GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mauricio Souza Keberatan Keputusan Wasit FIFA Usai Persija Kena Comeback Persib

Persija Jakarta kalah dengan skor 1-2 dari Persib Bandung di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (10/5/2026). 
Senin, 11 Mei 2026 - 01:29 WIB
Pelatih Persija Mauricio Souza
Sumber :
  • Persija

Jakarta, tvOnenews.com- Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza keberatan atas keputusan wasit FIFA, Firdavs Norsafarov dalam memimpin laga melawan Persib Bandung. 

Persija Jakarta kalah dengan skor 1-2 dari Persib Bandung di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (10/5/2026). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Persija memang tak diuntungkan dengan status tuan rumah karena bermain di kandang Borneo FC. Alih-alih mengeluhkan kandang, Mauricio Souza justru mengkritik kepemimpinan wasit. 

Wasit jarang menghentikan pertandingan dan mengeluarkan kartu. Dengan tingginya intensitas pertandingan, Mauricio Souza menyebut seharusnya ada beberapa momen yang mana wasit mengambil keputusan tegas ketika lawan melakukan pelanggaran. 

"(Kepemimpinan wasit) Mengerikan. Kita tidak puas. Insiden saat Hanan dipukul itu seharusnya kartu merah langsung, bahkan tidak perlu VAR dan VAR pun tidak memanggil untuk melihat situasi itu," kata Mauricio  Souza usai laga.

Momen yang dimaksud Mauricio Souza adalah ketika pemain Persib Bandung, Luciano Guaycochea melakukan pelanggaran pada Rayhan Hannan. Tak hanya itu, masih ada momen lain yang dipermasalahkan oleh sang pelatih. 

"Saya tidak tahu sudah berapa kali kita dirugikan di kompetisi ini. Setelah itu, Hanan menderita pelanggaran yang jelas di depan kotak penalti, dia ditarik," katanya. 

"Lalu dia juga diinjak oleh lawan, dan tidak ada apa-apa yang terjadi. Kita harus melihat berapa kali Persija sudah dirugikan di dalam liga ini," katanya.

Dia mengaku tak puas dengan kepemimpinan wasit asal Uzbekistan tersebut. Tak hanya soal keputusan pelanggaran, Mauricio Souza mengakui ada yang salah dengan cara wasit berlisensi FIFA sejak 2022 itu dalam memberikan kartu kuning. 

Pada babak pertama, wasit memberikan kartu kuning pada Allaeddine Ajaraie dan Allano Souza. Namun wasit tak memberi kartu kuning pada pemain Persib.

"Hari ini sekali lagi kita dirugikan. Di babak pertama, dua kartu kuning untuk Persija dan Persib tidak ada kartu sama sekali," katanya.

"Kalau pelanggaran yang dialami Hanan sampai membuat dia keluar dari pertandingan itu bukan kartu merah, saya tidak tahu lagi itu sepak bola apa namanya," tegasnya. 

Tak hanya menyayangkan keputusan wasit, Mauricio Souza pun mengakui tak puas dengan permainan timnya apalagi dengan status Persija sebagai tim tuan rumah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tapi kesalahan tetap ada pada kami, kesalahan pemain dan pelatih. Namun mengenai berapa kali wasit merugikan kita, itu harus diperhatikan. Kita harus mengontrol emosional," kata Mauricio Souza. 

Atas hasil ini, Persija Jakarta dipastikan gagal menjadi juara Super League 2025-2026. Tak hanya itu, apa pun hasil pertandingan tersisa, Persija akan tetap berada di peringkat ketiga klasemen akhir. (hfp)
 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Waspada Cuaca di Tanah Suci, PPIH Minta Jamaah Haji 2026 Disiplin Kendalikan Komorbid

Waspada Cuaca di Tanah Suci, PPIH Minta Jamaah Haji 2026 Disiplin Kendalikan Komorbid

Pengaturan aktivitas fisik menjadi perhatian utama bagi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tahun ini. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Menteri Arifah Fauzi Soroti Penangkapan Pimpinan Ponpes di Pati: Ini Bukti Masyarakat Tidak Diam

Menteri Arifah Fauzi Soroti Penangkapan Pimpinan Ponpes di Pati: Ini Bukti Masyarakat Tidak Diam

Setelah sempat melakukan pelarian lintas provinsi, pelarian AS, pendiri sekaligus pimpinan Pondok Pesantren Ndholo Kusumo di Pati, akhirnya terhenti. 
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah, 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT