News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Suporter Tandang Kembali Hadir di Super League, I.League: Jangan Anarkis dan Rasis

Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menyambut positif kembalinya suporter tim tamu di Super League 2026/2027. Namun, ia berikan satu pesan buat semua pihak.
Sabtu, 5 September 2026 - 13:53 WIB
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus
Sumber :
  • tvOnenews/Ilham Giovani Pratama

Jakarta, tvOnenews.com - Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menyambut positif kembalinya suporter tim tamu di Super League 2026/2027. Namun, ia mengingatkan semua pihak agar tidak cepat berpuas diri setelah dua laga awal berlangsung kondusif.

Kehadiran suporter tandang menjadi salah satu perubahan pada kompetisi musim ini. Setelah tiga musim dilarang, para pendukung kembali mendapat kesempatan menemani klub kebanggaannya bermain di markas lawan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Momen tersebut terlihat dalam dua pertandingan pembuka Super League 2026/2027 pada Jumat (4/9/2026). Tidak ada insiden berarti meski suporter tim tamu kembali diperbolehkan hadir di stadion.

Pertandingan pertama mempertemukan Arema FC dengan Isenmulang Kalteng FC pada Jumat sore. Singo Edan membuka perjalanan musim dengan kemenangan telak 4-0 atas tim tamu.

Perhatian kemudian tertuju pada duel Bali United kontra PSS Sleman pada Jumat malam. Pertandingan di Stadion Kapten I Wayan Dipta itu juga menjadi bagian dari opening ceremony Super League 2026/2027.

Laga tersebut menjadi salah satu ujian awal atas kebijakan kembalinya suporter tandang. Terlebih, sekitar 16 ribu penonton hadir langsung menyaksikan pertandingan di stadion.

Dari jumlah tersebut, sekitar 2.500 orang merupakan suporter PSS Sleman. Mereka datang untuk memberikan dukungan langsung kepada tim kesayangannya di markas Bali United.

Sebelum kompetisi dimulai, langkah antisipasi juga dilakukan dengan melibatkan kelompok suporter. Perwakilan pendukung dari 18 klub peserta Super League 2026/2027 telah menyampaikan deklarasi bersama.

Salah satu poin utama deklarasi tersebut adalah menolak segala bentuk anarkisme dan provokasi. Kekerasan fisik maupun verbal terhadap suporter lawan dan perangkat pertandingan juga menjadi tindakan yang harus dihindari.

Sikap antirasisme turut menjadi bagian penting dalam kesepakatan tersebut. Para suporter juga berkomitmen mematuhi aturan panitia pelaksana dan menjaga situasi tetap kondusif saat mendampingi klub.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dukungan kepada klub diharapkan tetap diberikan secara sehat dan sportif. Para pendukung diminta menerima apa pun hasil pertandingan tanpa melakukan tindakan yang berpotensi merugikan klub.

Komitmen tersebut juga disertai kesiapan menerima konsekuensi jika terjadi pelanggaran. Sanksi hukum sesuai peraturan perundang-undangan hingga sanksi sosial dari organisasi menjadi bagian dari konsekuensi tersebut.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BREAKING
NEWS
Polri Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Penyadapan Nomor Telepon Presiden Prabowo: Inisial LSP, ASN, dan EH

Polri Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Penyadapan Nomor Telepon Presiden Prabowo: Inisial LSP, ASN, dan EH

Polri tetapkan tiga tersangka kasus dugaan penyadapan secara ilegal dan penghapusan data elektronik serta illegal access terhadap Presiden RI Prabowo Subianto.
Sukses Juara Liga 2, Garudayaksa FC Ingin Ulangi Prestasi di I.League Cup 2026-2027

Sukses Juara Liga 2, Garudayaksa FC Ingin Ulangi Prestasi di I.League Cup 2026-2027

Garudayaksa FC tak sekadar ingin meramaikan I.League Cup 2026/27. Klub tersebut memasang target tinggi dengan membidik gelar juara.
Viral! Kronologi Dua WNI Tewas Terseret Ombak saat Memancing di Jepang, Sempat Diselamatkan Peselancar

Viral! Kronologi Dua WNI Tewas Terseret Ombak saat Memancing di Jepang, Sempat Diselamatkan Peselancar

Berikut fakta-fakta soal kisah 4 WNI yang terseret ombak saat memancing di Jepang. Dua di antaranya dinyatakan meninggal dunia usai dilakukan pencarian.
Menteri Rosan Laporkan Progres Proyek Kampung Haji Indonesia di Mekkah ke Presiden Prabowo: Siap Groundbreaking Desember 2026

Menteri Rosan Laporkan Progres Proyek Kampung Haji Indonesia di Mekkah ke Presiden Prabowo: Siap Groundbreaking Desember 2026

Proyek strategis pembangunan Kampung Haji Indonesia di Mekkah, Arab Saudi, dipastikan memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) pada Desember 2026
Viral Nota Pembelian Mie Gacoan Ikut Ditaruh di Atas Piring Berisi Mi, Netizen: This is Disgusting

Viral Nota Pembelian Mie Gacoan Ikut Ditaruh di Atas Piring Berisi Mi, Netizen: This is Disgusting

Pemilih akun @allwinshihombing mengunggah postingan tentang kekecewaannya terhadap outlet Mie Gacoan yang ikut menaruh nota pembelian di atas piring berisi mi.
Menunggu Kejelasan MotoGP Qatar 2026 Akhir Pekan Ini, Pedro Acosta Pilih Berlibur ke Indonesia usai Grand Prix Malaysia

Menunggu Kejelasan MotoGP Qatar 2026 Akhir Pekan Ini, Pedro Acosta Pilih Berlibur ke Indonesia usai Grand Prix Malaysia

Pedro Acosta memilih menghabiskan waktu di Indonesia setelah menyelesaikan MotoGP Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang.

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT