I.League Matangkan Indonesia Women's League 2026/27, Ferry Paulus: Tonggak Baru Sepak Bola Putri Indonesia
- TvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Jakarta, tvOnenews.com - I.League mulai mematangkan persiapan penyelenggaraan Indonesia Women's League musim 2026/27 melalui pelaksanaan Owner Meeting yang digelar di Jakarta.
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal dalam membangun fondasi kompetisi sepak bola putri profesional yang untuk pertama kalinya berada di bawah pengelolaan I.League.
Owner Meeting dihadiri jajaran Direksi I.League, Anggota Komite Eksekutif PSSI Vivin Cahyani Sungkono, serta perwakilan enam klub peserta. Seluruh pihak berkumpul untuk menyamakan persepsi mengenai arah penyelenggaraan kompetisi musim perdana tersebut.
Adapun enam klub yang akan ambil bagian pada Indonesia Women's League 2026/27 adalah Persija Jakarta, Persita Tangerang, Dewa FC Banten, FC Bekasi City, Persikad Depok, dan Garudayaksa FC.
Keenam klub tersebut akan menjadi pionir dalam kompetisi profesional sepak bola putri yang dikelola I.League.
- TvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Dalam pertemuan tersebut, berbagai aspek penyelenggaraan kompetisi menjadi bahan pembahasan. Mulai dari kalender pertandingan, regulasi, operasional, hingga kesiapan teknis dibahas untuk memastikan kompetisi berjalan sesuai rencana.
Owner Meeting juga menjadi forum bagi seluruh peserta untuk menyelaraskan pemahaman mengenai konsep Indonesia Women's League. Dengan begitu, setiap klub diharapkan memiliki kesiapan yang sama ketika kompetisi resmi dimulai.
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menegaskan bahwa Indonesia Women's League memiliki arti penting bagi perkembangan sepak bola putri di Indonesia. Menurutnya, kehadiran kompetisi profesional akan menjadi wadah bagi lahirnya pemain-pemain berkualitas di masa depan.
"Indonesia Women's League merupakan langkah penting dalam pengembangan sepak bola Indonesia. Kami ingin menghadirkan kompetisi yang memiliki standar penyelenggaraan yang baik, sekaligus menjadi wadah bagi pemain putri untuk berkembang dan berkompetisi secara profesional," ujar Ferry Paulus.
I.League menargetkan Indonesia Women's League musim 2026/27 mulai bergulir pada pertengahan Oktober 2026. Kompetisi perdana tersebut direncanakan berlangsung selama 17 pekan dengan melibatkan enam klub peserta.
Di sisi lain, Anggota Komite Eksekutif PSSI, Vivin Cahyani Sungkono, menilai pembangunan sepak bola putri harus dilakukan secara bertahap. Menurutnya, kompetisi yang kuat harus diawali dengan fondasi yang kokoh agar mampu berkembang secara berkelanjutan.
Karena itu, PSSI dan I.League memilih memulai kompetisi dengan jumlah peserta yang masih terbatas. Langkah tersebut dinilai lebih efektif untuk memastikan kualitas penyelenggaraan tetap terjaga sejak musim pertama.
"Kami ingin membangun Indonesia Women's League dengan konsep yang berkelanjutan. Karena itu, kami memilih untuk memulai dengan skala yang lebih kecil, namun memiliki fondasi yang kuat.
Kami percaya langkah ini akan menjadi awal yang baik untuk membangun kompetisi yang semakin berkembang dan mampu menghadirkan kualitas yang lebih baik dari musim ke musim," ujar Vivin.
Selain membahas aspek teknis kompetisi, Owner Meeting juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab bersama seluruh klub peserta. Kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk menyampaikan berbagai masukan demi penyempurnaan pelaksanaan liga.
Salah satu topik yang turut dibahas adalah pengembangan konsep entertainment sport festival. Konsep tersebut diharapkan mampu menghadirkan pengalaman berbeda bagi penonton melalui berbagai aktivitas pendukung di luar pertandingan.
Dengan pendekatan tersebut, Indonesia Women's League tidak hanya berfokus pada pertandingan di atas lapangan. Kompetisi ini juga diharapkan mampu menjadi hiburan yang ramah bagi keluarga sekaligus meningkatkan minat masyarakat terhadap sepak bola putri.
Melalui penyelenggaraan Indonesia Women's League musim 2026/27, I.League dan PSSI berharap tercipta fondasi baru bagi perkembangan sepak bola putri nasional.
Kompetisi ini juga diharapkan membuka lebih banyak peluang bagi atlet putri Indonesia untuk berkembang melalui sistem liga yang profesional, terstruktur, dan berkesinambungan.
‎
‎(igp)
Load more