News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Insiden Kekerasan di Super League Makin Marak, Erick Thohir Peringatkan Klub-Klub: Bisa Dikurangi Poinnya

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menanggapi maraknya insiden kekerasan di Super League. Klub-klub terancam mendapatkan hukuman berat akibat perilaku suporternya.
Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:33 WIB
Ketua Umum PSSI Erick Thohir
Sumber :
  • tvonenews.com - Ilham Giovani

 

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menanggapi maraknya insiden kekerasan di Super League. Klub-klub terancam mendapatkan hukuman berat akibat perilaku suporternya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Super League musim 2026-2027 bergulir dengan seru di atas lapangan dengan Persija Jakarta menguasai puncak klasemen, disusul Dewa United. Persib Bandung masih terlelap di peringkat kelima, namun selalu menjadi ancaman untuk pemuncak klasemen.

Namun, yang terjadi di luar lapangan tidaklah sebaik dengan hiburan di atas lapangan. Banyak kejadian tidak menyenangkan terjadi, seperti insiden-insiden kekerasan.

Yang paling parah adalah meninggal dunianya seorang pendukung Persib Bandung di Bogor. Mendiang menjadi korban kekerasan setelah menyaksikan Maung Bandung menghadapi Garudayaksa di Stadion Pakansari, Cibinong.

Erick Thohir diminta tanggapannya dan menekankan bahwa klub dan liga sudah memiliki kebijakannya. Klub pun menyadari bahwa hal seperti ini bukanlah hal yang mereka inginkan ketika nyawa suporter menjadi ancaman.

“Enggak, posisi kami PSSI jelas bahwa kita meminta liga dan klub-klub untuk bertindak tegas. Itu ada aturan mainnya semua, enggak usah diputar-putar. Ketika ada pertandingan away, tentu kalau ada hal-hal yang tidak baik, saya rasa liga dan klub sudah mengambil kebijakan,” kata Erick di Jakarta pada Rabu (28/10/2026).

“Ada beberapa klub yang tidak boleh away untuk lawan tertentu. Klub-klub sendiri menyadari bahwa ini sebuah kegiatan yang tidak baik buat bangsa kita, ketika ada suporter yang tidak bisa pulang ke rumah dengan selamat, ya,” tambahnya.

Erick menekankan yang mungkin diatur adalah hal yang terjadi di lapangan, karena jika di luar lapangan sudah menjadi ranahnya kepolisian. Yang jelas, PSSI tidak menginginkan hal seperti ini terjadi lagi, jadi ancaman serius pun membayangi klub jika suporternya tidak disiplin dan bahkan bertindak keras.

“Nah, tentu kalau kondisi di dalam lapangan, di luar lapangan berbeda. Di luar lapangan tentu saya apresiasi oleh pihak kepolisian yang cepat menuntaskan beberapa isu kriminalisasi dengan cepat, ya, bahkan ada yang 1x24 jam langsung ditangkap,” katanya.

“Pertemuan saya dengan Bapak Kapolri juga kemarin secara tertutup. Ya, mungkin 1-2 minggu lagi kita akan umumkan bahwa komitmen Kapolri dengan PSSI juga solid bagaimana menindak para kriminal itu di luar pertandingan. Kalau di dalam pertandingan sendiri kita sudah pernah mengalami peristiwa Kanjuruhan, saya rasa tidak bisa ditoleransi,” tambahnya.

“Ya, kita PSSI keras. Tidak hanya tentu klubnya ditindaklanjuti, suporter, bahkan juga pengurangan poin yang memang harus dijalankan kalau memang kondisi ini tidak bisa dijaga keharmonisan seperti yang kita harapkan,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rentetan peristiwa ini sangat disayangkan karena Super League baru kembali membolehkan suporter untuk tandang. Namun sayangnya dinodai oleh aksi-aksi kekerasan di luar lapangan.

“Kita sudah 3 tahun tidak ada penonton away. Sekarang oleh FIFA diberikan kelonggaran untuk baru musim ini. Nah, tentu hal-hal ini yang saya rasa kita harus pastikan ini bisa menjadi keteguhan sama-sama antara liga dan klub, ya, menjaga keharmonisan ini,” tuturnya. (rda)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Indonesia U-15 Tantang Prancis di Semifinal Peringkat 69-72 Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA

Timnas Indonesia U-15 Tantang Prancis di Semifinal Peringkat 69-72 Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA

Timnas Indonesia U-15 tersingkir dari babak perempat final Tier C perebutan peringkat 65-72 dunia setelah kalah dari Luksemburg pada Kamis (29/10/2026). 
Tak Cukup Hanya dengan Hentikan Gyselle Silva! Media Korea Bedah Kekuatan Rahasia GS Caltex di Musim Ini

Tak Cukup Hanya dengan Hentikan Gyselle Silva! Media Korea Bedah Kekuatan Rahasia GS Caltex di Musim Ini

GS Caltex sukses merebut gelar juara KOVO Cup 2026 setelah menaklukkan Hi Pass dalam pertandingan final yang berlangsung sengit.
Niat Tolong Siswi SMP, Lansia di Lamongan Justru Tewas usai Diduga Jadi Korban Penganiayaan

Niat Tolong Siswi SMP, Lansia di Lamongan Justru Tewas usai Diduga Jadi Korban Penganiayaan

Kasus dugaan penganiayaan yang menyebabkan seorang lansia meninggal dunia di Lamongan, Jawa Timur, menjadi sorotan setelah kronologinya viral di media sosial.
Pihak Sarwendah Sebut Video Call Ruben Onsu Bisa Dijadikan Bukti Persidangan, Ini Alasannya

Pihak Sarwendah Sebut Video Call Ruben Onsu Bisa Dijadikan Bukti Persidangan, Ini Alasannya

Pihak Sarwendah menyebut video call Ruben Onsu sah dijadikan bukti Sidang Hak Asuh Anak karena mendapat izin salah satu pihak dan telah diverifikasi ahli.
Buku "We Buy from Indonesia" Soft Launching di Pembukaan Rapimnas Kadin 2026

Buku "We Buy from Indonesia" Soft Launching di Pembukaan Rapimnas Kadin 2026

Buku “We Buy from Indonesia” soft launching di pembukaan Rapimnas Kadin, Kamis (29/10/2026).
Anindya Bakrie Kutip Data IMF: Indonesia Justru Jadi 'Bright Spot' di Tengah Ketidakpastian Global

Anindya Bakrie Kutip Data IMF: Indonesia Justru Jadi 'Bright Spot' di Tengah Ketidakpastian Global

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie menegaskan fundamental ekonomi Indonesia masih kuat di tengah tantangan global. Hal

Trending

Hasil Hitung Suara Sementara Pemilu Israel 2026: Benjamin Netanyahu Ungguli Gadi Eisenkot

Hasil Hitung Suara Sementara Pemilu Israel 2026: Benjamin Netanyahu Ungguli Gadi Eisenkot

Koalisi Benjamin Netanyahu unggul tipis atas oposisi Gadi Eisenkot dalam hasil hitung sementara Pemilu Israel 2026 yang digelar pada Selasa, 27 Oktober lusa.
Timnas Indonesia Terancam Batal Away ke Timur Tengah, Erick Thohir Siapkan Opsi Ini

Timnas Indonesia Terancam Batal Away ke Timur Tengah, Erick Thohir Siapkan Opsi Ini

Situasi Timur Tengah yang belum stabil mengancam agenda FIFA Matchday November 2026. Erick Thohir membuka opsi negara dan lawan pengganti bagi Timnas Indonesia.
Link Live Streaming Liga Voli Vietnam 2026: Mulai Siang Ini Ada Rivan Nurmulki Vs Boy Arnez, Farhan Halim Main Lagi

Link Live Streaming Liga Voli Vietnam 2026: Mulai Siang Ini Ada Rivan Nurmulki Vs Boy Arnez, Farhan Halim Main Lagi

Link live streaming Liga Voli Vietnam 2026 putaran kedua pada Kamis (29/10/2026), di mana tiga pemain Timnas Voli Indonesia kembali tampil. Rivan Nurmulki akan melawan Boy Arnez dan Farhan Halim juga unjuk gigi.
Jadwal Timnas Indonesia U-15 di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA: Tampil di Perempat Final Tier C, Berpeluang Lawan Prancis

Jadwal Timnas Indonesia U-15 di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA: Tampil di Perempat Final Tier C, Berpeluang Lawan Prancis

Usai dua hasil positif di babak 32 dan 16 besar Tier C, Timnas Indonesia U-15 akan tampil di babak perempat final untuk memperebutkan peringkat 65-72 dunia di babak semifinal Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026.
Viral Eks Napi Tolak Diberi Uang Cuma-cuma di Transjakarta, Akui Butuh Hal Ini Selain Pekerjaan Halal

Viral Eks Napi Tolak Diberi Uang Cuma-cuma di Transjakarta, Akui Butuh Hal Ini Selain Pekerjaan Halal

Kisah seorang pria bernama Pak Gigin menjadi perbincangan warganet setelah kisahnya viral di media sosial. Eks narapidana itu tolak diberi uang cuma-cuma.
Link Live Streaming Timnas Indonesia U-15 Vs Luksemburg di Perempat Final Piala Dunia U-15 2026

Link Live Streaming Timnas Indonesia U-15 Vs Luksemburg di Perempat Final Piala Dunia U-15 2026

Timnas Indonesia U-15 akan menantang Luksemburg di perempat final Piala Dunia U-15 2026. Mereka berhasil melalui hadangan dari Moldova dan Panama pada Rabu (28/10/2026) kemarin.
Saat Keluarga Curiga Ibu-Anak di Madiun Tak Ada Kabar, Ini Respons Tersangka Pembunuhan Setiap Ditanya

Saat Keluarga Curiga Ibu-Anak di Madiun Tak Ada Kabar, Ini Respons Tersangka Pembunuhan Setiap Ditanya

Di saat pihak keluarga curiga ibu-anak di Madiun tak ada kabar sejak 20 September 2026, tersangka pembunuhan tidak merespons.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT