Manchester City Kalahkan Newcastle United, Pep Guardiola Malah Ngamuk Gara-Gara Hal Ini
- Action Images via Reuters/Lee Smith
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, justru menyatakan rasa frustrasinya setelah kemenangan atas Newcastle United. Itu terjadi pada laga semifinal Piala Liga Inggris.
The Citizens bertandang ke St James Park untuk leg pertama semifinal Piala Liga Inggris, Rabu (14/1/2026) dini hari WIB. Mereka berhasil mengklaim kemenangan dengan skor 2-0 dalam laga ini.
Tim tamu sudah membuka skor pada menit ke-53 melalui Antoine Semenyo. Sang pemain anyar sukses mencetak gol keduanya sejak gabung Man City dengan memanfaatkan bola dari Bernardo Silva.
Tak lama kemudian, Semenyo mencetak gol lagi setelah mendapatkan bola dari Tijjani Reijnders dalam situasi sepak pojok. Namun, gol tersebut dianulir karena Erling Haaland dinilai berada dalam posisi offside.
Proses pemeriksaan gol tersebut begitu panjang hingga Pep Guardiola mengutarakan rasa kesalnya setelah laga selesai. Dia menyinggung soal kekalahan 1-2 dari Newcastle pada pertemuan sebelumnya di Liga Inggris.
“Itu adalah pertanyaan yang bagus. Kini saya ingin tahu mengapa VAR di menit ke-60 dalam duel di Premier League melawan Newcastle – ketika kami kalah 1-2 – saat itu 0-0 dan itu ada pelanggaran penalti dari [Fabian] Schar terhadap Phil Foden, yang bahkan tidak dipertimbangkan sama sekali,” kata Guardiola setelah laga, dilansir dari Press Association.
“Di menit ke-20, ada sebuah penalti yang tidak bisa dipercaya untuk tembakan Jeremy Doku yang mengenai tangan, dan bahkan tidak diperiksa oleh VAR,” tambahnya.
“Hari ini, ada empat orang yang tidak mampu menentukan karena garisnya, saya tidak tahu, namun gol kedua yang diciptakan oleh Newcastle itu sempurna,” sambung Guardiola.
Guardiola semakin menjadi-jadi. Ada banyak kerugian yang disebabkan oleh VAR yang dialami oleh Man City asuhannya.
“Saya tidak mencurigai itu dalam 10 tahun. Saya tidak mengatakan apa pun ketika kami kalah 1-2 di sini. Saya tidak mengatakan apa pun di final Piala FA melawan Crystal Palace, itu adalah kartu merah setelah 30 atau 40 menit untuk [Dean] Henderson,” tandasnya.
“Baiklah, itu tak apa, namun fakta bahwa kami tidak mengatakannya. Saya yakin Howard Webb [direktur teknis PGMOL] akan segera menelepon saya besok untuk menjelaskan sesuatu tentang itu,” tambahnya.
Guardiola menjelaskan bahwa dirinya sama sekali tidak memprotes kemenangan Newcastle. Dia menekankan bahwa VAR harusnya bisa lebih adil dalam melihat momen.
“Saya tidak bermaksud menyerang Newcastle. Saya bisa bilang bahwa mereka menang secara pantas dalam laga itu di Premier League, namun mengapa [VAR] tidak mengintervensi dalam dua [insiden] ini?” katanya.
“Hari ini, itu membutuhkan lebih dari enam menit [untuk melihat ulang] dan kami bahkan tidak bisa mendiskusikannya dengan wasit. Namun, mereka akan menelepon saya,” tukasnya. (rda)
Load more