Drawing ASEAN Club Championship Digelar di Jakarta, Wakil Indonesia Jadi Teka-teki: Persib, Borneo FC atau Persija?
- Persib.co.id
Jakarta, tvOnenews.com - Jadwal drawing ASEAN Club Championship 2026-2027 resmi diumumkan. Menariknya, acara tersebut akan digelar di Jakarta pada 5 Juni 2026 mendatang.
Edisi 2025-2026 baru saja berakhir dengan Buriram United FC kembali menunjukkan dominasinya. Raksasa Thailand tersebut sukses mempertahankan gelar setelah mengalahkan Selangor FC dengan agregat 3-1 di partai final.
Kini, ASEAN Club Championship akan memasuki edisi ketiga dengan 14 klub peserta dari berbagai negara Asia Tenggara. Pesertanya berasal dari juara liga domestik, beberapa runner-up, hingga pemenang turnamen piala.
Namun, komposisi wakil Indonesia di ASEAN Club Championship 2026/27 sempat memunculkan tanda tanya. I.League sebelumnya menyatakan akan mengupayakan kemungkinan agar slot Indonesia bisa diberikan kepada tim peringkat ketiga, yakni Persija Jakarta, atau skema lain yang memungkinkan.
- aseanutdfc.com
Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, menegaskan bahwa wacana tersebut masih sebatas upaya.
“Saya harus hati-hati menyiapkan ini karena ini bukan sebuah janji. Tapi kami berupaya kalau memang harus bisa diberikan kepada peringkat ketiga (Persija) atau seperti apa,” kata Asep beberapa waktu lalu.
Asep juga mengingatkan bahwa regulasi ASEAN Club Championship pada dasarnya mengarah kepada juara dan runner-up kompetisi domestik. Artinya, Persib dan Borneo FC tetap berada dalam posisi paling kuat jika mengacu pada aturan utama.
Persib datang dengan status juara setelah finis di puncak klasemen dengan 79 poin. Maung Bandung unggul head to head atas Borneo FC yang juga mengoleksi jumlah poin sama.
Borneo FC tentu tak bisa dipandang sebelah mata bila mendapat kesempatan tampil. Pesut Etam menunjukkan kualitas luar biasa sepanjang musim dan hanya kalah tipis dalam perebutan gelar domestik.
Pada musim sebelumnya, I.League atau PT LIB sebelumnya mengajukan Malut United FC dan Persebaya Surabaya sebagai wakil Indonesia. Namun, AFF menolak nominasi tersebut karena regulasi kompetisi mengharuskan negara dengan dua slot mengirim juara dan runner-up liga domestik.
Hal itu membuat Indonesia harus absen dari persaingan klub ASEAN musim lalu. Padahal, pada edisi sebelumnya, klub Indonesia masih ikut meramaikan turnamen tersebut.
Load more