Manchester United Benar-benar Siap Mengunci Jalur Liga Champions? Prediksi MU Vs Fulham 1 Februari 2026
- Fulham
tvOnenews.com - Manchester United akan kembali diuji di hadapan publik Old Trafford saat menjamu Fulham pada lanjutan Liga Inggris 2025/2026, Minggu malam, 1 Februari 2026 pukul 21.00 WIB.
Laga ini datang di momen krusial bagi Setan Merah yang tengah menikmati tren positif bersama pelatih interim Michael Carrick.
Setelah menaklukkan Manchester City dan Arsenal secara beruntun, ekspektasi publik melonjak. Namun justru di titik inilah Carrick menegaskan satu hal: Fulham tidak boleh dipandang sebelah mata.
Pertandingan ini bukan sekadar soal menjaga momentum, melainkan juga menguji kematangan strategi Carrick.
Manchester United kini berada di peringkat keempat klasemen dengan 38 poin, hanya unggul empat angka dari Fulham yang menempel di posisi ketujuh.
Dengan jarak yang tipis dan paruh kedua musim yang masih panjang, satu kesalahan bisa berdampak besar pada ambisi finis empat besar dan tiket Liga Champions.
Carrick Waspada, Fulham Tak Bisa Diremehkan
Michael Carrick sejak awal menurunkan ekspektasi euforia. Meski MU berstatus tuan rumah dan sedang berada dalam performa terbaiknya, ia menilai laga ini sebagai tantangan berat.

- instagram manutd
Carrick mengingatkan bahwa pertemuan pertama kedua tim di Craven Cottage pada Agustus lalu berakhir imbang 1-1, ketika United masih ditangani Ruben Amorim.
“Saya rasa pemain dalam kondisi bagus menjelang pertandingan. Ini pertandingan sulit, tantangan yang berat,” ujar Carrick, dikutip dari situs resmi Manchester United.
Ia juga memberikan pujian khusus kepada pelatih Fulham, Marco Silva.
“Saya pikir Marco telah membawa Fulham menjadi tim yang sangat bagus. Ini Fulham, salah satu tim kuat. Hanya karena kami bermain di kandang, menganggap enteng apa pun adalah hal salah,” tambahnya.
Pernyataan tersebut mencerminkan pendekatan Carrick yang lebih realistis. Ia memahami bahwa Fulham bukan tim penggembira, melainkan pesaing langsung di papan atas klasemen.
Tren Positif MU dan Adaptasi Taktik Carrick
Manchester United menatap laga ini dengan kepercayaan diri tinggi. Di bawah Carrick, Setan Merah mencatat dua kemenangan prestisius: 2-0 atas Manchester City dan 3-2 melawan Arsenal.
Lebih dari sekadar hasil, cara MU bermain menunjukkan perubahan signifikan lebih disiplin, terkontrol, dan efektif.

- instagram Manchester United dan Arsenal
Carrick mengandalkan formasi 4-2-3-1 untuk mengembalikan identitas permainan MU. Pendekatannya terbilang pragmatis, tetapi tetap memberi ruang bagi penguasaan bola dan transisi cepat.
Dalam dua laga terakhir, Carrick terbukti mampu menyesuaikan taktik dengan karakter lawan tanpa mengorbankan keseimbangan tim.
Menariknya, Carrick menegaskan tidak akan mengubah pendekatan dasarnya melawan Fulham. Artinya, MU tetap berorientasi pada kontrol permainan, sambil memanfaatkan counter-attack cepat khas Setan Merah ketika lawan lengah.
Fulham, Ancaman Nyata di Balik Konsistensi
Fulham datang ke Old Trafford bukan tanpa modal. Tim asuhan Marco Silva mencatat lima laga terakhir yang cukup impresif, termasuk kemenangan atas Chelsea dan hasil imbang melawan Liverpool.
Capaian ini menegaskan bahwa Fulham punya organisasi permainan solid dan mental bersaing yang kuat.
Carrick mengakui kualitas tersebut dan menyadari bahwa Fulham mampu menyulitkan tim besar. Pertahanan rapat dan transisi cepat menjadi senjata utama The Cottagers, yang bisa merepotkan jika MU kehilangan fokus.
Dari sisi strategi, absennya Patrick Dorgu membuka peluang bagi Mason Mount atau Matheus Cunha untuk mengisi sisi kiri serangan MU.
Mount dinilai unggul dalam kontribusi defensif dan kemampuan tracking back, sementara Cunha menawarkan daya gedor dan kreativitas di sepertiga akhir lapangan. Pilihan ini menjadi krusial dalam membongkar pertahanan Fulham yang disiplin.
Satu nama lain yang patut dinanti adalah Benjamin Sesko. Striker ini bisa menjadi finisher mematikan jika mendapat suplai bola yang tepat, seperti yang ia tunjukkan saat mencetak brace di markas Burnley. Peran Bruno Fernandes sebagai kreator akan sangat menentukan dalam laga ini.
Secara keseluruhan, duel MU vs Fulham bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga soal konsistensi dan kedewasaan taktik. Carrick diprediksi tidak akan mengutak-atik lini belakang dan tengah, fokusnya ada pada komposisi lini depan.
Malam ini, Old Trafford akan menjadi panggung apakah Manchester United benar-benar siap mengunci jalur Liga Champions, atau justru kembali terjebak dalam persaingan ketat dengan Liverpool dan Chelsea. (udn)
Load more