GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nelangsanya Kevin Diks! Setelah Gagal Bersama Timnas Indonesia, Kini Harus Terima Nasib Apes di Eropa

Nasib apes dirasakan bek Timnas Indonesia, Kevin Diks. Setelah gagal membawa Garuda lolos ke Piala Dunia 2026, kini sang pemain harus menelan kekalahan lagi.
  • Reporter :
  • Editor :
Sabtu, 18 Oktober 2025 - 19:29 WIB
Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks
Sumber :
  • borussia.com

Jakarta, tvOnenews.com – Nasib apes tengah dirasakan bek Timnas Indonesia, Kevin Diks. Setelah gagal membawa Garuda lolos ke Piala Dunia 2026, kini sang pemain harus menelan kekalahan bersama klubnya, Borussia Moenchengladbach, di ajang Bundesliga Jerman.

Dalam laga lanjutan pekan ketujuh Bundesliga, Sabtu (18/10/2025) dini hari WIB, Gladbach dipaksa menyerah 1-3 dari tuan rumah Union Berlin di Stadion Alten Försterei. Kekalahan ini membuat skuad asuhan Gerardo Seoane makin terpuruk di dasar klasemen dengan raihan hanya tiga poin dari tujuh pertandingan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Union Berlin tampil agresif sejak awal dan mendominasi jalannya laga di hadapan pendukung sendiri. Kemenangan ini sekaligus mengangkat posisi mereka ke urutan ketujuh klasemen sementara dengan koleksi sepuluh poin.

Pertandingan Borussia Mönchengladbach di Liga Jerman
Pertandingan Borussia Mönchengladbach di Liga Jerman
Sumber :
  • borussia.com

 

Kevin Diks sendiri dipercaya tampil sejak menit awal untuk memperkuat lini belakang Moenchengladbach. Bek berusia 28 tahun itu bermain selama satu jam sebelum akhirnya digantikan Lukas Ullrich usai gagal membendung serangan cepat lawan.

Union Berlin langsung memberi kejutan di menit-menit awal pertandingan. Melalui umpan sepak pojok Christopher Trimmel, Danilho Doekhi menanduk bola dengan sempurna dan membuka keunggulan tuan rumah di menit ketiga.

Tak berhenti sampai di situ, Doekhi kembali mencatat namanya di papan skor pada menit ke-26. Kali ini, ia memanfaatkan bola liar di depan gawang yang gagal disapu barisan belakang Gladbach.

Upaya Moenchengladbach untuk bangkit sempat membuahkan hasil lewat sepakan Haris Tabakovic di menit ke-33. Namun setelah gol tersebut, permainan tim tamu kembali melempem dan sulit menembus pertahanan rapat Union Berlin.

Union akhirnya memastikan kemenangan melalui gol Rani Khedira di menit ke-81. Tembakan voli kerasnya membuat kiper Moritz Nicolas tak berkutik dan menutup laga dengan skor akhir 3-1.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kekalahan ini menambah daftar panjang nasib sial Kevin Diks dalam beberapa pekan terakhir. Sebelumnya, ia juga gagal membawa Timnas Indonesia melangkah ke Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Arab Saudi (2-3) dan Irak (0-1) di putaran keempat kualifikasi zona Asia.

Dua hasil minor itu membuat Indonesia finis di posisi juru kunci Grup B dan harus mengubur mimpi tampil di ajang sepak bola terbesar dunia. Diks pun kini menghadapi tekanan ganda, baik di level klub maupun tim nasional.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Kota dengan konektivitas udara dan infrastruktur yang kuat cenderung mengalami pertumbuhan kunjungan wisatawan lebih cepat dibanding wilayah lain. Di Indonesia, Makassar
Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Monumen Nasional atau yang dikenal sebagai Monas menjadi magnet untuk masyarakat menghabiskan waktu libur bersama keluarga.
Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Polres Metro Tangerang Kota menangkap seorang pria berinisial S yang kedapatan membawa narkotika jenis ganja pada Kamis (28/5) dini hari.

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK Ungkap Fadia Arafiq Beli Rumah Rp4 Miliar di Cibubur Sacara Cash

KPK terus melakukan upaya optimalisasi asset recovery terkait kasus pengadaan jasa outsourcing di Pemkab Pekalongan yang menyeret nama Bupati nonaktif Fadia Arafiq.
Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman menegaskan pembelian hewan kurban Presiden Prabowo menggunakan APBN sah secara hukum dan syariat Islam.
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM bersama tiga anggota keluarganya ditemukan meninggal dunia di tenda camping Posong Temanggung. Polisi selidiki dugaan keracunan.
ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB buka suara soal Prihantini yang terseret dugaan riset palsu di konferensi ilmiah Denmark, tegaskan tak terkait aktivitas akademik kampus.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT