Mauro Zijlstra Buka Suara Usai Dipinjamkan Persija ke Arema FC, Striker Timnas Indonesia Akui Ini Keputusan yang Tepat
- Persija.id
Jakarta, tvOnenews.com - Mauro Zijlstra akhirnya angkat bicara soal kepindahannya ke Arema FC. Striker muda Timnas Indonesia itu menilai keputusan tersebut tepat untuk perkembangan kariernya.
Zijlstra bergabung dengan Arema FC sebagai pemain pinjaman dari Persija Jakarta. Ia akan memperkuat Singo Edan selama kompetisi BRI Super League 2026/2027.
Kesempatan mendapatkan menit bermain menjadi alasan utama Zijlstra menerima pinangan Arema FC. Ia merasa peluang tampil lebih banyak terbuka di klub asal Malang tersebut.
"Menurut saya, keputusan yang tepat untuk pergi ke Arema FC. Saya masih bermain di kasta tertinggi dan bisa mendapatkan lebih banyak menit bermain," ujar Zijlstra.
Penyerang berdarah Belanda itu juga melihat Arema FC memiliki skuad yang kompetitif. Kondisi tersebut membuatnya optimistis bisa berkembang sekaligus membantu tim sepanjang musim.
"Saya tahu ada banyak pemain bagus di sini. Saya bisa bermain lebih banyak di sini daripada di Persija, jadi itulah alasannya," katanya.
Persija sendiri memiliki alasan di balik keputusan meminjamkan Zijlstra. Klub berharap sang pemain memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendapatkan pengalaman dan menit bermain lebih banyak.
Zijlstra pun tidak ingin menyia-nyiakan kepercayaan tersebut. Ia bertekad memberikan kontribusi positif dan menjadi salah satu opsi penting di lini depan Arema FC.
Saat ini, kondisi fisiknya juga terus membaik setelah sempat mengalami cedera. Zijlstra memastikan dirinya sudah siap kembali merasakan atmosfer pertandingan.
"Saya merasa 100 persen, jadi saya siap untuk bertanding. Saya bisa bermain di sana terlebih dahulu dan setelah itu kompetisi sudah dimulai," ujarnya.
Meski sudah merasa bugar, Zijlstra tidak ingin terburu-buru tampil penuh selama 90 menit. Ia menyadari kondisi fisik tetap harus dibangun secara bertahap setelah kembali dari cedera.
"Saya tidak akan langsung bermain 90 menit. Saya akan mulai membangun kondisi dan semoga bisa bermain sebanyak mungkin saat musim dimulai," kata Zijlstra.
Selain kondisi fisik, proses adaptasi juga menjadi tantangan baru bagi Zijlstra. Ia harus menyesuaikan diri dengan lingkungan, rekan setim, serta cuaca di Malang yang berbeda dari Jakarta.
Load more