News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Andai Saja Dulu Chelsea Tak Menolak Kylian Mbappé, Seperti Apa Nasib The Blues Sekarang?

Chelsea pernah berada di persimpangan sejarah ketika mereka menolak seorang bocah bernama Kylian Mbappé. Hari ini, nama Kylian Mbappé identik dengan gol, trofi
Sabtu, 24 Januari 2026 - 22:30 WIB
Kalau Dulu Chelsea Tak Menolak Kylian Mbappé, Seperti Apa Nasib The Blues Sekarang?
Sumber :
  • instagram Kylian Mbappé

Ia menyebut Mbappé pernah dibawa ke London saat berusia 13 tahun untuk menjalani seleksi.

“Saya membawanya bersama keluarganya dan dia sudah terampil seperti sekarang. Setelah seminggu bersama kami, kami mengatakan kepadanya bahwa kami ingin dia kembali untuk tes baru,” ujar Boga, dikutip dari Madrid Universal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, keluarga Mbappé menginginkan kepastian. Ibunya, Fayza Lamari, bahkan menunjukkan keyakinan penuh terhadap masa depan sang anak. 

“Saya ingat apa yang dikatakan ibunya: ‘Anak saya tidak akan kembali, jika Anda menginginkannya, kontrak dia sekarang karena dalam lima tahun lagi biayanya akan mencapai 50 juta’,” tambah Boga, menggambarkan kepercayaan besar keluarga Mbappé terhadap potensinya.

Alasan Chelsea Menolak: Terampil, tapi Belum Siap Secara Mental

Keputusan Chelsea untuk tidak melanjutkan proses tersebut ternyata didasari pertimbangan teknis dan karakter. 

Boga menjelaskan bahwa dirinya pertama kali mendengar nama Mbappé saat sang pemain masih membela klub kecil Paris, Bondy, melalui seorang rekan yang bekerja di Nike.

“Saya punya teman yang bekerja untuk Nike dan, ketika dia berada di Prancis, saya bertemu dengannya dan dia bertanya kepada saya apakah saya pernah mendengar tentang seorang pemuda bernama Mbappé yang bermain untuk Bondy, sebuah tim kecil dari Paris,” ungkap Boga.

Meski kemampuan teknis Mbappé diakui luar biasa, Chelsea menilai ada aspek lain yang belum memenuhi standar sepak bola Inggris. 

“Dia sangat terampil, tetapi di Inggris, mereka ingin melihat pemain yang bekerja keras. Saat itu dia belum seperti itu. Secara defensif, dia belum mencapai titik itu,” jelas Boga.

Ia menambahkan, “Saat menguasai bola, dia luar biasa, tetapi tanpa bola, dia tidak berusaha terlalu keras. Itulah mengapa mereka menginginkan tes lain.”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, seiring Mbappé menjadi bintang global dengan etos kerja dan profesionalisme tinggi, kisah penolakan Chelsea itu berubah menjadi cerita what if terbesar dalam sejarah klub. 

Sebuah keputusan masa lalu yang kontras dengan realita hari ini: Kylian Mbappé bukan hanya layak bermain di Inggris, tetapi telah menaklukkan dunia. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang untuk Penghormatan Mendiang Guruh Soekarnoputra

PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang untuk Penghormatan Mendiang Guruh Soekarnoputra

Rano Karno menyampaikan bahwa masa berkabung ini harus menjadi momentum bersama untuk terus menjaga api semangat dan kepedulian mendiang Guruh Soekarnoputra terhadap rakyat kecil.
Skandal Mesum Pegawai di Dapur MBG, Operasional SPPG Surabayan Lamongan Ditutup Total

Skandal Mesum Pegawai di Dapur MBG, Operasional SPPG Surabayan Lamongan Ditutup Total

Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Surabayan-Sukodadi, Kabupaten Lamongan, dipastikan bakal dihentikan secara permanen terhitung mulai Senin, ..
Kapolri Listyo Sigit Prabowo Minta Doa dan Bimbingan Para Ulama untuk Personel Polri

Kapolri Listyo Sigit Prabowo Minta Doa dan Bimbingan Para Ulama untuk Personel Polri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo minta doa dan bimbingan para ulama bagi seluruh personel Polri yang menjalankan tugas memberikan pelayanan, perlindungan,
Putusan MK Ubah Wajah Industri Asuransi di Indonesia

Putusan MK Ubah Wajah Industri Asuransi di Indonesia

Kedua putusan tersebut menyentuh dua aspek fundamental dalam hubungan antara perusahaan asuransi dan pemegang polis
Ni Wayan Malana Sukses Amankan Satu Tempat di Babak Final Skateboard Nomor Street Putri Asian Games 2026

Ni Wayan Malana Sukses Amankan Satu Tempat di Babak Final Skateboard Nomor Street Putri Asian Games 2026

Skateboarder muda Indonesia, Ni Wayan malana sukses mengunci satu tempat di babak final nomor Street Putri Asian Games 2026.
Kalapas hingga Kasi Keamanan Lapas Cibinong Dicopot Buntut Temuan Fasilitas Mewah, Bakal Diperiksa

Kalapas hingga Kasi Keamanan Lapas Cibinong Dicopot Buntut Temuan Fasilitas Mewah, Bakal Diperiksa

Inspektur Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Rudi Setiawan mengatakan, pejabat yang dinonaktifkan merupakan yang bertanggung jawab dalam lapas.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video peristiwa tradis dialami tiga kakak beradik saat panik berteriak ketika rumah diterjang banjir bandang di Solok, Sumatera Barat, viral di media sosial.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT