News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bungkam Persis 2-1, Pelatih PSS: Kami Bermain Sangat Buruk

PSS Sleman akhirnya merasakan kembali kemenangan di kandang setelah membungkam tamunya, Persis Solo, Sabtu malam (10/9/2022). Laga yang digelar di Stadion Maguwoharjo itu berakhir dengan skor 2-1.
Minggu, 11 September 2022 - 14:05 WIB
Laga PSS vs Persis berkahir dengan skor 2-1. (dok PSS)
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetiyo

Sleman, DIY - PSS Sleman akhirnya merasakan kembali kemenangan di kandang setelah membungkam tamunya, Persis Solo, Sabtu malam (10/9/2022). Laga yang digelar di Stadion Maguwoharjo itu berakhir dengan skor 2-1.

Dua gol kemenangan Super Elja dicetak lewat bunuh diri bek Persis Fabiano Beltrame pada menit ke-57 dan tendangan Irkham Mila pada menit ke-68. Satu-satunya gol balasan Laskar Sambernyawa dihasilkan melalui striker gaek Samsul Arif pada menit ke-90+3.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro mengaku bersyukur timnya bisa meraih tiga poin meskipun sebenarnya bermain sangat buruk.

"Hasil pasti kami syukuri. Itu yang pertama dan ini pasti campur tangan Tuhan. Bagaimana enggak? Kami bermain sangat buruk, tapi kami memenangkan pertandingan. Ini yang kita syukuri. Artinya memang Tuhan menginginkan kami menang, walaupun bermain sangat jelek," kata Seto seusai laga.

Seto menjelaskan, salah satu faktor yang membuat timnya bermain jelek karena para pemain terbebani dengan hasil-hasil minor sebelumnya. Sebagai catatan, PSS mengalami dua kali kekalahan beruntun di kandang atas Persib Bandung (19/8/2022) dan Persebaya Surabaya (27/8/2022).

Hal itu disebut Seto menjadi salah satu faktor yang membuat anak asuhnya bermain jelek saat melawan Persis. Selain pengaturan permainan, menurut Seto, cara bertahan timnya juga terbilang kacau.

"Mudah-mudahan kami bisa evaluasi, bicara dari hati ke hati. Harapannya, dengan kemenangan ini sedikit meringankan beban mereka," terang pelatih berlisensi AFC Pro itu.

Meski begitu, Seto menilai kemenangan ini sangat berarti untuk Laskar Sembada. Tiga poin dari Persis akan mengangkat moral dan motivasi Miftahul Hamdi dan kawan-kawan untuk menatap laga selanjutnya.

Kemenangan atas Persis Solo juga disyukuri para pemain, termasuk Kim Kurniawan. Menurutnya, dalam sepak bola, yang penting adalah hasil akhir.

"Walaupun permainan belum maksimal, tapi kita memenangkan pertandingan dan itu yang penting untuk saat ini karena kita benar-benar membutuhkan tiga poin ini, jadi kita syukuri, tapi tentunya kita tetap mengevaluasi keadaan kita dan perbaiki kekurangan yang tentunya masih ada," ujarnya.

Setelah kemenangan ini, PSS akan melakoni laga tandang melawan Persikabo 1973 pada Kamis (15/9/2022). Kim bertekad melanjutkan tren positif tak pernah kalah di partai away.

Dari empat laga tandang, PSS selalu bisa mencuri poin dari tuan rumah. Mereka imbang tiga kali, yakni melawan Rans Nusantara (3-3), Arema FC (0-0), dan Dewa United (0-0). Ze Valente dan kolega bahkan menang sekali di kandang Persik Kediri dengan skor 0-2.

"Kita ingin melanjutkan tren selalu mengambil poin away. Mudah-mudahan pertandingan besok dengan tiga poin hari ini kita bisa lebih percaya diri dan bisa memberikan permainan yang lebih bagus dan dengan hasil yang lebih bagus di pertandingan besok," harap Kim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan kemenangan ini, PSS berada di posisi 8 klasemen sementara dengan poin 12. Super Elang Jawa meraih 3 kali menang, 3 imbang, dan 3 kali kekalahan. (Apo/Ard)

 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Andai Era John Herdman Dimulai Usai Shin Tae-yong, Peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar

Andai Era John Herdman Dimulai Usai Shin Tae-yong, Peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar

Pelatih Bulgaria nilai Timnas Indonesia sudah setara tim Eropa menengah. Andai John Herdman melatih lebih awal, peluang ke Piala Dunia 2026 masih terbuka.
Kabupaten Garut Dihantui Kabar Buruk, BPBD Minta Warga Bersiap Hadapi Ancaman Ini

Kabupaten Garut Dihantui Kabar Buruk, BPBD Minta Warga Bersiap Hadapi Ancaman Ini

Kabar buruk menghantui warga Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar) dalam beberapa waktu terakhir.
BULOG Tindaklanjuti Aspirasi Petani dan Pastikan Serap Tebu Petani Blora melalui PT GMM Sesuai Harga Pemerintah

BULOG Tindaklanjuti Aspirasi Petani dan Pastikan Serap Tebu Petani Blora melalui PT GMM Sesuai Harga Pemerintah

Direktur Utama Perum BULOG Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, melakukan kunjungan kerja ke PT Gendhis Multi Manis (GMM) di Blora pada Jum'at (03/04).
Radja Nainggolan Akhirnya Blak-blakan Soal Alasan Menyesal Tidak Bela Timnas Indonesia, Ternyata Pernah Dibuat Sakit Hati

Radja Nainggolan Akhirnya Blak-blakan Soal Alasan Menyesal Tidak Bela Timnas Indonesia, Ternyata Pernah Dibuat Sakit Hati

Radja Nainggolan blak-blakan ungkap tiga alasan besar penyesalannya tidak membela Timnas Indonesia dan pilih Belgia sepanjang kariernya.
Media Vietnam Heran, Drama Passportgate Memanas di Belanda, tapi Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Tetap Aman Bela Garuda

Media Vietnam Heran, Drama Passportgate Memanas di Belanda, tapi Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Tetap Aman Bela Garuda

Timnas Indonesia kembali jadi sorotan usai skandal 'Passportgate' mengguncang sepak bola Belanda dan menyeret sejumlah pemain keturunan. Media Vietnam heran.
Berhasil Gulung Jakarta Garuda Jaya Tiga Set Langsung, Erwin Rusni Sebut Para Pemain LAvAni Belum Tampil Maksimal

Berhasil Gulung Jakarta Garuda Jaya Tiga Set Langsung, Erwin Rusni Sebut Para Pemain LAvAni Belum Tampil Maksimal

LavAni berhasil mengantongi kemenangan pertamanya di babak final four Proliga 2026 setelah mereka sukses membungkam Jakarta Garuda Jaya.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT