GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Dosa Persib Bandung dan Bobotoh yang buat AFC Beri Denda Rp3,5 M Serta Sanksi Pertandingan Tanpa Suporter di Asia

Persib Bandung terbukti bersalah karena insiden pitch invasion oleh Bobotoh di penampilan terakhir Persib Bandung di AFC Champions League Two 2025-2026 melawan Ratchaburi FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Februari 2026 lalu. 
Rabu, 13 Mei 2026 - 19:44 WIB
Kericuhan suporter Persib di laga Vs Ratchaburi FC
Sumber :
  • Ratchaburi FC

Jakarta, tvOnenews.com - AFC resmi memberikan sanksi sebesar Rp3,5 miliar serta pertandingan tanpa suporter di dua pertandingan di bawah kompetisi AFC. Sanksi tersebut diumumkan AFC dalam hasil sidang Komite Disiplin dan Etik AFC pada Rabu (13/5/2026). 

Persib Bandung terbukti bersalah karena insiden pitch invasion oleh Bobotoh di penampilan terakhir Persib Bandung di AFC Champions League Two 2025-2026 melawan Ratchaburi FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Februari 2026 lalu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Persib terbukti bersalah karena ulah Bobotoh yang melakukan pitch invasion serta melakukan pelemparan benda dan penyalaan suar (flare) dan kembang api. 

AFC pun memaparkan tiga dosa Persib Bandung yang membuat AFC tak ragu memberikan sanksi berat baik secara materil maupun moril. 

Dosa pertama tentu sudah dari Bobotoh yang terbukti bersalah karena melakukan pitch invasion. Dalam putusan itu, Persib terbukti bersalah karena tak bisa menahan Bobotoh melakukan tindak tak terpuji dari mulai pelemparan, penyalaan suar hingga penyerangan. 

"1) Penonton yang berafiliasi dengan Tergugat menyalakan berbagai perangkat pembakar (yaitu kembang api dan suar/flare) pada beberapa kesempatan selama Pertandingan. Penonton melempar banyak proyektil (yaitu potongan kursi stadion, botol plastik, kantong plastik berisi cairan, gelas plastik, sampah umum, serpihan puing) sepanjang Pertandingan. Terjadi perusakan/perobekan bagian dari kursi stadion dan papan iklan. Penonton melakukan tindakan pelecehan fisik, serta melontarkan kata-kata kasar dan/atau menghina terhadap tim lawan dan/atau Perangkat Pertandingan, termasuk tuduhan bahwa mereka adalah "bagian dari mafia" dan telah dibayar untuk memengaruhi hasil Pertandingan. Banyak individu menyerbu lapangan permainan dan/atau area di sekitar lapangan permainan setelah Pertandingan berakhir," tulis putusan AFC. 

Dosa kedua yang dipaparkan AFC adalah gagalnya Persib untuk membuat pertandingan menjadi aman dan selamat bagi semua. 

"2) Tergugat gagal memenuhi kewajibannya untuk: (i) mematuhi dan menerapkan aturan keselamatan yang ada serta mengambil setiap tindakan pencegahan keselamatan yang diperlukan oleh keadaan sebelum dan selama pertandingan. Tergugat juga gagal (ii) memastikan hukum dan ketertiban terjaga di dalam stadion dan lingkungan sekitarnya saat penonton menyalakan berbagai perangkat pembakar (yaitu kembang api dan suar/*flare*). Penonton melempar banyak proyektil (yaitu potongan kursi stadion, botol plastik, kantong plastik berisi cairan, gelas plastik, sampah umum, serpihan puing) sepanjang Pertandingan. Banyak penonton menyerbu lapangan permainan dan/atau area di sekitar lapangan permainan setelah Pertandingan berakhir," tulis putusan AFC.

Dosa ketiga yang membuat Persib terbukti bersalah adalah fasilitas layanan darurat sebagai antisipasi kericuhan pada suporter lain yang ingin menyelamatkan diri. 

"3) Tergugat gagal memastikan bahwa semua lorong umum, koridor, tangga, pintu, gerbang, dan rute pintu darurat tetap bebas dari segala rintangan. Hal ini dapat menghambat pergerakan bebas dan keselamatan penonton sebagai akibat dari penonton yang memblokir lorong dan/atau tangga selama Pertandingan," tulis AFC.

Tak hanya denda dan pertandingan tanpa suporter, AFC memantau ketat Persib Bandung dengan masa percobaan selama dua tahun. 

Jika dalam dua tahun tersebut Persib kembali melanggar regulasi AFC, Federasi Sepak Bola Asia ini tak ragu untuk mengambil keputusan yang lebih berat bagi klub. (hfp)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Eksplorasi Material Baja dan Life Cycle Thinking Jadi Tren Arsitektur 2026, Indonesia Mulai Tinggalkan Desain Lama

Eksplorasi Material Baja dan Life Cycle Thinking Jadi Tren Arsitektur 2026, Indonesia Mulai Tinggalkan Desain Lama

Penerapan Life Cycle Thinking diperkirakan akan menjadi tren besar arsitektur Indonesia dalam beberapa tahun mendatang. Pendekatan ini mempertimbangkan seluruh siklus
Pakai Teknologi Otonom, Registrasi Digital Diklaim Dorong Efisiensi Industri Event dengan Sistem Keamanan Tinggi

Pakai Teknologi Otonom, Registrasi Digital Diklaim Dorong Efisiensi Industri Event dengan Sistem Keamanan Tinggi

Selain digadang mengutamakan kecepatan, Registrasi Digital juga dibangun dengan infrastruktur keamanan berbasis AI yang dirancang untuk melindungi data peserta.
Hasil Thailand Open 2026: Gilas Wakil Tuan Rumah Staight Game, Ubed Amankan Berhasil Satu Tempat di Babak Kedua

Hasil Thailand Open 2026: Gilas Wakil Tuan Rumah Staight Game, Ubed Amankan Berhasil Satu Tempat di Babak Kedua

Hasil Thailand Open 2026 dari sektor tunggal putra yang mempertemukan wakil Indonesia, Mohammad Zaki Ubaidillah atau Ubed menghadapi, Panitchaphon Teeraratsakul
Kondisi Finansial Zodiak 14 Mei 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Kondisi Finansial Zodiak 14 Mei 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Berikut ramalan kondisi finansial zodiak 14 Mei 2026 untuk enam zodiak terakhir, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces.
Gubernur Sherly Tjoanda Sampai Minta Izin Saking Gemasnya dengan Anak-anak Suku Togutil: Dia Cantik, Lho

Gubernur Sherly Tjoanda Sampai Minta Izin Saking Gemasnya dengan Anak-anak Suku Togutil: Dia Cantik, Lho

Dalam satu momen, saat sedang berkunjung ke wilayah tempat tinggal Suku Togutil di Pulau Halmahera, Sherly Tjoanda terlihat gemas dengan seorang anak perempuan.
Kakorlantas Polri Warning Pengendara saat Libur Kenaikan Isa Al-Masih: “Cepat Sampai Tak Lebih Penting dari Pulang Selamat”

Kakorlantas Polri Warning Pengendara saat Libur Kenaikan Isa Al-Masih: “Cepat Sampai Tak Lebih Penting dari Pulang Selamat”

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho mengingatkan masyarakat agar tertib berlalu lintas menjalankan libur panjang dan cuti bersama Kenaikan Isa Al-Masih.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT