Main di 4 Kompetisi, Borneo FC Prioritaskan Super League: Ada Degradasinya
- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
Jakarta, tvOnenews.com - Manajer Borneo FC Samarinda, Dandri Dauri, mengungkapkan prioritas Pesut Etam dalam menghadapi musim 2026-2027. Meski bakal bertarung di empat kompetisi berbeda, kasta tertinggi sepak bola Indonesia tetap menjadi perhatian utama.
Borneo FC menjadi salah satu klub dengan agenda paling sibuk pada musim ini. Pasalnya, Pesut Etam tidak hanya dituntut bersaing di kompetisi domestik, tetapi juga membawa nama Indonesia ke pentas internasional.
Total ada empat ajang yang bakal diikuti klub asal Kalimantan Timur tersebut sepanjang musim 2026-2027. Keempatnya adalah Super League, AFC Challenge League, League Cup, dan ASEAN Club Championship.
Banyaknya kompetisi tersebut membuat Borneo FC menghadapi tantangan berbeda dibandingkan sejumlah kontestan lainnya. Pengaturan menit bermain, kondisi fisik, hingga kedalaman skuad akan menjadi faktor penting ketika jadwal pertandingan mulai berdekatan.
- Instagram - Borneo FC
Manajemen pun menyadari tidak mudah mengejar prestasi secara bersamaan dalam empat ajang tersebut. Karena itu, Dandri Dauri memastikan pihaknya sudah menentukan kompetisi yang bakal mendapatkan prioritas lebih besar.
"Jadi gini, empat kompetisi itu sering menjadi pertanyaan kawan-kawan. Saya lebih bagus fokus di Super League. Kenapa? Karena ada degradasinya," ujar Dandri di Jakarta, Selasa (1/9/2026).
Super League menjadi ajang yang dipilih Borneo FC sebagai fokus utama pada musim ini. Ancaman degradasi menjadi salah satu pertimbangan besar di balik keputusan tersebut.
Pesut Etam tidak ingin ambisi mengejar prestasi pada kompetisi lainnya justru membuat perjalanan mereka di kasta tertinggi menjadi terganggu. Apalagi, persaingan Super League diprediksi berlangsung ketat sejak pekan-pekan awal.
Meski demikian, keputusan memprioritaskan kompetisi domestik bukan berarti Borneo FC akan melepas begitu saja peluang berbicara banyak di panggung internasional. Pesut Etam tetap bertekad memberikan kemampuan terbaik ketika tampil membawa nama Indonesia.
- Borneo FC
Bagi Dandri, persoalannya adalah bagaimana Borneo FC dapat menjaga keseimbangan di tengah empat kompetisi tersebut. Prestasi di Asia tentunya menjadi sesuatu yang membanggakan, tetapi kondisi di kompetisi domestik tetap tidak boleh dikesampingkan.
"Kalau sukses di Asia, tapi tidak sukses di lokalnya, itu kacau nih. Ya, karena ada degradasi," kata Dandri Dauri.
Load more