Arema FC Punya Rekor Mengerikan saat Bertandang ke Markas Persija, Sang Pelatih Justru Beri Peringatan
- Arema FC Official
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Arema FC, Marcos Santos, angkat bicara mengenai rekor impresif Singo Edan ketika bertandang ke markas Persija Jakarta menjelang pertandingan pekan keenam Super League 2026/2027. Meski memiliki catatan positif dalam tiga kunjungan terakhir, juru taktik asal Brasil tersebut menegaskan bahwa statistik masa lalu bukan jaminan timnya mampu kembali meraih kemenangan.
Arema FC dijadwalkan menghadapi Persija Jakarta di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (21/10/2026). Pertandingan tersebut menjadi salah satu duel menarik pada pekan keenam Super League 2026/2027 karena mempertemukan dua tim besar yang sama-sama berambisi bangkit.
Menariknya, Arema FC memiliki catatan cukup mengesankan ketika menjalani pertandingan tandang menghadapi Persija dalam tiga musim terakhir. Singo Edan tercatat tidak pernah kalah dengan mengemas dua kemenangan dan satu hasil imbang dari tiga kunjungan terakhir ke markas Macan Kemayoran.
Catatan positif tersebut salah satunya diraih ketika Arema FC berhasil menumbangkan Persija dengan skor 2-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada musim 2025/2026. Sebelumnya, Singo Edan juga sukses membawa pulang kemenangan 3-1 dari Stadion Patriot Candrabhaga pada musim 2024/2025.
Sementara itu, pada musim 2023/2024, Arema FC berhasil menahan imbang Persija dengan skor 2-2 di Stadion Patriot Candrabhaga. Hasil tersebut melengkapi catatan tiga pertandingan tandang beruntun tanpa kekalahan yang dimiliki Singo Edan ketika menghadapi Macan Kemayoran.
Meski demikian, Marcos Santos enggan menjadikan rekor tersebut sebagai modal utama untuk menghadapi Persija. Ia menilai para pemain Arema FC tetap harus menunjukkan kerja keras, fokus, dan organisasi permainan yang baik apabila ingin mendapatkan hasil positif.
Marcos Santos menilai bahwa pertandingan melawan Persija kali ini akan menghadirkan tantangan berbeda dibandingkan pertemuan pada musim-musim sebelumnya. Menurutnya, perubahan komposisi pemain hingga jajaran pelatih membuat catatan masa lalu tidak bisa dijadikan patokan untuk menentukan hasil pertandingan.
"Menurut saya, catatan statistik memang penting sebagai referensi, tetapi angka-angka di atas kertas tidak ikut bermain di lapangan. Kami tetap harus turun ke lapangan, berjuang keras, menjaga fokus penuh, dan tampil terorganisasi," ujar Marcos Santos dalam sesi jumpa pers daring jelang laga, Selasa (20/10/2026).
"Laga kali ini berbeda; situasinya berbeda, susunan pemain dan pelatihnya pun berbeda. Ini adalah duel bergengsi antara dua tim besar di sepak bola Indonesia," tambahnya.
Di sisi lain, Arema FC datang ke markas Persija dengan membawa misi kebangkitan setelah menelan kekalahan pada pertandingan sebelumnya. Singo Edan harus mengakui keunggulan Garudayaksa FC sehingga gagal melanjutkan tren positif mereka pada awal musim.
Selain itu, Singo Edan ternyata juga belum meraih kemenangan dalam empat laga beruntun. Tim asal Malang tersebut tercatat meraih tiga hasil imbang dan satu kekalahan sejak pekan kedua Super League.
Kondisi tersebut membuat Arema FC berambisi kembali meraih hasil maksimal ketika menghadapi Persija. Namun, Singo Edan juga harus mewaspadai kekuatan Macan Kemayoran yang kini ditangani pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong.
Persija sendiri tengah berusaha bangkit setelah menelan kekalahan perdana dari Persita Tangerang dengan skor 2-3 pada pekan kelima Super League 2026/2027. Meski demikian, Macan Kemayoran masih bertahan di puncak klasemen sementara dengan koleksi 12 poin dari lima pertandingan.
Arema FC pun telah menyiapkan strategi untuk menghadapi permainan Persija, termasuk mengantisipasi transisi cepat yang menjadi salah satu kekuatan tim tuan rumah. Persiapan tersebut diharapkan dapat membantu Singo Edan memberikan perlawanan maksimal sekaligus mempertahankan catatan positif ketika bertandang ke markas Macan Kemayoran.
Sementara itu, bek Arema FC, Achmad Maulana, menegaskan bahwa seluruh pemain memiliki motivasi besar untuk bangkit setelah mendapatkan hasil kurang memuaskan pada pertandingan sebelumnya. Ia menilai situasi tersebut justru membuat skuad Singo Edan semakin bersemangat untuk memperlihatkan kemampuan terbaik saat menghadapi Persija.
"Rentetan hasil kurang baik itu justru membuat kami lebih kuat, lebih solid, dan kami akan menampilkan yang terbaik pada pertandingan melawan Persija nanti," pungkas Achmad Maulana. (igp/fan)
Load more