Jawaban Pep Guardiola soal Kabar Bakal Tinggalkan Manchester City usai Gagal Juara Liga Inggris
- Action Images via Reuters/Paul Childs
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, menjawab kabar soal dirinya bakal meninggalkan klub. Hal itu dilontarkan setelah kepastian gagal meraih gelar juara Liga Inggris 2025-2026.
The Citzens harus merelakan gelar juara Liga Inggris untuk dua musim beruntun. Setelah kalah saing dengan Liverpool pada tahun lalu, City kini kalah saing dengan Arsenal.
Hasil imbang 1-1 melawan Bournemouth di Vitality Stadium pada Rabu (20/5/2026) dini hari tadi WIB memastikan bahwa City tidak bisa finis lebih tinggi dari Arsenal. Sebab, kini mereka terpaut empat poin yang tidak lagi terkejar dengan sisa hanya satu laga saja.
City tetap menutup musim ini dengan trofi setelah berhasil menjuarai Piala FA pekan lalu. Mereka juga telah menjuarai Piala Liga Inggris pada Maret lalu setelah mengalahkan Arsenal di final.
Namun, Liga Inggris adalah gelar paling bergengsi secara domestik. Ini bisa menutup era Pep guardiola secara getir, seiring dengan potensi kepergian sang pelatih setelah musim ini usai.
Sejak Senin (18/5/2026) lalu, rumor kepergian Guardiola telah berembus kencang. Sang pelatih asal Spanyol akan mengakhiri era kepelatihannya setelah 10 tahun mengabdi di Etihad Stadium.
Guardiola telah meraih enam gelar juara Liga Inggris dari 10 musim tersebut. Namun, dua musim terakhir berujung getir untuk eks pelatih Barcelona tersebut.
Kontrak pelatih berusia 55 tahun ini sejatinya masih berlaku hingga 2027 mendatang di Manchester Biru. Ketika ditanyakan tentang kabar yang berembus belakangan, Guardiola tidak mau mengonfirmasi atau membantahnya.
Sang juru taktik mengatakan bahwa dirinya akan melakukan pembicaraan bersama pimpinan Man City, Khaldoon Al Mubarak. “Saya bisa katakan bahwa saya masih memiliki sisa kontrak setahun lagi,” katanya seusai laga kontra Bournemouth, dilansir ESPN.
Dia menolak untuk membuat pengumuman ketika kompetisi masih berjalan seperti saat ini, meski hanya menyisakan satu matchday lagi. Kemungkinan, pengumuman tersebut akan dirilis pada pekan depan.
"Dari percakapan yang telah saya lakukan selama bertahun-tahun, selalu berdasarkan pengalaman saya, ketika Anda mengumumkan—apa pun yang Anda umumkan—selama kompetisi berlangsung, itu adalah hasil yang sangat buruk,” tandasnya.
Load more