Siapa Jeremy Jacquet? Bek Muda Asal Prancis yang Jadi Rebutan Arsenal dan Chelsea
- Instagram @j.jacquet97
Tak heran jika gaya bermainnya sering dibandingkan dengan William Saliba dan Gabriel Magalhães, dua pilar utama Arsenal saat ini.
Kombinasi fisik, ketenangan, dan kecerdasan membaca permainan membuat Jacquet terlihat “siap naik level”.
Jacquet tumbuh di lingkungan akademi Rennes yang terkenal produktif.
Ia satu generasi dengan pemain-pemain top seperti Désiré Doué, Mathys Tel, dan Lesley Ugochukwu, yang kini telah lebih dulu mencicipi panggung besar Eropa.
Musim lalu, ia bahkan mencatat rasio aksi progresif tertinggi di antara seluruh pemain U-21 dari tujuh liga top Eropa, sebuah pencapaian yang membuat namanya masuk radar klub-klub Jerman dan Spanyol, selain Premier League.
Chelsea saat ini bergerak paling agresif. Mereka bahkan dikabarkan telah mencapai kesepakatan personal dengan sang pemain.
Rennes sendiri berada di posisi tawar yang sangat kuat.
Kontrak Jacquet masih berlaku hingga 2029, dan klub Prancis itu enggan melepasnya kecuali mendapat tawaran mendekati 60 juta euro, mendekati rekor penjualan Jeremy Doku ke Manchester City.
Arsenal belum melakukan langkah agresif, namun tetap memantau situasi.
Opsi yang dipertimbangkan The Gunners adalah merekrut Jacquet lalu meminjamkannya kembali ke Rennes, atau menunggu hingga musim panas 2026, dengan risiko kalah cepat dari rival.
Dengan usia muda, pengalaman di Ligue 1, serta jam terbang internasional kelompok umur, Jeremy Jacquet memenuhi hampir semua kriteria bek elite modern.
Ia cepat, kuat, cerdas, dan nyaman dengan bola di kakinya.
Tak berlebihan jika banyak pihak menyebutnya sebagai “Saliba berikutnya”.
(tsy)
Load more