Jelang El Clasico, Lamine Yamal Sebut Real Madrid Tim Maling
- REUTERS/Albert Gea
Jakarta, tvOnenews.com - Jelang laga panas El Clasico akhir pekan ini, bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, membuat heboh dengan pernyataan yang memancing emosi fans Real Madrid. Pemain berusia 18 tahun itu menyebut Los Blancos sebagai 'tim maling'.
Pertemuan antara Real Madrid dan Barcelona akan berlangsung di Stadion Santiago Bernabeu pada Minggu (26/10). Duel bertajuk El Clasico tersebut selalu menghadirkan tensi tinggi, baik di dalam maupun luar lapangan.
Laga kali ini juga menjadi penentu perebutan puncak klasemen sementara LaLiga Spanyol. Madrid masih memimpin dengan koleksi 24 poin, sementara Barcelona menguntit ketat di posisi kedua dengan 22 poin.
Namun, sebelum duel akbar itu dimulai, suasana sudah lebih dulu memanas. Lamine Yamal yang dikenal penuh percaya diri kembali menarik perhatian dengan ucapannya yang dianggap merendahkan sang rival abadi.
Saat ditanya oleh oleh Ibai Llanos pemilik klub Kings League, Porcinos, soal apakah timnya mirip dengan Madrid, Yamal secara blak-blakan melontarkan komentar bernada sindiran kepada Real Madrid. Ia bahkan menuduh klub ibukota Spanyol itu kerap melakukan kecurangan.
Sebagai informasi, Kings League merupakan ajang sepakbola 7 vs 7 yang salah satunya digagas oleh legenda Barcelona, Gerard Pique.
"Ya, tentu saja, mereka mencuri, mereka protes..." ujar Yamal saat ditanya Llanos dari siaran Twitch Kings League.
Ucapan itu langsung membuat Ibai Llanos terkejut. Sebagai fans berat Real Madrid, Llanos sempat menanyakan ulang kepada Yamal soal maksud dari pernyataan tersebut. Ia tak menyangka Yamal akan menjawab dengan nada seprovokatif itu.
Namun, Yamal tetap santai dan tak mau banyak menjelaskan. Pemain jebolan akademi La Masia itu hanya memberikan tanggapan singkat.
"Baiklah mari kita lihat saja," kata bintang muda Barcelona tersebut.
Komentar Yamal seketika menjadi bahan perbincangan di kalangan pecinta sepak bola Spanyol. Fans Real Madrid merasa tersinggung dengan ucapan sang pemain muda dan ramai-ramai melayangkan kritik di media sosial.
Sebaliknya, sebagian pendukung Barcelona justru mendukung keberanian Yamal. Mereka menganggap ucapan itu bagian dari “bumbu klasik” yang menambah panasnya atmosfer jelang laga terbesar di Spanyol tersebut.
Load more