor Rp1,8 Miliar ke Eks Kapolres Bima Kota

Dittipidnarkoba Bareskrim Polri tengah menangkap Abdul Hamid alias Boy yang sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), akibat tergabung dalam jaringan bandar narkoba bernama Koh Erwin (KE) yang juga penyuplai eks Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro.
Setuju MotoGP Beralih ke 850cc, Marc Marquez: Lebih Aman, Tapi Belum Tentu Lebih Lambat

Setuju MotoGP Beralih ke 850cc, Marc Marquez: Lebih Aman, Tapi Belum Tentu Lebih Lambat

Pembalap Ducati, Marc Marquez, menilai keputusan MotoGP untuk beralih ke mesin 850cc mulai musim 2027 sebagai langkah yang tepat. 
Aksi Ramadan Driver Gojek Pecahkan Rekor Muri, 1.147 Mitra Ojol Bersihkan Masjid Serentak

Aksi Ramadan Driver Gojek Pecahkan Rekor Muri, 1.147 Mitra Ojol Bersihkan Masjid Serentak

Sebanyak 1.147 mitra driver ojol dari Gojek menggelar aksi sosial membersihkan ratusan masjid hingga mencetak rekor dari MURI untuk kategori “Bersih-Bersih Masjid oleh Pengemudi Ojek Daring Terbanyak".
Jawa Tengah Bakal Dilewati 38,71 Juta Pemudik, Aparat Gabungan Mulai Siaga Pengamanan Lebaran

Jawa Tengah Bakal Dilewati 38,71 Juta Pemudik, Aparat Gabungan Mulai Siaga Pengamanan Lebaran

Sebanyak 38,71 juta orang diperkirakan akan bergerak menuju dan melintasi Jawa Tengah, menjadikan provinsi ini sebagai salah satu pusat mobilitas terbesar selama musim mudik tahun 2026.
background

Pekan ke-21

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Minggu, 15 Maret 2026
logo Pusamania Borneo
BOR
19:00
PSB
logo Persib Bandung

Trending

Resmi Dicoret John Herdman dari Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Thom Haye Pamit Tinggalkan Persib Bandung

Resmi Dicoret John Herdman dari Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Thom Haye Pamit Tinggalkan Persib Bandung

Thom Haye pamit dari Persib Bandung setelah dicoret dari skuad Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026. Gelandang naturalisasi itu memilih pulang ke Belanda.
Susul Beckham Putra hingga Eliano Reijnders yang Masuk Skuad Timnas Indonesia, Kini Bek Persib Ini Ikut Dipanggil Timnas

Susul Beckham Putra hingga Eliano Reijnders yang Masuk Skuad Timnas Indonesia, Kini Bek Persib Ini Ikut Dipanggil Timnas

Bek Persib Frans Putros menyusul 3 rekannya yang dipanggil Timnas Indonesia. Ia kini dipanggil Irak untuk play-off Piala Dunia 2026.
Top 3 News: Izin Operasional SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Jabar KDM, PP 9 Tahun 2026 Terbit hingga Abu Janda Mengamuk

Top 3 News: Izin Operasional SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Jabar KDM, PP 9 Tahun 2026 Terbit hingga Abu Janda Mengamuk

Pemberitaan penerbitan SK Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) cabut izin operasional SMK IDN Bogor, aturan THR dan gaji ke-13 dalam PP 9 Tahun 2026, dan Abu Janda mengamuk berujung diusir terpopuler di kanal News tvOnenews.com.
Top 3 Timnas Indonesia: Thom Haye Pamit, Bek Persib Ikut Dipanggil ke Skuad Garuda, Pemain Keturunan Solo Jadi Kunci di Klub Thailand

Top 3 Timnas Indonesia: Thom Haye Pamit, Bek Persib Ikut Dipanggil ke Skuad Garuda, Pemain Keturunan Solo Jadi Kunci di Klub Thailand

Tiga topik hangat mengenai nasib, nilai jual, dan konsistensi para pemain keturunan Timnas Indonesia jadi informasi yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com.
Kedubes AS: Iran Mungkin Serang Infrastruktur Energi Amerika di Irak

Kedubes AS: Iran Mungkin Serang Infrastruktur Energi Amerika di Irak

Kedutaan Besar AS di Baghdad memperingatkan warganya pada Rabu bahwa Iran mungkin menargetkan infrastruktur minyak dan energi milik Amerika di Irak di tengah operasi militer AS-Israel terhadap Republik Islam Iran
Gagal Bela Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Solo Ini Kini Menjadi Kunci di Klub Thailand

Gagal Bela Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Solo Ini Kini Menjadi Kunci di Klub Thailand

Gagal bela Timnas Indonesia, winger keturunan Solo, Ilias Alhaft, kini menjadi pemain kunci Bangkok United di Thailand, menorehkan gol penting di ajang ACL 2.
Akui Salah, Rismon Sianipar Kini Nyatakan Ijazah Jokowi Asli Usai Jadi Tersangka: Watermark dan Embos Memang Ada

Akui Salah, Rismon Sianipar Kini Nyatakan Ijazah Jokowi Asli Usai Jadi Tersangka: Watermark dan Embos Memang Ada

Hal itu disampaikan setelah Rismon melakukan penelitian ulang selama kurang lebih dua bulan terakhir terhadap dokumen yang menjadi perdebatan publik tersebut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT