Usai Insiden Kekerasan, Persib U-18 Dapat Pendampingan Psikologis
- Persib Official
Program tersebut turut mendapat apresiasi dari tim pelatih Elite Pro Academy Persib, Imam Arief Fadhillah. Ia menilai perhatian terhadap kesehatan mental sangat diperlukan, terutama setelah pemain muda mengalami situasi yang mengancam rasa aman mereka.
“Program ini sangat baik untuk membantu anak-anak menjalani proses pemulihan,” kata Imam. Menurutnya, pengalaman penyerangan yang dialami rombongan bukan perkara mudah bagi pemain yang sedang berusaha membangun karier profesional.
Imam menjelaskan aktivitas latihan tim sebenarnya telah kembali berlangsung seperti biasa. Meski demikian, kondisi psikologis setiap pemain tetap harus mendapatkan perhatian agar mereka dapat menjalani proses pembinaan secara optimal.
Kabar positif juga datang dari salah satu pemain Persib U-18, Muhammad Erlangga Fajriawan, yang mulai kembali menjalani rutinitas bersama tim. Pemain yang akrab disapa Fajri itu mengungkapkan bahwa kondisi fisiknya terus menunjukkan perkembangan positif.
“Alhamdulillah, kondisi fisik saya semakin baik dan sekarang sudah kembali menjalani latihan seperti biasa,” ungkap Fajri. Ia kini berusaha mengembalikan fokusnya pada sepak bola setelah melewati pengalaman tidak menyenangkan tersebut.
“Saya berusaha untuk tidak terus-menerus memikirkan kejadian kemarin dan mencoba fokus menjalani aktivitas ke depan,” lanjutnya.
Fajri berharap dirinya dan rekan-rekan setim dapat kembali bermain tanpa beban serta memberikan penampilan terbaik bagi Persib.
Sebelumnya, insiden yang menimpa Persib U-18 juga mendapat kecaman keras dari PSSI dan operator kompetisi I.League. Kedua pihak menegaskan bahwa tindakan kekerasan terhadap rombongan sepak bola tidak dapat dibenarkan dalam situasi apa pun.
Load more