Setelah 10 Tahun dan 6 Gelar Liga Inggris, Salah Satu Pilar Era Keemasan Resmi Tinggalkan Manchester City Akhir Musim Ini
- REUTERS/Dylan Martinez
Jakarta, tvOnenews.com - Kabar mengejutkan datang dari Manchester City setelah John Stones dipastikan akan berpisah pada akhir musim ini. Bek senior Timnas Inggris itu akan mengakhiri perjalanan panjang selama satu dekade bersama The Citizens setelah menjadi bagian penting dari era kejayaan klub di bawah Pep Guardiola.
Keputusan ini menandai berakhirnya salah satu kisah paling sukses dalam sejarah modern Manchester City. Sejak didatangkan dari Everton pada 2016, Stones berkembang menjadi salah satu pilar utama yang membantu klub mendominasi sepak bola Inggris dan Eropa.
Dengan nilai transfer saat itu mencapai 47,5 juta poundsterling, Stones datang sebagai salah satu bek termahal dunia. Investasi besar itu terbukti berbuah manis setelah ia berkontribusi besar dalam enam gelar Liga Inggris, sejumlah trofi domestik, hingga membawa City meraih treble bersejarah.
Peran John Stones tak hanya terlihat dari ketangguhannya di lini belakang, tetapi juga kemampuannya memainkan bola dari bawah yang menjadi ciri khas sistem Guardiola. Gaya bermainnya bahkan disebut menjadi elemen penting saat Manchester City menjuarai Liga Champions, Premier League, dan Piala FA dalam satu musim pada 2023.
Musim ini, pemain berusia 31 tahun itu bahkan sempat memimpin tim sebagai kapten saat City melaju ke final Piala FA. Namun di tengah peluang menutup musim dengan trofi tambahan, Stones justru memilih membuka lembaran baru dalam kariernya.
Ia mengumumkan keputusan emosional itu lewat media sosial pribadinya.
“Mereka bilang semua hal baik pasti akan berakhir… tapi hal yang telah kita lalui ini adalah yang terbaik dan akan tetap menjadi bagian dari diriku selamanya,” tulisnya.
Manchester City kemudian mengonfirmasi perpisahan tersebut lewat pernyataan resmi klub.
"John Stones akan meninggalkan Manchester City pada musim panas, mengakhiri masa tinggal sepuluh tahun yang berkesan dan sangat sukses di Etihad. Bergabung dengan City pada tahun 2016 di mana bek tengah Inggris ini menjadi rekrutan kedua Guardiola, Stones telah mencatatkan 293 penampilan dalam dekade pengabdian yang luar biasa hingga saat ini," bunyi pernyataan resmi Man City.
"Kontribusi besar pemain berusia 31 tahun ini sepanjang era paling berkelanjutan dan sukses dalam sejarah Klub tidak perlu diragukan lagi," lanjutnya.
Kepergian Stones disebut tidak lepas dari perubahan komposisi di lini pertahanan City musim ini. Cedera yang sempat mengganggu performanya ditambah munculnya nama-nama baru seperti Marc Guehi dan Abdukodir Khusanov membuat menit bermainnya mulai berkurang.
Situasi itu diyakini mendorong sang pemain mempertimbangkan tantangan baru sebelum menutup karier profesionalnya. Meski belum diumumkan ke mana tujuan berikutnya, masa depan Stones diprediksi menjadi salah satu isu panas bursa transfer musim panas.
Menariknya, Stones bukan satu-satunya anggota skuad peraih treble yang meninggalkan Etihad. Bernardo Silva juga dipastikan berpisah, membuat Manchester City mulai memasuki fase regenerasi setelah era emas mereka.
Meski demikian, Stones masih berpeluang menutup kisahnya dengan sempurna. Manchester City masih memburu gelar Liga Inggris dan akan menghadapi Chelsea di final Piala FA, membuka peluang sang bek mengakhiri pengabdiannya dengan trofi tambahan.
Jika itu terjadi, John Stones akan meninggalkan Etihad sebagai legenda sejati. Sosok yang bukan hanya menghadirkan gelar, tetapi juga menjadi simbol transformasi Manchester City menjadi kekuatan dominan di sepak bola dunia. (fan)
Load more