4,5 Tahun Bareng Mees Hilgers, Kapten FC Twente Ungkap Sifat Asli hingga Perilaku sang Pemain Timnas Indonesia: Dia Orangnya...
- FC Twente
Jakarta, tvOnenews.com - Kapten FC Twente, Ricky van Wolfswinkel, mengungkap sifat asli dan perilaku pemain Timnas Indonesia, Mees Hilgers. Pengakuan itu diungkapkan setelah keduanya menjadi rekan setim di The Tukkers selama 4,5 tahun.
Mees Hilgers merupakan produk asli dari akademi FC Twente. Sang bek berusia 24 tahun tersebut kemudian promosi ke tim senior sejak Oktober 2020. Sejak saat itu, ia kerap menjadi bagian dari skuad utama The Tukkers.
- FC Twente
Namun belakangan ini, Mees Hilgers mengalami situasi pelik. Manajemen FC Twente tidak mengizinkan sang pemain bermain di laga resmi sebelum dia memperbarui kontrak setidaknya satu tahun lagi.
Pemain keturunan Manado tersebut sejatinya masih memiliki kontrak dengan The Tukkers hingga Juni 2026. Namun, ia telah menyatakan ingin hengkang pada bursa transfer musim panas 2025 lalu.
Kegagalannya mendapatkan klub baru membuat Mees Hilgers dibekukan sementara oleh FC Twente. Ia belum pernah dimainkan dalam pertandinan kompetitif musim ini atas keinginan pihak manajemen.
Kendati demikian, Mees Hilgers hingga saat ini masih tetap mengikuti latihan bersama tim. Bahkan, pemilik 4 caps untuk Timnas Indonesia itu sesekali bermain di pertandingan uji coba bersama The Tukkers.
- FC Twente
Meski dilarang tampil di ajang resmi oleh manajemen, Mees Hilgers tetap mendapat dukungan dari rekan-rekan satu timnya. Hal itu disampaikan oleh kapten FC Twente, Ricky van Wolfswinkel.
Menurutnya, para pemain FC Twente tidak memandang Mees Hilgers secara berbeda sejak bek itu dikeluarkan dari skuad. Ia menegaskan bahwa bek Timnas Indonesia tersebut masih bagian dari tim.
"Mees adalah bagian dari kami," tegas Ricky van Wolfswinkel kepada Voetbal Primeur.
Lebih lanjut, Van Wolfswinkel menekankan bahwa Mees Hilgers tidak hanya masih aktif mengikuti latihan. Striker 36 tahun tersebut juga memastikanbahwa sang pemain tetap profesional.
"Tapi kami tidak memperlakukannya secara berbeda, kami tidak memandangnya secara berbeda. Bagi kami, dia hanyalah rekan setim dan akan selalu begitu," kata kata penyerang asal Belanda itu.
Load more