Pengakuan Mengejutkan Adam Alis: Lebih Senang Lawan Persija Jakarta di Kandangnya
- Instagram - Persija Jakarta
tvOnenews.com - Gelandang Adam Alis mengungkapkan bahwa para pemain Persib Bandung sebenarnya lebih antusias jika laga sarat gengsi melawan Persija Jakarta digelar di Jakarta.
Awalnya, duel bertajuk El Clasico Indonesia itu direncanakan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Namun, karena alasan keamanan, pertandingan akhirnya dipindahkan ke Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur.
- Persib
Dalam laga yang digelar Minggu (10/5/2026) tersebut, Persib sukses meraih kemenangan 2-1 atas Persija. Pertandingan berjalan ketat sejak awal dengan kedua tim saling menekan. Persija sempat unggul lebih dulu melalui gol Alaeddine Ajaraie pada menit ke-19.
Meski tertinggal, Persib mampu bangkit. Adam Alis tampil sebagai penentu kemenangan lewat dua gol yang ia cetak pada menit ke-28 dan 37, sekaligus memastikan timnya membalikkan keadaan.
Kemenangan ini membuat Persib menyapu bersih dua pertemuan melawan Persija musim ini, setelah sebelumnya juga menang 1-0 pada pertemuan pertama (11/1).
Tambahan tiga poin membuat Persib semakin kokoh di puncak klasemen dengan 75 poin dari 32 laga, sementara Persija tertahan di posisi ketiga dengan 68 poin.
Di sisi lain, Adam Alis menyoroti soal atmosfer pertandingan. Ia menyebut bahwa duel Persib vs Persija selalu menghadirkan tensi tinggi yang diinginkan para pemain.
"Di musim ini gol saya ke gawang mantan semua, Bhayangkara, Persija, dan Borneo," ujarnya dilansir dari kanal YouTube Liputan6.
Ketika diminta menggambarkan atmosfer pertandingan dengan satu kata, ia menjawab, "Amazing, pertandingan yang luar biasa, semua pemain pasti pingin bermain di pertandingan yang disebut El Clasico-nya Indonesia."
Adam juga mengungkapkan harapannya agar laga tersebut bisa digelar di Jakarta, karena dinilai mampu meningkatkan motivasi pemain.
"Saya sebenarnya berharap kemarin tuh bertanding bisa di Jakarta, semua pemain tuh sebenarnya di grup WhatsApp tuh, pingin bermain di Jakarta, tapi qadarulloh tapi mainnya malah jauh di luar jawa," pungkasnya.
Ia menilai, bermain jauh dari basis suporter justru kurang menguntungkan bagi pemain.
"Malah buat pemain (nggak menguntungkan), kalau menurut saya ya, kita malah lebih semangat kalau di depan suporter gitu banyak, lebih termotivasi menurut saya pribadi, karena kan di Samarinda jaraknya juga jauh, lelah juga, kemarin apalagi kita main sore," tuturnya.
Bahkan, ia mengaku sudah merasakan kelelahan sejak sebelum pertandingan dimulai.
"Udah kerasa capek waktu pemanasan, Thom Haye juga kerasa capek, kecuali main malam, agak masih ada napas lah," ujarnya. (ind)
Â
Load more