Bojan Hodak Tinggalkan Persib Bandung, Pemain Senior Ungkap Sosok Asli Pelatih yang Bawa Maung Bandung Juara
- persib.co.id
Jupe menjelaskan bahwa peran tersebut sebenarnya sudah mulai dijalankannya sejak musim lalu. Ia menjadi penghubung antara pemain dan staf pelatih, termasuk membantu Bojan memahami dinamika sepak bola Indonesia.
“Dari musim lalu sebenarnya sudah ada (peran player-coach) hanya prosesnya tidak langsung tiba-tiba, ada tahapannya. Menuju ke sana iya, proses-prosesnya ada saya melalui tim,” jelas Jupe.
Di bawah kepemimpinan Bojan, Persib menjelma menjadi salah satu kekuatan dominan di sepak bola Indonesia. Ia sukses mempersembahkan tiga gelar liga beruntun pada musim 2023/2024, 2024/2025, dan 2025/2026.
Bojan juga tercatat sebagai pelatih asing pertama yang mampu membawa Persib menjadi juara liga, sekaligus meraih penghargaan Pelatih Terbaik Liga 1 musim 2024/2025 dan 2025/2026.
Tak hanya di kompetisi domestik, Persib juga tampil mengejutkan di ACL 2 meski akhirnya terhenti di babak 16 besar usai kalah agregat dari Ratchaburi FC.
Menurut Jupe, pengalaman panjang Bojan melatih di Asia Tenggara menjadi salah satu faktor utama keberhasilannya memahami karakter pemain.
- Instagram @persib
"Pendekatan dia tuh unik, kalau menurut saya cocok lah sama orang-orang kita, bercanda dia ke pemain asing, ke pemain lokal tuh dia tahu," ungkap Jupe dalam kanal YouTube Sport77.
"Mungkin karena dia lama (ngelatih) di Asia Tenggara, di Malaysia kan 12 tahun, dia juga pernah di China. Jadi memang tahulah (karakter pemain)," tambahnya.
Saat ditanya mengenai karakter Bojan yang dikenal tegas, Jupe mengakui mantan pelatihnya itu memang bisa marah di momen tertentu, terutama ketika tim berada dalam tekanan.
"Setengah babak di marah-marah tuh, tapi marah, marah bapak-bapak. Jadi sebenarnya kalau ada orang lihat dia galak, dia kadang galak, tapi kalau ditanya galak enggak sih? enggak," pungkas Jupe. (ind)
Load more