News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Para Pemain Juventus Disindir Patrice Evra usai Igor Tudor Dipecat hingga Dibandingkan dengan Manchester United: Kalian Lembek

Para pemain Juventus disindir oleh Patrice Evra seiring dengan pemecatan Igor Tudor. Eks bek Manchester United itu bahkan membandingkannya dengan kubu Old Trafford.
Rabu, 29 Oktober 2025 - 19:06 WIB
Manuel Locatelli di laga Juventus melawan Lazio
Sumber :
  • REUTERS/Alberto Lingria

Jakarta, tvOnenews.com - Para pemain Juventus disindir oleh Patrice Evra seiring dengan pemecatan Igor Tudor. Eks bek Manchester United itu bahkan membandingkannya dengan kubu Old Trafford.

I Bianconeri sedang mencari pelatih baru seiring dengan pemecatan Tudor. Nama Luciano Spalletti menjadi yang teratas dalam bursa pelatih baru sejauh ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Spalletti dikabarkan sudah mencapai kesepakatan dengan Juve, sebagaimana diwartakan oleh berbagai sumber di Italia, termasuk jurnalis Gianluca Di Marzio. Dia akan dikontrak hingga akhir musim.

Luciano Spalletti dikabarkan bakal tangani Juventus
Luciano Spalletti dikabarkan bakal tangani Juventus
Sumber :
  • FIGC

 

Ada opsi perpanjangan jika eks pelatih Timnas Italia itu bisa meraih targetnya. Dia ditargetkan untuk mencapai empat besar Liga Italia alias tiket ke Liga Champions.

Sementara itu, pemecatan Tudor menjadi sorotan eks bek kiri Juve dan Man United, Patrice Evra. Dia membandingkan dirinya ketika David Moyes oleh Manchester United.

“Saya hanya ingin berbicara kembali tentang pemecatan Tudor. Terima kasih kepada pelatih untuk segalanya. Ini adalah pesan untuk para pemain,” kata Evra dalam pesannya di Instagram, dilansir dari Football-Italia.

“Ketika mereka memecat pelatih, itu berarti Anda tidak melakukan pekerjaan Anda di lapangan. Itu hanya terjadi sekali dalam sepanjang karier saya ketika di Manchester United dan mereka memecat David Moyes,” tambahnya.

Pelatih Juventus Igor Tudor
Pelatih Juventus Igor Tudor
Sumber :
  • REUTERS/Alberto Lingria

 

Evra mengaku sangat bersalah dengan pemecatan Moyes. Dia berharap para pemain Juve merasakan hal yang sama.

“Saya merasa sangat buruk, dan saya harap para pemain Juventus merasakan hal yang sama sekarang, karena mereka telah berganti tiga atau empat pelatih dalam beberapa tahun terakhir sekarang,” tambahnya.

Juve telah dilatih oleh tiga juru taktik berbeda dalam setahun enam bulan sekarang. Mereka dilatih Massimiliano Allegri pada awal tahun 2024.

Kemudian, di musim panas, Thiago Motta datang. Namun, sang pelatih keturunan Brasil-Italia itu dipecat pada Maret 2025 lalu dan diganti Tudor.

Kini, Igor Tudor juga dipecat. Itu artinya para pemain akan dilatih juru taktik keempat dalam waktu kurang dari dua tahun terakhir.

Evra menyindir bahwa generasi masa kini terlalu lembek. Jadi, mereka tidak bertanggung jawab ketika ada pelatih yang dipecat.

“Kalian di Juve. Masalahnya adalah ini tidak berhasil di generasi baru, ini adalah generasi yang lembek. Jadi semua komentator dan pandit yang merupakan mantan pemain membuang waktu untuk berbicara kepada mereka,” tambahnya.

Mantan Pemain Manchester United, Evra
Mantan Pemain Manchester United, Evra
Sumber :
  • Manchester United

 

“Kami adalah para pemain sepak bola, kami bermain untuk gairah untuk seragam, untuk sejarah, untuk memberi makan keluarga. Generasi ini lebih kepada atlet ketimbang pemain. Mereka adalah brand, rapper, fashionista, terlibat dalam politik dan terlalu banyak gangguan,” sambungnya.

Menurut Evra, Juve telah banyak berubah dan telah kehilangan nilai sejatinya. Kini, mereka kesulitan untuk mengorbankan diri.

“Juve telah berubah banyak, kami telah kehilangan nilai sejati. Saya ingat pertandingan pertama saya dengan Andrea Agnelli, saya bahagia melihat sejarah di mana pun, kita memiliki Pavel Nedved, Platini dan lainnya,” sambungnya.

“Suatu hari nanti saya akan kembali ke sepak bola, namun tidak sekarang. Saya hanya ingin berkata karena kalian bermain untuk Juve, kalian harus mengorbankan segalanya, termasuk keluarga Anda,” tukasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Evra menyimpulkan bahwa para pemain Juve tidak bisa begitu lembek. Hanya karena tidak sesuai dengan pelatih, maka mereka tidak bisa menjadikannya alasan.

“Pecat pelatih, kini tidak ada alasan lagi. Jika Anda tidak ingin berada di Juve, maka pergi. Kalian terlalu lembek,” pungkasnya. (rda)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT