News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Reaksi Keras Erick Thohir soal Kematian Remaja Usai Laga Garudayaksa Vs Persib, Siapkan Sanksi Berat hingga Pengurangan Poin

Ketum PSSI, Erick Thohir, mendesak kepolisian mengusut tuntas kasus seorang remaja yang meninggal dunia setelah pertandingan Garudayaksa FC melawan Persib.
Senin, 26 Oktober 2026 - 22:33 WIB
Ketua Umum PSSI Erick Thohir
Sumber :
  • tvonenews.com - Ilham Giovani

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) sekaligus Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mendesak kepolisian mengusut tuntas kasus seorang remaja yang meninggal dunia setelah pertandingan Garudayaksa FC melawan Persib Bandung. Ia menegaskan bahwa keselamatan suporter harus menjadi tanggung jawab bersama dan setiap tindakan kekerasan di lingkungan sepak bola wajib ditangani secara tegas.

Pernyataan tersebut disampaikan Erick Thohir menyusul penyelidikan Polres Bogor terkait meninggalnya seorang remaja berinisial ARK. Korban ditemukan di Jalan Raya Jakarta–Bogor KM 50, Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, pada Minggu (25/10/2026) malam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Remaja tersebut diduga meninggal dunia setelah pulang menyaksikan pertandingan Garudayaksa FC menghadapi Persib Bandung di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor. Dalam pertandingan pekan ketujuh Super League 2026/2027 tersebut, Maung Bandung berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-1.

Erick Thohir menilai keselamatan suporter merupakan hal penting yang tidak boleh diabaikan dalam penyelenggaraan pertandingan sepak bola. Menurutnya, seluruh pihak harus bertanggung jawab untuk memastikan para pendukung dapat menyaksikan pertandingan dan kembali ke rumah dengan selamat.

Ia juga menekankan bahwa penanganan insiden kekerasan harus dilakukan berdasarkan lokasi serta bentuk pelanggaran yang terjadi. Kekerasan di dalam stadion perlu ditangani melalui regulasi sepak bola, sedangkan dugaan tindak pidana di luar stadion menjadi kewenangan aparat penegak hukum.

“Yang namanya suporter itu harus pulang ke rumah dengan selamat. Tentu kami dari Menpora dan juga mendukung, saya sebagai Ketua PSSI, harus ada tanggung jawab bersama,” ujar Erick di Jakarta pada Senin (26/10/2026).

Selain menyoroti keselamatan suporter, Erick Thohir turut menyinggung pentingnya pemberian hukuman berat terhadap pelanggaran yang terjadi di lingkungan pertandingan. Ia bahkan mendorong penerapan sanksi pengurangan poin bagi klub apabila terjadi kerusuhan serius di dalam stadion.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Erick menilai hukuman tersebut diperlukan untuk memberikan efek jera sekaligus mencegah terulangnya tragedi besar dalam sepak bola Indonesia. Ketua Umum PSSI itu secara khusus menyinggung Tragedi Kanjuruhan sebagai peristiwa yang tidak boleh kembali terjadi.

“Kalau masih terjadi, ya, hal seperti Kanjuruhan, ya, itu mohon maaf, sudahlah pengurangan poin sebanyak-banyaknya saja, biar ada jera,” kata Erick.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jalani Hukuman 8 Tahun Lebih, Eks Bupati Tulungagung Syahri Mulyo Keluar Lapas Hari Ini

Jalani Hukuman 8 Tahun Lebih, Eks Bupati Tulungagung Syahri Mulyo Keluar Lapas Hari Ini

Mantan Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo, dijadwalkan menghirup udara bebas pada hari ini, Selasa (27/10). 
Amanda Manopo Curhat Dibully saat Kurus hingga Hamil, Sempat Dituduh Pakai Narkoba

Amanda Manopo Curhat Dibully saat Kurus hingga Hamil, Sempat Dituduh Pakai Narkoba

Amanda Manopo mengungkap pengalaman pahit menjadi korban bullying terkait perubahan bentuk tubuhnya. Bahkan, saat bertubuh kurus, istri Kenny Austin itu sempat.
Sampai Geleng-geleng Kepala, Pelatih dan Pemain Persik Kompak Sebut Kekalahan dari Persija Akibat Buruknya Kondisi Lapangan

Sampai Geleng-geleng Kepala, Pelatih dan Pemain Persik Kompak Sebut Kekalahan dari Persija Akibat Buruknya Kondisi Lapangan

Pelatih Persik, Marcos Reina, menyebut bahwa penyebab kekalahan timnya karena buruknya lapangan. Bahkan, perwakilan pemain, Marcelo Djalo sampai geleng kepala.
Detik-Detik Bobotoh Persib Usia 16 Tahun Dibacok Hingga Tewas di Bogor, Pelaku Buang Celurit ke Selokan

Detik-Detik Bobotoh Persib Usia 16 Tahun Dibacok Hingga Tewas di Bogor, Pelaku Buang Celurit ke Selokan

Polisi mengungkap kronologi pembacokan berujung meninggal dunia terhadap Bobotoh Persib inisial ARK oleh pria, MR di Jalan Raya Jakarta Bogor, Minggu (25/10).
Ditengarai Libatkan Perusahaan Asing, Kementerian ESDM Periksa Kebun Sawit yang Jalankan Usaha Tambang

Ditengarai Libatkan Perusahaan Asing, Kementerian ESDM Periksa Kebun Sawit yang Jalankan Usaha Tambang

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan melakukan pengawasan serta inspeksi terhadap perkebunan kelapa sawit yang disinyalir melakukan praktik pertambangan tanpa izin.
Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Sejumlah pembeli apartemen di Surabaya dan sekitarnya mengaku belum menerima Akta Jual Beli (AJB) dan Sertifikat Hak Milik Satuan Rumah Susun (SHMSRS), meski pembayaran unit telah lunas

Trending

Sampai Geleng-geleng Kepala, Pelatih dan Pemain Persik Kompak Sebut Kekalahan dari Persija Akibat Buruknya Kondisi Lapangan

Sampai Geleng-geleng Kepala, Pelatih dan Pemain Persik Kompak Sebut Kekalahan dari Persija Akibat Buruknya Kondisi Lapangan

Pelatih Persik, Marcos Reina, menyebut bahwa penyebab kekalahan timnya karena buruknya lapangan. Bahkan, perwakilan pemain, Marcelo Djalo sampai geleng kepala.
Amanda Manopo Curhat Dibully saat Kurus hingga Hamil, Sempat Dituduh Pakai Narkoba

Amanda Manopo Curhat Dibully saat Kurus hingga Hamil, Sempat Dituduh Pakai Narkoba

Amanda Manopo mengungkap pengalaman pahit menjadi korban bullying terkait perubahan bentuk tubuhnya. Bahkan, saat bertubuh kurus, istri Kenny Austin itu sempat.
Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Sejumlah pembeli apartemen di Surabaya dan sekitarnya mengaku belum menerima Akta Jual Beli (AJB) dan Sertifikat Hak Milik Satuan Rumah Susun (SHMSRS), meski pembayaran unit telah lunas
Ditengarai Libatkan Perusahaan Asing, Kementerian ESDM Periksa Kebun Sawit yang Jalankan Usaha Tambang

Ditengarai Libatkan Perusahaan Asing, Kementerian ESDM Periksa Kebun Sawit yang Jalankan Usaha Tambang

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan melakukan pengawasan serta inspeksi terhadap perkebunan kelapa sawit yang disinyalir melakukan praktik pertambangan tanpa izin.
Alexander Volkanovski Ngotot Tantang Justin Gaethje, Siap Pensiun Usai Rebut Gelar Kelas Ringan UFC

Alexander Volkanovski Ngotot Tantang Justin Gaethje, Siap Pensiun Usai Rebut Gelar Kelas Ringan UFC

Alexander Volkanovski kembali tegaskan ambisinya untuk menantang Justin Gaethje demi merebut gelar kelas ringan UFC. Petarung Australia itu bahkan siap pensiun.
Detik-Detik Bobotoh Persib Usia 16 Tahun Dibacok Hingga Tewas di Bogor, Pelaku Buang Celurit ke Selokan

Detik-Detik Bobotoh Persib Usia 16 Tahun Dibacok Hingga Tewas di Bogor, Pelaku Buang Celurit ke Selokan

Polisi mengungkap kronologi pembacokan berujung meninggal dunia terhadap Bobotoh Persib inisial ARK oleh pria, MR di Jalan Raya Jakarta Bogor, Minggu (25/10).
Jalani Hukuman 8 Tahun Lebih, Eks Bupati Tulungagung Syahri Mulyo Keluar Lapas Hari Ini

Jalani Hukuman 8 Tahun Lebih, Eks Bupati Tulungagung Syahri Mulyo Keluar Lapas Hari Ini

Mantan Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo, dijadwalkan menghirup udara bebas pada hari ini, Selasa (27/10). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT