News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Thom Haye, Como Siap Datangkan Striker Kelas Dunia asal Argentina Ini

Di tengah rumor perekrutan Thom Haye, Como dikabarkan berencana untuk mendatangkan striker berkelas dunia asal Argentina setelah resmi promosi ke Serie A.
Selasa, 14 Mei 2024 - 23:18 WIB
Como siap datangkan striker kelas dunia
Sumber :
  • Como 1907 Official

tvOnenews.com - Como dikabarkan siap mendatangkan seorang striker berkelas dunia asal Argentina setelah resmi promosi ke Serie A, bukannya pemain Timnas Indonesia Thom Haye seperti yang telah beredar selama beberapa waktu terakhir.

I Lariani berhasil menembus kasta tertinggi Liga Italia, Serie A, untuk musim depan setelah dipastikan finis di posisi kedua pada musim reguler Serie B 2023/2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim asuhan Osian Roberts tersebut berhasil mengumpulkan 73 poin dari 38 pertandingan di Serie A, unggul tiga poin dari Venezia, yang diperkuat pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes.

Sebagai informasi, Como merupakan klub yang dimiliki oleh pengusaha ternama asal Indonesia, Hartono Bersaudara.

Mereka mengelola Como melalui grup perusahaan tembakau, Djarum Group, dan kekayaan Hartono Bersaudara telah kerap mencuri perhatian.

Pasalnya, mereka merupakan pemilik klub sepak bola terkaya di Italia pada saat ini. Menurut laporan Forbes, Hartono Bersaudara punya kekayaan 47 miliar dolar AS (Rp759 triliun).

Kekayaan mereka bernilai 18 kali lipat dari John Elkann, pemilik Juventus yang memiliki nilai kekayaan 2,6 miliar dolar AS (Rp41,74 triliun).

Tak ayal, banyak spekulasi mengenai kemungkinan Como dibangun sebagai salah satu klub yang berpotensi mengacaukan Serie A.

Selama beberapa hari terakhir, ada rumor pula bahwa gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye, bakal bergabung dengan Como, lantaran kontraknya akan habis bersama SC Heerenveen pada 30 Juni 2024 mendatang.

Haye juga pernah punya pengalaman bermain di Italia bersama Lecce pada musim 2018/2019, yang pada saat itu berlaga di Serie B.

Namun demikian, sang gelandang berusia 29 tahun nampaknya bukan nama pertama yang bakal didaratkan Como.

Laporan dari surat kabar setempat, La Provincia, sebagaimana dilansir dari cuitan Italian Football TV (IFTV) di media sosial Twitter, Como berniat untuk merekrut salah satu nama yang familiar di Serie A.

Dialah Mauro Icardi, mantan striker dan kapten Inter Milan, yang juga merupakan pemain Timnas Argentina.

Icardi merupakan nama besar di Serie A. Dia membangun kariernya di Sampdoria setelah gagal di Barcelona.

Sang striker yang kini berusia 31 tahun itu membela Il Samp pada tahun 2011 hingga 2013, ketika Inter datang membelinya seharga 13 juta euro (Rp226 miliar).

Selama di Serie A, Icardi pernah menjadi top skor dalam dua musim berbeda, yaitu pada 2014/2015 dengan catatan 22 gol dan pada musim 2017/2018 dengan torehan 29 gol. Keduanya dicatatkan ketika dirinya membela Inter Milan.

Mauro Icardi, striker incaran Como
Foto: Mauro Icardi (Sumber: Serie A)

Total, striker asal Argentina ini sukses menjaringkan 121 gol dan 31 assist dari 219 penampilan di Serie A selama kariernya.

Dia meninggalkan Italia untuk klub raksasa Prancis, Paris Saint-Germain, pada musim panas 2019 dengan status pinjaman pada awalnya, sebelum dipermanenkan seharga 50 juta euro (Rp871,5 miliar) setahun kemudian.

Pada musim panas 2022, Icardi pindah ke Galatasaray dan di musim ini, dia masih membuktikan ketajamannya dengan mencetak 30 gol dan 12 assist dari 45 laga bersama klub raksasa Turki itu.

Pada saat ini, Icardi masih terikat kontrak hingga 2026 bersama Galatasaray. Jadi, Como perlu membayar mahar jika ingin merekrutnya.

Menurut situs Transfermarkt, nilai pasaran Icardi pada saat ini adalah 18 juta euro atau setara Rp313 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Itu merupakan nilai yang besar untuk tim promosi, namun dengan kekayaan Hartono Bersaudara, tentu itu bisa dijangkau.

Kehadiran Icardi bisa menjadi awalan dari proyek ambisius dari Como, yang disokong oleh pengusaha Indonesia, Hartono Bersaudara. (rda)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perpres 79/2026 Ubah Tata Kelola Tambang Timah, PT Timah Buka Suara soal Poin Krusial

Perpres 79/2026 Ubah Tata Kelola Tambang Timah, PT Timah Buka Suara soal Poin Krusial

PT Timah menyambut baik Perpres 79/2026 yang menjadi landasan baru tata kelola pertambangan timah di Bangka Belitung, mencakup biaya produksi, asal-usul material, dan sinergi lintas sektor.
Purbaya Ungkap Dana Rekening Gratis Rp50 Ribu untuk Warga 17 Tahun Berasal dari APBN

Purbaya Ungkap Dana Rekening Gratis Rp50 Ribu untuk Warga 17 Tahun Berasal dari APBN

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memastikan saldo awal Rp50 ribu untuk rekening warga usia 17 tahun berasal dari APBN dan diambil dari cadangan belanja.
ISPA di Pandeglang Tembus 2.107 Kasus, Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Sorotan

ISPA di Pandeglang Tembus 2.107 Kasus, Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Sorotan

Dinkes Pandeglang mencatat 2.107 kasus ISPA setelah abu vulkanik Gunung Anak Krakatau menyebar. Anak-anak menjadi kelompok paling banyak terdampak.
Kejagung Periksa Pihak Perbankan Hingga Ahli Usut Kasus TPPU Febrie Adriansyah

Kejagung Periksa Pihak Perbankan Hingga Ahli Usut Kasus TPPU Febrie Adriansyah

Kejagung menegaskan proses pemeriksaan saksi dilakukan berdasarkan ketentuan hukum acara yang berlaku dan merupakan bagian dari upaya penyidik untuk memperoleh alat bukti, memperjelas konstruksi perkara, serta melakukan penelusuran aset.
Lepas Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026, Tekankan Prestasi Harus Menjadi Target Utama Para Atlet

Lepas Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026, Tekankan Prestasi Harus Menjadi Target Utama Para Atlet

Kontingen Indonesia untuk Asian games 2026 Aichi-Nagoya secara resmi dilepas oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Cari 5 Jurnalis Hilang Kontak di Kawasan Anak Krakatau, TNI AL Kerahkan 3 Kapal Perang ke Selat Sunda

Cari 5 Jurnalis Hilang Kontak di Kawasan Anak Krakatau, TNI AL Kerahkan 3 Kapal Perang ke Selat Sunda

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) menerjunkan tiga unit kapal perang Republik Indonesia (KRI) untuk menggelar operasi pencarian intensif terhadap lima awak media yang dilaporkan putus kontak saat menjalankan tugas liputan di kawasan Gunung Anak Krakatau.

Trending

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jejak Digital Fajar Sahrudin Setahun Lalu Muncul Lagi, Diduga Pernah Kasih Gelagat untuk Akhiri Hidup

Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Sebelum Akhiri Hidup di GBK, Fajar Sahrudin Tinggalkan Pesan untuk Sang Kakak

Pesan terakhir Fajar Sahrudin untuk sang kakak menjadi sorotan setelah dirinya ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Pesan itu.
Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Pesan Mendalam Fajar Sahrudin Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia, Sosok Dermawan dan Sayang Binatang

Media sosial dihebohkan dengan kabar meninggalnya, seorang pria bernama Fajar Sahrudin. Sosok yang dikenal dermawan dan suka berdonasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT