Persib Bandung dan Borneo FC Saling Sikut, I.League Antisipasi Penyerahan Trofi Super League di Dua Kota
- tvonenews.com - Ilham Giovani
Dengan situasi tersebut, Persib dipastikan keluar sebagai juara apabila kedua tim sama-sama menyapu bersih dua pertandingan tersisa dengan kemenangan. Regulasi head-to-head membuat posisi Persib lebih aman dibanding pesaing terdekatnya itu.
Asep mengaku tidak terlalu pusing memikirkan skema penyerahan trofi juara musim ini. Menurutnya, persaingan yang berlangsung ketat hingga akhir kompetisi justru menjadi bukti bahwa kualitas liga sepak bola Indonesia semakin kompetitif.
"Saya pikir inilah menariknya kompetisi musim ini di Super League 2025/2026. Kompetitif sekali dari tiga (Persib, Borneo, Persija) sekarang ya kita lihat dua (Persib, Borneo) bahkan betul-betul belum bisa kita prediksi," kata Asep.
Asep juga menilai persaingan juara hingga pekan terakhir bukanlah hal baru dalam kompetisi sepak bola Indonesia. Ia mengingatkan bahwa situasi serupa pernah terjadi pada musim 2018 saat perebutan gelar berlangsung dramatis hingga laga terakhir.
"Dan memang ini juga bukan hal yang baru ya, saya pikir juga kan tahun 2018 pernah terjadi sampai terakhir LIB (Liga Indonesia Baru, nama lama I.League) waktu itu juga ada tim di Makassar, ada tim di Jakarta," ucap Asep.
"Premier League juga sama. Jadi saya pikir inilah memang sisi lain menariknya sebuah kompetisi yang kompetitif," tambah dia.
Ketika ditanya mengenai lokasi penyimpanan trofi replika untuk seremoni juara nanti, Asep memilih memberikan jawaban diplomatis. Ia pun meminta awak media menafsirkan sendiri detail teknis yang telah dipersiapkan operator kompetisi tersebut.
"Ya kalau itu detail itu saya pikir itu biar menjadi rekaan dari teman-teman wartawan saja yang mana, tapi intinya pasti ada equality. Diartikan saja gitu," pungkasnya.
(igp/rda)
Load more