News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

‎Larangan Suporter Away di Super League Resmi Dicabut Mulai Musim 2026/2027, Begini Penjelasan I.League

Suporter tim tamu akhirnya mendapat angin segar menjelang bergulirnya Super League 2026/2027. Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, memastikan larangan suporter away resmi dicabut setelah FIFA memberikan restu.
Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:18 WIB
Direktur Utama I.League Ferry Paulus
Sumber :
  • tvonenews.com - Ilham Giovani

‎Jakarta, tvOnenews.com - Suporter tim tamu akhirnya mendapat angin segar menjelang bergulirnya Super League 2026/2027. Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, memastikan larangan suporter away resmi dicabut setelah FIFA memberikan restu.

‎Keputusan tersebut menjadi kabar penting bagi sepak bola Indonesia setelah hampir empat tahun para pendukung tim tamu tidak diperbolehkan hadir langsung di stadion. Kebijakan itu sebelumnya diterapkan setelah tragedi Kanjuruhan pada 2022 yang membuat aspek keselamatan suporter menjadi perhatian utama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Kini, situasi tersebut mulai memasuki babak baru. FIFA menilai perkembangan kondisi sepak bola Indonesia, khususnya yang berkaitan dengan suporter, sudah cukup positif untuk membuka kembali akses bagi pendukung tim tamu.

‎Meski demikian, pencabutan larangan tersebut tidak berarti suporter away bisa datang ke seluruh pertandingan tanpa batasan. Ada sejumlah aturan dan catatan yang harus dipenuhi klub maupun suporter agar kebijakan tersebut dapat terus diberlakukan.

‎Ferry Paulus menjelaskan proses untuk mendapatkan izin tersebut tidak berlangsung singkat. I.League harus melalui perjalanan panjang sebelum akhirnya mengajukan kembali permohonan kepada FIFA.

‎Menurutnya, salah satu pertimbangan FIFA adalah semakin minimnya persoalan yang berkaitan dengan kehadiran suporter away di kompetisi sepak bola Indonesia. Kondisi tersebut kemudian menjadi dasar bagi I.League untuk mengajukan proposal pencabutan larangan kepada FIFA.

‎"Iya, perjalanan panjang ya. Perjalanan panjang yang udah terus kita deliver terutama tahun terakhir ini," ujar Ferry di Jakarta, Selasa (11/8/2026).

‎"Bisa dibilang beberapa persoalan-persoalan kaitannya dengan suporter away ini bisa dibilang sangat minim. Nah, dengan dasar itu, kita coba propose ke FIFA. Dan FIFA juga memberikan restu dengan catatan," tambahnya.

‎Restu FIFA tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi klub dan suporter untuk menunjukkan bahwa kebijakan suporter away dapat berjalan secara aman. Karena itu, seluruh pihak diminta tidak mencoba mencari celah dari aturan yang telah ditetapkan.

‎Ferry menegaskan berbagai ketentuan yang diberikan FIFA bukan sekadar anjuran. Aturan tersebut merupakan kewajiban yang harus dipatuhi klub maupun suporter demi menjaga keberlanjutan kebijakan suporter away.

‎I.League juga telah menyampaikan sejumlah batasan kepada seluruh klub peserta kompetisi. Langkah tersebut dilakukan agar setiap klub memahami apa saja yang diperbolehkan maupun hal-hal yang tetap dilarang dalam pelaksanaan laga dengan kehadiran suporter away.

‎"Nah, dengan catatan ini mungkin yang harus teman-teman suporter, klub, bukan mensiasati tapi mematuhi segala apa yang sudah beberapa kali kita sampaikan ke semua klub," kata Ferry.

‎"Jadi klub-klub itu kita udah share apa-apa aja barrier-barrier yang harus dipatuhi, apa-apa larangan yang harus dijaga, sehingga kontinuitas daripada suporter away ini bisa terus terjaga," sambungnya.

‎Selain aturan dari I.League dan FIFA, aspek keamanan juga menjadi faktor penting dalam menentukan apakah suporter away dapat hadir di sebuah pertandingan. Perizinan tetap harus melibatkan pemangku kepentingan, termasuk kepolisian di daerah tempat pertandingan digelar.

‎Artinya, status suporter away tidak otomatis berlaku untuk seluruh pertandingan. Keputusan akhir tetap mempertimbangkan kondisi keamanan dan rekomendasi dari pihak kepolisian setempat.

‎Ferry juga memberikan gambaran mengenai pertandingan yang dipastikan belum dapat dihadiri suporter tim tamu. Laga dengan tingkat rivalitas tinggi menjadi salah satu kategori yang mendapatkan perhatian khusus.

‎Beberapa pertandingan klasik bahkan sudah dipastikan tetap menerapkan pembatasan tersebut. Duel antara Persebaya melawan Arema serta Persija menghadapi Persib menjadi contoh laga yang untuk sementara masih di-lock dari kehadiran suporter away.

‎"Iya, jadi catatan utamanya adalah bahwa semua kebijakan diserahkan kepada pemangku kepentingan, dalam arti perizinan dan kepolisian. Jadi memang digarisbawahi khusus klub-klub yang memiliki rivalitas tinggi, ya, termasuk juga yang ada indikasi dari sisi apa namanya, intelijen, ya dilarang untuk dilakukan di sana," ucap Ferry.

‎"Ya, terutama misalnya seperti Arema lawan Persebaya, Persija sama Persib, itu tetap di-lock. Nah bisa jadi ada, ada kebijakan-kebijakan lain yang juga melarang, tetapi indikatornya, basic-nya adalah dari informasi atau keputusan dari kepolisian," tutupnya. 

‎(igp/rda)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pertamina Buka Camping Ground, Bisa Jadi Alternatif Tempat Menginap saat Nonton Pertamina Grand Prix Of Indonesia

Pertamina Buka Camping Ground, Bisa Jadi Alternatif Tempat Menginap saat Nonton Pertamina Grand Prix Of Indonesia

Untuk pertama kalinya Pertamina menghadirkan camping ground di kawasan Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Camping ground ini dilengkapi berbagai fasilitas pendukung untuk memberikan kenyamanan kepada para penghuni.
Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Joey Pelupessy Absen dalam Kemenangan Lommel SK, Mees Hilgers Tunda Debut

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Joey Pelupessy Absen dalam Kemenangan Lommel SK, Mees Hilgers Tunda Debut

Para pemain Timnas Indonesia abroad kembali ke klubnya masing-masing. Walau demikian, skuad yang membawa juara Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 belum tampil di akhir pekan ini. 
Jadwal F1 GP Singapura 2026, Sabtu 10 Oktober: Ada Kualifikasi dan Sprint Race di Sirkuit Jalanan Marina Bay Hari Ini

Jadwal F1 GP Singapura 2026, Sabtu 10 Oktober: Ada Kualifikasi dan Sprint Race di Sirkuit Jalanan Marina Bay Hari Ini

Jadwal F1 GP Singapura 2026 hari ini Sabtu 10 Oktober akan menghadirkan dua agenda penting di Sirkuit Jalanan Marina Bay yakni Sprint Race dan juga kualifikasi.
Lama Tak Tersentuh, Polisi Temukan Barang Haram Ini di Eks Lokalisasi Prostitusi Saritem

Lama Tak Tersentuh, Polisi Temukan Barang Haram Ini di Eks Lokalisasi Prostitusi Saritem

Eks lokalisasi prostitusi Saritem, Kota Bandung, digerebek petugas Polrestabes Bandung, Jumat (9/10/2026) sore. Operasi ini dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Kapolri sekaligus mendukung pelaksanaan Operasi Antik yang digelar Polda Jawa Barat.
Gelar Juara FIFA ASEAN Cup Jadi Pelipur Lara Joey Pelupessy Atas Kegagalan Timnas Indonesia ke Piala Dunia

Gelar Juara FIFA ASEAN Cup Jadi Pelipur Lara Joey Pelupessy Atas Kegagalan Timnas Indonesia ke Piala Dunia

Timnas Indonesia berhasil meraih gelar juara edisi pertama FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand lewat adu penalti dramatis pada Senin (5/10/2026) lalu. 
Efek Domino Bunuh Diri, Kenapa Satu Kasus Bisa Bayangi Kondisi Psikologis 30 Orang di Sekitarnya?

Efek Domino Bunuh Diri, Kenapa Satu Kasus Bisa Bayangi Kondisi Psikologis 30 Orang di Sekitarnya?

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membahas besarnya efek domino kasus bunuh diri berdampak kondisi perasaan dan psikologis 30 orang di lingkungan sekitar korban.

Trending

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT