Venue Persija Vs Persib di Samarinda, Eks Pemain Timnas Indonesia Tak Habis Pikir Laga El Clasico Tidak di Jakarta
- Instagram/@greg11n
Jakarta, tvOnenews.com - Mantan pemain Timnas Indonesia, Greg Nwokolo menyoroti penetapan venue Persija Jakarta kontra Persib Bandung.
Greg Nwokolo terkejut mendengar laga Persija menjamu Persib Bandung akan digelar di Samarinda, tepatnya di kandang Borneo FC di Stadion Segiri pada Minggu (10/5/2026), pukul 15.30 WIB.
Greg Nwokolo menegaskan bahwa, pertandingan ini adalah el classico sepak bola di Indonesia. Hal ini melibatkan antara Persija Jakarta dan Persib Bandung pada pekan ke-32 Super League 2025/2026.
Greg Nwokolo menganggap venue pertandingan Persija melawan Persib tidak seharusnya digelar di Samarinda. Pasalnya, lokasinya sangat jauh dari Jakarta.
"Bayangkan memainkan pertandingan terbesar musim ini jauh dari rumah," ujar Greg Nwokolo dikutip tvOnenews.com dari Instagram Story pribadinya, Kamis (7/5/2026).
- ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/ama.
Bukan tanpa alasan, pertandingan ini sangat penting bagi kedua tim. Persija dan Persib saling merebutkan gelar juara pada musim 2025/2026.
Sementara, Persija Jakarta mendapat jatah keuntungan di pekan ke-32. Rizky Ridho cs akan bermain dengan status laga kandang.
Pemain Macan Kemayoran tentu akan berlaga di hadapan suporter the Jakmania. Sebab, dukungan dari suporter dapat memacu adrenalin agar bisa mengalahkan Persib Bandung.
Sampai pekan ke-31, anak asuh pelatih Mauricio Souza sudah berhasil mengoleksi 65 poin. Hasil itu berkat dari 20 menang, 5 seri, dan 6 kalah.
Sedangkan Persib Bandung tetap kokoh bertengger di puncak klasemen dengan torehan 72 poin. Posisi tersebut tak lepas dari hasil 22 menang, 6 seri, dan 3 kalah.
Sayangnya perjuangan Persija sangat berat untuk menggagalkan Persib yang berusaha kembali mendapat gelar juara. I.League memutuskan laga kandang Macan Kemayoran dipindah ke Samarinda.
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus mengungkapkan beberapa alasan venue Persija gagal digelar di Jakarta. Pemindahan ini karena Jakarta sebagai kota metropolitan.
Kata Ferry, Jakarta memiliki agenda yang padat di bulan Mei, salah satunya rangkaian acara pasca Hari Buruh Internasional (May Day 2026). Hal ini memicu kekhawatiran bersinggungan pada aspek keamanan pertandingan.
Pertandingan Persija kontra Persib juga dinilai tidak memungkinkan apabila menggunakan opsi lain di Pulau Jawa. Gelaran ini potensi berbenturan dengan jadwal pertandingan klub lain.
Greg justru menganggap pertandingan yang satu ini harus digelar di Jakarta. Hal tersebut tentu untuk menjaga label "el clasico".
Selain itu, laga ini juga menunjukkan Persija bisa kembali merasakan atmosfer "el clasico" di Jakarta. Pasalnya Macan Kemayoran terusir dari Jakarta dalam beberapa tahun terakhir.
Pertandingan kandang Persija melawan Persib di Jakarta terakhir kali di laga pekan ke-8 Liga 1 2019. Kala itu Macan Kemayoran menjamu Maung Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta pada 10 Juli 2019.
Selepas itu, SUGBK tidak bisa menjadi saksi bisu laga el clasico di Indonesia ini. Persija gagal menjamu Persib pada musim 2020-2021 karena terbentur Covid-19.
Di musim berikutnya, Persija melawan Persib di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali pada 1 Maret 2022. Kemudian, venue pertandingan digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi pada 31 Maret 2023.
Pada Liga 1 2023/2024, Persija kembali menjamu Persib di Stadion Patriot Candrabhaga pada 2 September 2023. Hal itu membuat hasil laga berakhir imbang skor 1-1.
Stadion Patriot seolah menjadi rumah darurat bagi Persija. Macan Kemayoran kembali memutuskan laga melawan Persib pada pekan ke-23 Liga 1 2024/2025 di tempat yang serupa.
Greg menilai situasi seperti ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Baginya, Persija identik dengan Jakarta sehingga layak menggunakan laga kandang digelar di Ibu Kota.
"Ini harus dihentikan! Markas Persija adalah Jakarta! Ini seperti memainkan derby Manchester di Newcastle," katanya dengan tegas.
(hap)
Load more