Inter vs AC Milan: Bedah Formasi Ideal Allegri untuk Bawa Rossoneri Taklukkan Si Adik Tiri di Derby della Madonnina
- AC Milan
Jakarta, tvOnenews.com - Bedah formasi ideal yang layak dipakai AC Milan saat menghadapi Inter Milan di partai derbi Liga Italia akhir pekan nanti. Massimiliano Allegri dituntut memutar otak demi membawa Rossoneri pulang dengan kemenangan dari Derby della Madonnina.
Derbi tinggal menghitung hari dan perhatian kini tertuju pada bagaimana Allegri meramu komposisi terbaiknya. Laga penuh gengsi ini dapat menjadi titik penting yang menentukan arah perjalanan Milan sepanjang musim.
Menjelang duel Senin (24/11/2025) nanti, Allegri sebenarnya hanya menyisakan sedikit keputusan teknis dalam menentukan starting XI. Namun detail-detail kecil tetap harus dipoles sempurna karena derbi tidak pernah memberi ruang untuk kesalahan sekecil apa pun.
Kemenangan akan menjaga Milan tetap di jalur Scudetto. Sebaliknya, terpeleset di laga sebesar ini bisa membuat mereka tertinggal lima poin dan itu bukan jarak yang mudah dikejar pada paruh kedua musim.
Di kalangan suporter, sejumlah sektor mulai dinilai membutuhkan evaluasi lebih serius. Waktu untuk bereksperimen semakin menipis sehingga setiap keputusan taktis harus semakin presisi.
Ada tiga titik dalam skuad Milan yang menimbulkan keraguan jelang derbi. Meski tingkat urgensinya berbeda, semuanya tetap layak disorot dan menjadi perhatian utama Allegri.
Di sisi kiri pertahanan, Davide Bartesaghi diprediksi menjadi starter dan keputusan ini terasa paling logis. Pervis Estupiñán memang punya pengalaman, tetapi kesalahan-kesalahan kecil yang ia buat kerap mengganggu stabilitas permainan Milan.
Dalam dua laga terakhir kontra Parma dan Virtus Entella, Estupiñán mengambil beberapa keputusan berisiko yang tidak seharusnya muncul jelang pertandingan sebesar derbi. Kesalahan sekecil apa pun bisa berubah menjadi bencana ketika menghadapi Inter yang terkenal klinis memanfaatkan celah.
Lini tengah juga perlu perhatian lebih karena performa Youssouf Fofana menunjukkan paradoks sepanjang musim. Ia piawai menembus kotak penalti dengan timing jitu, tetapi masalah pada finishing dan konsistensi energi kerap membuat frustrasi.
Ada beberapa momen ketika ia terlambat menutup ruang dan situasi itu selalu berbahaya bagi Milan. Gol yang ia berikan kepada Virtus pekan lalu semakin menegaskan persoalan fokus yang belum sepenuhnya stabil.
Load more