GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kalah Lagi di Kandang, Pelatih PSS Sleman Ungkap Faktor Penyebabnya

PSS Sleman kembali menelan kekalahan di kandangnya sendiri Stadion Maguwoharjo. Laga PSS vs Persita berakhir 1-2. Pelatih kepala PSS Seto ungkap penyebabnya
  • Reporter :
  • Editor :
Jumat, 30 September 2022 - 08:40 WIB
Laga PSS vs Persita berakhir 1-2 (dok PSS)
Sumber :
  • Tvonenews.com/Andri Prasetiyo

Sleman, DIY - PSS Sleman kembali menelan kekalahan di kandangnya sendiri Stadion Maguwoharjo. Menjamu Persita Tangerang pada Kamis (29/9/2022) malam, Super Elja takluk dengan skor 1-2.

PSS Sleman sebenarnya sempat unggul terlebih dahulu melalui tandukan Kim Kurniawan pada menit ke-32 memanfaatkan umpan Bagus Nirwanto. Namun Persita langsung membalas lewat tendangan Wildan Ramdhani menit ke-37.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Babak kedua baru berjalan 5 menit, Osas Marvellous Saha mencetak gol untuk Pendekar Cisadane. Gol tersebut sekaligus menjadi pembeda pada laga ini.

Hasil ini menjadi kekalahan ke empat Laskar Sembada di kandang dari total 5 kekalahan musim ini. Sebelumnya PSS kalah dari PSM Makassar (1-2), Persib Bandung (0-1), Persebaya (0-1), dan terakhir Persikabo 1973 (2-0).

"Hasil jelas kita tahu kita kalah 2-1 dan ini terjadi lagi sampai berapa kali kami kalah di kandang sampai lupa saya karena terlalu banyak," kata pelatih kepala PSS Sleman Seto Nurdiyantoro seusai laga.

Menurut Seto, beberapa hal yang menyebabkan timnya gagal menang adalah faktor traumatik dan beban. Sejumlah pemain disebutnya tidak tampil maksimal dengan salah passing dan salah mengambil keputusan.

Selain itu, Seto juga mengakui barisan pertahanan timnya sangat rapuh dan barisan depan tidak bisa memaksimalkan peluang yang ada. Meski demikian, Seto mengaku siap bertanggung jawab karena pemilihan pemain menjadi keputusannya. 

"Traumatik masih ada dari sisi pemain, beban tetap ada terlihat dari beberapa pemain tidak tampil maksimal tapi apapun itu, itu tanggungjawab saya, mereka saya pilih," ungkap pelatih berlisensi AFC Pro itu.

"Kami mohon maaf untuk pendukung dan suporter PSS, kami tidak bisa memberikan kemenangan pada pertandingan malam ini walaupun sebenarnya keinginan kami sangat ingin dan besar harapan kami bisa memenangkan tapi lagi-lagi beban yang begitu berat yang harus kita benahi. Tapi apapun itu biarlah nanti manajemen yang menentukan sikap bagaimana ke depannya, yang jelas kami secara pribadi dan pemain juga mencoba memperbaiki sampai di putaran pertama ini, harapan kami ada perubahan-perubahan dan menjadikan sesuatu yang positif," sambungnya.

Sementara itu pemain muda PSS Sleman Hokky Caraka menyebut kekalahan timnya dari Persita karena kehilangan fokus. Terutama pada awal babak kedua sehingga Pendekar Cisadane bisa mencetak gol cepat.

"Pertandingan tadi sangat seru apalagi bisa jual beli serangan tapi kita kehilangan fokus, kita kebobolan mudah di menit-menit awal (babak kedua). Mohon maaf buat PSS Fans, kita akan evaluasi dan akan mengejar poin penuh di next game," terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan kekalahan ini, PSS Sleman tertahan di posisi 10 klasemen sementara dengan nilai 12. Namun posisi Laskar Sembada masih rawan tergeser karena tim-tim di bawahnya belum memainkan pertandingan.

Sementara Persita menyodok ke urutan 3 dengan mengemas 22 poin. Di posisi teratas dan kedua masih ditempati Madura United dan PSM Makassar. (apo/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelaku Pencurian Batik Rp1,3 Miliar di Inacraft JCC Terdesak Ekonomi, Polisi: Setelah Mencuri Dijual Lagi

Pelaku Pencurian Batik Rp1,3 Miliar di Inacraft JCC Terdesak Ekonomi, Polisi: Setelah Mencuri Dijual Lagi

Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo mengatakan, pelaku nekat mancarkan aksinya di Inacraft JCC lantaran terdesak ekonomi.
Duduk Perkara Vicky Prasetyo Diduga Nipu Rp700 Juta, Ternyata untuk Modal Pilkada dan Ajak Suami Korban Jadi Cawabup Bandung Barat

Duduk Perkara Vicky Prasetyo Diduga Nipu Rp700 Juta, Ternyata untuk Modal Pilkada dan Ajak Suami Korban Jadi Cawabup Bandung Barat

Vicky Prasetyo dituding melakukan penipuan terhadap seorang perempuan bernama Nunun Lusida. Ia juga menjanjikan suami korban maju jadi cawabup Bandung Barat.
Peringatan Keras Pramono, Larang Ormas Razia Rumah Makan Selama Ramadhan

Peringatan Keras Pramono, Larang Ormas Razia Rumah Makan Selama Ramadhan

Pemerintah Provinsi DKI berikan peringatan keras terhadap organisasi kemasyarakatan (ormas) di Jakarta selama bulan Ramadhan.
Sambut Lebaran, Koleksi Hampers Cantik Berisi Cookies dan Bolen Laris Manis

Sambut Lebaran, Koleksi Hampers Cantik Berisi Cookies dan Bolen Laris Manis

Menjelang hari raya Idul Fitri yang penuh kemenangan, tradisi berbagi kebahagiaan melalui hantaran atau hampers kembali menjadi tren yang dinanti.
Jelang Ramadhan, Warga Jember Demo Tuntut Toko Miras Ditutup

Jelang Ramadhan, Warga Jember Demo Tuntut Toko Miras Ditutup

Menjelang Ramadan, gelombang tuntutan muncul di Kabupaten Jember. Warga mendesak penutupan toko penjual minuman beralkohol yang dinilai meresahkan masyarakat.
Apakah Penggunaan Obat Aman Saat Berpuasa, RSUD Sulbar Beri Edukasi

Apakah Penggunaan Obat Aman Saat Berpuasa, RSUD Sulbar Beri Edukasi

Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Sulawesi Barat, memberikan edukasi kepada masyarakat tentang tata cara penggunaan obat yang tepat selama menjalankan ibadah puasa.
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT