GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

AFC Denda Klub China Sampai Rp11,27 Miliar Usai Putuskan Mundur dari ACL Elite, Diminta Kembalikan Matchfee dan Bonus Hingga Kena Banned 2 Musim

Shandong Taishan memutuskan untuk mundur dari AFC Champions Elite 2024-2025 sebelum tampil menghadapi Ulsan HD, pada Februari 2025 lalu. 
Senin, 4 Agustus 2025 - 20:48 WIB
AFC Denda Klub China Sampai Rp11,27 Miliar Usai Putuskan Mundur dari AFC Champions League Elite,
Sumber :
  • AFC

Jakarta, tvOnenews.com - AFC memberikan denda pada klub China, Shandong Taishan setelah memutuskan untuk mundur dari AFC Champions League Elite 2025-2026. 

Shandong Taishan memutuskan untuk mundur dari AFC Champions Elite 2024-2025 sebelum tampil menghadapi Ulsan HD, pada Februari 2025 lalu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sesuai dengan regulasi AFC, pada Pasal 5 Regulasi Kompetisi AFC Champions League Elite disebutkan bahwa klub yang memutuskan untuk mundur akan mendapatkan hukuman dan sanksi jika memutuskan mundur dari kompetisi. 

Komisi Disiplin dan Etika AFC merilis hasil rapat pada 30 Juli 2025 lalu dengan hukuman larangan tampil di kompetisi di bawah naungan AFC selama dua musim atau hingga musim 2027-2028. 

Tak hanya mendapatkan sanksi untuk larangan tampil di kompetisi AFC, Shandong Taishan pun mendapatkan hukuman berupa denda dengan nilai sampai 690 ribu dolar AS atau setara dengan Rp11,27 miliar. 

Denda tersebut berupa 50 ribu dolar AS atau setara Rp817 juta untuk denda AFC yang harus dibayarkan 30 hari sejak keputusan tersebut dikeluarkan. 

Tak hanya itu, Shandong Taishan pun diminta untuk mengembalikan matchfee dan bonus yang diberikan AFC selama kompetisi ACL Elite 2024-2025. 

"Biaya partisipasi sebesar 60 ribu dolar AS dan bonus penampilan 200 ribu dolar AS yang sudah dibayarkan AFC untuk Shandong Taishan selama partisipasi di ACL Elite 2024-2025 harus dikembalikan pada AFC," tulis pernyataan AFC. 

Artinya, 800 ribu dolar AS atau setara dengan Rp13 miliar yang sudah dibayarkan AFC wajib dikembalikan oleh Shandong Taishan. 

Sama seperti denda sebelumnya, AFC pun mewajibkan Shandong Taishan mengembalikan dana yang sudah dibayarkan itu dalam jangka waktu 30 hari setelah keputusan diambil. 

AFC pun mewajibkan klub tersebut membayar kompensasi sebesar 40 ribu dolar AS atau setara dengan Rp653 juta atas kerugian yang dialami oleh Ulsan HD setelah Shandong Taishan memutuskan untuk mundur dari ACL Elite. 

Shandong Taishan menjadi sorotan setelah mendadak mundur dari AFC Champions League Elite dengan hanya menyisakan satu kali pertandingan melawan Ulsan HD di babak penyisihan. 

Bahkan, tim asal China tersebut hanya membutuhkan hasil imbang untuk lolos ke babak 16 besar yang menyebabkan pertanyaan pada publik. 

Dengan format dua wilayah yang diberlakukan oleh AFC, mundurnya Shandong Taishan tak hanya mengeluarkan tanda tanya pada klub tapi juga merusak klasemen kompetisi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilansir dari laman ESPN, mundurnya Shandong Taishan sempat dikaitkan dengan hubungan politis. 

Saat itu, timbul beberapa spekulasi yang membuat hubungan China dan Korea Selatan kembali rusak setelah suporter Shandong Taishan mengangkat foto mantan prediksi Koera Selatan, Chu Doo-hwan. (hfp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Blak-blakan Pengamat soal Fenomena Pemain Diaspora Eropa yang Pulang Kampung ke Super League Indonesia: Mereka Sulit Bersaing di Luar

Blak-blakan Pengamat soal Fenomena Pemain Diaspora Eropa yang Pulang Kampung ke Super League Indonesia: Mereka Sulit Bersaing di Luar

Pengamat sepak bola nasional Mohamad Kusnaeni menilai fenomena pemain diaspora yang merapat ke klub-klub Super League Indonesia sebagai proses yang wajar.
DPR Desak Akses Pancuran 13 Guci Digratiskan Lagi: Kembalikan ke Warga Tanpa Pungutan

DPR Desak Akses Pancuran 13 Guci Digratiskan Lagi: Kembalikan ke Warga Tanpa Pungutan

DPR mendesak agar akses menuju kolam ikonik Pancuran 13 dikembalikan menjadi gratis demi memulihkan ekonomi warga dan menarik kembali kunjungan wisatawan yang sempat merosot drastis.
Ini Alasan Pesan Denada Tak Kunjung Dijawab oleh Ressa Rossano, Kuasa Hukum Singgung Pihak Lain

Ini Alasan Pesan Denada Tak Kunjung Dijawab oleh Ressa Rossano, Kuasa Hukum Singgung Pihak Lain

Ressa Rossano disebut mengalami perubahan sikap usai diakui anak kandung oleh Denada.
Mengenal Demiane Agustien, Wonderkid Arsenal Berdarah Jakarta yang Eligible Bela Timnas Indonesia

Mengenal Demiane Agustien, Wonderkid Arsenal Berdarah Jakarta yang Eligible Bela Timnas Indonesia

Mengenal Demiane Agustien, wonderkid Arsenal berdarah Jakarta, Indonesia yang tengah mencuri perhatian lewat performa gemilang. Simak profilnya hingga peluangnya bela Timnas Indonesia.
Jelang MotoGP 2026 yang Mulai dalam Waktu Dekat, Bos Ducati Pede Francesco Bagnaia akan Bangkit pada Musim Ini

Jelang MotoGP 2026 yang Mulai dalam Waktu Dekat, Bos Ducati Pede Francesco Bagnaia akan Bangkit pada Musim Ini

Jelang dimulainya gelaran MotoGp 2026 dalam waktu dekat, Tim Ducati Lenovo kini tengah diselimuti optimisme tinggi terkait performa dari Francesco Bagnaia.
Miris! Balita 4 Tahun Berteriak Kelaparan Saat Dikunci di Kamar Kos Paman dan Bibinya

Miris! Balita 4 Tahun Berteriak Kelaparan Saat Dikunci di Kamar Kos Paman dan Bibinya

Seorang balita perempuan berusia 4 tahun di Kota Surabaya diduga menjadi korban penyiksaan oleh paman dan bibinya di sebuah kamar kos kawasan Bangkingan Timur. 
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT