GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buntut Remas Alat Vital Bintang Malaysia, Musuh Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Dihukum AFC: Dilarang Main 3 Laga dan Denda Besar!

Buntut meremas alat Vital bintang Timnas Malaysia, Arif Aiman salah satu musuh pemain naturalisasi Timnas Indonesia dihukum AFC.
Sabtu, 18 Januari 2025 - 18:38 WIB
Bek Timnas Indonesia, Jordi Amat saat Memperkuat Johor Darul Takzim
Sumber :
  • Facebook/JOHOR Southern Tigers

Jakarta, tvOnenews.com - Buntut meremas alat Vital bintang Timnas Malaysia, Arif Aiman salah satu musuh pemain naturalisasi Timnas Indonesia dihukum AFC.

Sosok rival pemain Timnas Indonesia yang dimaksud adalah, Theerathon Bunmathan, bek berlabel Timnas Thailand yang kini memperkuat Buriram United.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

Pada 3 Desember 2024 lalu, Theerathon Bunmathan tampil mengejutkan pada laga Buriram United vs Johor Darul Tazim di AFC Champions League Elite 2024-2025.

Johor Darul Takzim sendiri merupakan klub yang sekarang diperkuat oleh pemain naturalisasi Timnas Indonesia, yakni Jordi Amat.

Jordi Amat di Johor Darul Tazim
Jordi Amat di Johor Darul Tazim
Sumber :
  • JDT

 

Namun, pada laga panas antara Johor Darul Takzim vs Buriram United yang berakhir dengan skor 0-0 itu, Jordi Amat hanya menghangatkan bangku cadangan.

Di pengujung babak pertama, terjadi insiden mengejutkan yang dilakukan oleh Theerathon Bunmathan terhadap Arif Aiman.

Usai ditarik ke bawah oleh Arif Aiman (Johor), Theerathon langsung ditarik ke atas oleh tangan lawan. Namun setelah itu, bek asal Thailand tersebut bereaksi.

Theerathon tiba-tiba menggunakan tangan kanannya untuk menekan tubuh bagian bawah Arif Aiman tepatnya di sekitar alat vital bintang Malaysia itu.

Kelakuan Theerathon yang dinilai tidak sportif itu sampai menyebabkan lawannya tergeletak di lapangan karena kesakitan. 

Wasit pun langsung memberikan Theerathon kartu merah. Bek berjuluk "Raja Trik" itu pun mendapat gelombang serangan keras dari suporter.

Kemudian pada 16 Januari 2025, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) resmi mengumumkan hukuman tambahan terhadap Theerathon Bunmathan. 

Berdasarkan hasil rapat Komite Disiplin AFC, kapten Buriram United itu diskors selama 3 laga dan membayar denda sebesar 2.000 USD atau sekira Rp33 juta.

Menurut Komite Disiplin AFC, tindakan Theerathon terhadap bintang Timnas Malaysia itu merupakan tindakan kekerasan dan tidak sportif.

Dengan skorsing 3 pertandingan, Theerathon Bunmathan pun tidak akan bisa memainkan 2 laga terakhir babak grup Liga Champions Asia.

Tepatnya saat Buriram United melawan Ulsan HD FC (Korea) pada 12 Februari 2025 dan melawan Gwangju FC (Korea) pada 18 Februari 2025.

Sementara satu laga sisa akan terjadi di babak 16 besar jika Buriram lolos, atau pertandingan pertama periode partisipasi berikutnya jika Buriram tersingkir.

Sebagai informasi, Theerathon Bunmathan adalah pemain yang sangat dihormati di Thailand karena pengalaman dan kemampuan bertahannya. 

Namun, pemain ini kerap meninggalkan tindakan yang tidak menarik sehingga membuat para penggemarnya frustasi. 

Pemain ini juga berkali-kali melakukan trik setiap kali tim Thailand bentrok dengan tim Vietnam. Belum lama ini, Theerathon Bunmathan tak mengikuti Piala AFF 2024. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketidakhadiran pemain berusia 34 tahun itu disebut menjadi salah satu penyebab Thailand tampil buruk di lini pertahanan sehingga kalah dari sang juara Vietnam.

(yus)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hilal Tak Tampak, Kemenag Sumsel Perkirakan Awal Ramadan 1447 H pada 19 Februari

Hilal Tak Tampak, Kemenag Sumsel Perkirakan Awal Ramadan 1447 H pada 19 Februari

Hasil pemantauan rukyatul hilal awal Ramadan 1447 Hijriah di Palembang dilaporkan tidak terlihat karena posisi bulan masih berada di bawah ufuk. Hal ini disampa
Tunjukkan Toleransi, Keluarga Muslim Rela Datang dari Purwokerto Saksikan Ibadah Imlek di Pecinan Glodok

Tunjukkan Toleransi, Keluarga Muslim Rela Datang dari Purwokerto Saksikan Ibadah Imlek di Pecinan Glodok

Satu keluarga muslim rela datang jauh dari Purwokerto, untuk menyaksikan langsung semarak Tahun Baru Imlek 2026 di kawasan Petak Sembilan, Pecinan Glodok,
Tahun Baru Imlek, Pemprov DKI Dorong Warga Jaga Toleransi dan Kerukunan

Tahun Baru Imlek, Pemprov DKI Dorong Warga Jaga Toleransi dan Kerukunan

Dalam rangka Tahun Baru Imlek 2026, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendorong masyarakat tetap menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama.
Bandung BJB Tandamata Resmi Berpisah dengan Anastasia Guerra Jelang Final Four Proliga 2026

Bandung BJB Tandamata Resmi Berpisah dengan Anastasia Guerra Jelang Final Four Proliga 2026

Tim voli putri Bandung BJB Tandamata resmi berpisah dengan pemain asingnya yakni Anastasia Guerra jelang babak final four Proliga 2026.
PLTS 6,3 MWp Dipasang di Fasilitas SPINDO, Dukung Transisi Energi Industri

PLTS 6,3 MWp Dipasang di Fasilitas SPINDO, Dukung Transisi Energi Industri

PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (SPINDO) menjalin kerja sama dengan iForte Energi Nusantara dalam pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di lingkungan operasional perusahaan.
Pekerja Bangunan di Ngronggot Nganjuk Ditemukan Tewas di Atap Rumah, Diduga Tersengat Listrik

Pekerja Bangunan di Ngronggot Nganjuk Ditemukan Tewas di Atap Rumah, Diduga Tersengat Listrik

Seorang pekerja bangunan ditemukan tewas di atap rumah warga di Desa Betet, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk. Korban dilaporkan meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik saat memperbaiki atap rumah warga, Selasa (17/2).
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT