News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pimpin ASIOP Juara Piala Soeratin U-13, Fakhri Husaini Titip Pesan untuk PSSI soal Pembinaan Usia Dini

Direktur Teknik ASIOP sekaligus eks pelatih Timnas Indonesia kelompok usia, Fakhri Husaini, sampaikan pesan penting buat PSSI usai juara Piala Soeratin 2026.
Senin, 26 Oktober 2026 - 20:15 WIB
Eks Pelatih Timnas Indonesia U-16 dan U-19, Fakhri Husaini
Sumber :
  • instagram.com/coachfakhri

Jakarta, tvOnenews.com - Direktur Teknik ASIOP sekaligus mantan pelatih Timnas Indonesia kelompok usia, Fakhri Husaini, menyampaikan pesan penting kepada PSSI setelah timnya menjuarai Piala Soeratin 2026. Ia meminta federasi memaksimalkan potensi para pemain muda lokal.

Seperti diketahui, ASIOP berhasil menjuarai Piala Soeratin U-13 2026 setelah mengalahkan Persebaya Surabaya di partai final. ASIOP memastikan gelar juara melalui adu penalti dengan skor 4-2 dalam laga di PSSI Training Center, Ibu Kota Nusantara, Sabtu (24/10/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Empat penendang ASIOP berhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna dalam babak adu penalti. Sebaliknya, dua dari empat eksekutor awal Persebaya gagal mencetak gol sehingga kemenangan menjadi milik ASIOP.

Gelar ini terasa istimewa setelah ASIOP dua kali gagal di partai final. Pada edisi 2024, mereka kalah dari Persikutim Kutai Timur melalui adu penalti, lalu takluk 1-2 dari Persib pada 2025.

Keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja keras seluruh elemen tim. Fakhri menilai dukungan manajemen, dedikasi tim pelatih, dan kedisiplinan pemain menjadi bagian penting dari perjalanan ASIOP hingga meraih gelar juara.

Mantan pelatih Timnas Indonesia U-16 dan U-19 itu juga menegaskan bahwa keberhasilan timnya bukan sekadar faktor keberuntungan. Menurutnya, ASIOP mampu menunjukkan permainan dominan sejak fase grup hingga pertandingan final.

"Statistik menunjukkan bahwa mereka melakukan lebih banyak ball possession, passing, hingga breaking line pass," ujar Fakhri kepada tvOnenews.com. Catatan tersebut menjadi salah satu indikator permainan yang diterapkan timnya sepanjang turnamen.

Selain itu, Fakhri turut menyampaikan apresiasi kepada PSSI atas terselenggaranya kompetisi tersebut. Ia berharap Piala Soeratin terus menjadi wadah bagi para pemain muda untuk mengasah kemampuan dan mendapatkan pengalaman bertanding.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada PSSI yang telah memfasilitasi pelaksanaan turnamen Piala Soeratin ini," tuturnya. Namun, menurutnya, pembinaan pemain muda membutuhkan lebih banyak kesempatan untuk berkompetisi secara teratur.

Fakhri menilai agenda kompetisi usia dini perlu diperbanyak agar semakin banyak talenta lokal mendapat kesempatan berkembang. Ia berharap PSSI tidak hanya mengandalkan turnamen yang selama ini menjadi bagian dari kalender resmi.

"Selama ini kan kita hanya mengenal ada Soeratin sama EPA (Elite Pro Academy) saja yang menjadi kalender resminya PSSI," paparnya. Ia mendorong federasi menghadirkan lebih banyak kompetisi yang dapat menjangkau pemain muda di berbagai daerah.

Menurut Fakhri, kesempatan bertanding sangat penting untuk membantu pemain mengembangkan kemampuan teknis dan pemahaman taktik. Kompetisi yang berkelanjutan juga dapat menjadi sarana untuk mengukur perkembangan pemain sejak usia dini.

Selain menambah agenda pertandingan, peningkatan kualitas pelatih juga menjadi perhatian penting. Fakhri menilai PSSI perlu memperkuat pengembangan tenaga pendidik pelatih atau coach educator yang memiliki kompetensi memadai.

Keberadaan coach educator dinilai penting untuk membantu pelatih menerapkan metode pembinaan yang sesuai dengan kebutuhan pemain muda. Dengan begitu, proses pengembangan bakat tidak hanya berfokus pada hasil pertandingan, tetapi juga pada kualitas permainan dan perkembangan individu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fakhri berharap pembinaan yang terarah dapat membuka jalan bagi lahirnya lebih banyak pemain berkualitas. Menurutnya, kombinasi kompetisi yang rutin dan pelatih yang kompeten menjadi bagian penting dalam membangun masa depan sepak bola Indonesia.

(sub)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Baru Saja Ditahan, Mantan Bupati Gowa Husniah Talenrang Ajukan Penangguhan Penahanan

Baru Saja Ditahan, Mantan Bupati Gowa Husniah Talenrang Ajukan Penangguhan Penahanan

Mantan Bupati Gowa, Husniah Talenrang resmi mendekam di Rutan Tahti Polda Sulawesi Selatan setelah menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Kortas Tipidkor.
Hekrafnas 2026: Saat Kreativitas Berpadu dengan Aksi Kemanusiaan untuk Warga Terdampak Karhutla

Hekrafnas 2026: Saat Kreativitas Berpadu dengan Aksi Kemanusiaan untuk Warga Terdampak Karhutla

Rangkaian peringatan Hari Ekonomi Kreatif Nasional (Hekrafnas) 2026 turut diwarnai dengan kolaborasi berbagai pihak baik pemerintah maupun swasta dalam mendukung pertumbuhannya di Indonesia.
Kritik Kualitas Rumput JIS, Rizky Ridho: Persija Jakarta Targetnya Juara tapi Lapangannya Seperti Ini

Kritik Kualitas Rumput JIS, Rizky Ridho: Persija Jakarta Targetnya Juara tapi Lapangannya Seperti Ini

Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, melayangkan kekecewaannya terhadap kualitas rumput Jakarta Internasional Stadium (JIS) yang dinilai sangat buruk.
Shin Tae-yong Kritik Kualitas Lapangan JIS Usai Persija Menang atas Persik: Seperti Ini Tak Boleh untuk Sepak Bola! 

Shin Tae-yong Kritik Kualitas Lapangan JIS Usai Persija Menang atas Persik: Seperti Ini Tak Boleh untuk Sepak Bola! 

Pelatih Persija, Shin Tae-yong, lontarkan kritik keras terhadap lapangan JIS. Ia menilai bahwa kualitas rumput di stadion tersebut tak layak untuk sepak bola. 
Siap Siaga di Lapangan: BPSDM Kemendagri Gembleng Petugas Damkar Biar Makin Jago dan Sigap

Siap Siaga di Lapangan: BPSDM Kemendagri Gembleng Petugas Damkar Biar Makin Jago dan Sigap

Pemerintah terus berkomitmen untuk memperkuat kompetensi terhadap aparatur pemadam kebakaran (Damkar).
Reaksi Keras Erick Thohir soal Kematian Remaja Usai Laga Garudayaksa Vs Persib, Siapkan Sanksi Berat hingga Pengurangan Poin

Reaksi Keras Erick Thohir soal Kematian Remaja Usai Laga Garudayaksa Vs Persib, Siapkan Sanksi Berat hingga Pengurangan Poin

Ketum PSSI, Erick Thohir, mendesak kepolisian mengusut tuntas kasus seorang remaja yang meninggal dunia setelah pertandingan Garudayaksa FC melawan Persib.

Trending

Suami Siri Diduga Mutilasi Ibu dan Anak di Madiun, Jasad Dibakar dan Digiling untuk Hilangkan Jejak

Suami Siri Diduga Mutilasi Ibu dan Anak di Madiun, Jasad Dibakar dan Digiling untuk Hilangkan Jejak

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur mengungkap dugaan pembunuhan terhadap Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, AGF (4).
AFC Rilis Jadwal Baru Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Garuda Langsung Hadapi Jepang Sore Hari

AFC Rilis Jadwal Baru Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Garuda Langsung Hadapi Jepang Sore Hari

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) merilis jadwal Piala Asia 2027 yang berlangsung di Arab Saudi. Timnas Indonesia memulai perjuangan dengan menghadapi Jepang.
Psikolog Khawatirkan Tren Orang Tua Pakai Jasa Polisi Anak: Bagaimana ketika Anak Sudah Dewasa Lihat Videonya?

Psikolog Khawatirkan Tren Orang Tua Pakai Jasa Polisi Anak: Bagaimana ketika Anak Sudah Dewasa Lihat Videonya?

Psikolog di bidang kognitif dan perkembangan, Doktor Okina Fitriani menguraikan dampak tren video orang tua mendidik anak lewat jasa TikToker polisi anak 84.
Awal Mula Kasus Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak oleh Suami Siri Terungkap, Ternyata Gara-gara Hal Ini

Awal Mula Kasus Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak oleh Suami Siri Terungkap, Ternyata Gara-gara Hal Ini

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur mengungkap pembunuhan sadis itu menimpa Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, berinisial AGF (4).
Jawa Barat Juara Umum Kejurnas Tinju Amatir 2026, AHY Singgung Mental Juara

Jawa Barat Juara Umum Kejurnas Tinju Amatir 2026, AHY Singgung Mental Juara

Kontingen Jawa Barat membawa pulang Piala Menko Infrastruktur usai menjadi juara umum di Kejurnas Tinju Amatir 2026, yang digelar di Pluit Village Mall, Jakarta Utara, Minggu malam (25/10/2026).
Bobotoh Tewas Bersimbah Darah Usai Nonton Laga Persib vs Garudayaksa di Bogor, Polisi Turun Tangan

Bobotoh Tewas Bersimbah Darah Usai Nonton Laga Persib vs Garudayaksa di Bogor, Polisi Turun Tangan

Seorang remaja berinisial ARK (16), suporter Persib Bandung atau Bobotoh, meninggal dunia setelah menonton pertandingan Persib Bandung melawan Garudayaksa FC.
Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Berikut Titik Lokasi yang Rawan Razia

Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Berikut Titik Lokasi yang Rawan Razia

Operasi Patuh 2026 resmi digelar mulai hari ini, Senin, 26 Oktober 2026 hingga Minggu, 8 November 2026, ini titik lokasi yang rawan razia selama penindakan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT