Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ngaku Layak Dipilih sebagai Pelatih Ajax Padahal Gagal Total di Timnas Indonesia, Alex Pastoor Jadi Tertawaan Pandit Belanda: Lucu Sekali!

Mantan asisten pelatih Timnas Indonesia, Alex Pastoor jadi bahan tertawaan pandit Belanda usai mengajukan diri menjadi juru taktik Ajax Amsterdam yang baru.
Rabu, 26 November 2025 - 14:46 WIB
Patrick Kluivert dan Alex Pastoor, eks pelatih timnas Indonesia dan asistennya.
Sumber :
  • tvOnenews/Taufik Hidayat

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan asisten pelatih Timnas Indonesia, Alex Pastoor jadi bahan tertawaan pandit Belanda usai mengajukan diri menjadi juru taktik Ajax Amsterdam yang baru.

Pandit Belanda, Johan Derksen dan René van der Gijp berbica mengenai peluang Alex Pastoor menangani Ajax Amsterdam. Kedua pengamat sepak bola yang dikenal lewat program Vandaag Inside itu menilai bahwa Pastoor bukan sosok ideal untuk kursi pelatih utama Ajax.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemicunya berasal dari pernyataan Pastoor pada akhir pekan saat tampil sebagai tamu dalam acara Ziggo Sport, Rondo. Dalam kesempatan itu mantan asisten Patrick Kluivert di Timnas Indonesia tersebut secara terang-terangan membuka diri untuk menangani Ajax.

"Apakah saya berharap demikian dan apakah itu masuk akal? Saya rasa saya bisa menjawab 'ya' dua kali. Anda seorang profesional, jadi Anda bisa bekerja di mana saja. Saya juga bersemangat untuk menghadapi tantangan yang belum pernah saya lakukan sebelumnya. Ini salah satunya," kata Pastoor dalam program Ziggo Sport, Rondo dikutip dari Voetbal Primeur.

Patrick Kluivert dan asistennya Alex Pastoor sewaktu melatih Timnas Indonesia
Patrick Kluivert dan asistennya Alex Pastoor sewaktu melatih Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram @alex.pastoor

 

Pernyataan tersebut sontak menjadi topik viral karena disampaikan saat Ajax sedang membutuhkan figur kuat untuk mengembalikan kejayaan mereka di kancah domestik maupun Eropa. Pastoor sendiri kini tidak sedang terikat kontrak dengan klub manapun dan baru saja mengakhiri masa tugasnya di Indonesia. 

Ia sebelumnya menjadi tangan kanan Kluivert dalam menangani tim nasional, namun gagal total karena skuad Garuda tidak lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.

"Lucu sekali Marco van Basten diam saja," kata Gijp setelah melihat rekaman pernyataan Pastoor dikutip dari Voetbal Primeur. 

Candaan itu mengundang gelak tawa di studio dan menjadi pembuka bagi kritik lanjutan dari Johan Derksen, yang langsung menolak ide Pastoor menangani Ajax.

"Dia tak bisa menahan tawa. Seharusnya salah satu mantan pemain profesional itu langsung bilang dia sama sekali tidak layak jadi manajer Ajax," kata Derksen 

Menurut Derksen, Ajax tidak boleh sembarangan memilih pelatih karena mereka membutuhkan sosok yang mampu membawa perubahan nyata. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ajax membutuhkan manajer yang mampu memberikan nilai tambah; mungkin ada manajer lain yang ingin bekerja di Ajax," simpul Derksen. 

Ia menegaskan bahwa klub sebesar Ajax harus mencari alternatif lain yang dianggap lebih layak, memiliki rekam jejak kuat, dan mampu mempresentasikan sepak bola modern sesuai identitas klub. (fan)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Melaju mulus di babak penyisihan grup, Belanda justru tersingkir setelah kalah dari Maroko di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi BBM Periode 2009-2012

Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi BBM Periode 2009-2012

Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri menetapkan tiga mantan petinggi PT Pertamina Patra Niaga (PNN) dan satu PT Asmin Koalindo Tuhup sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi jual beli bahan bakar minyak (BBM) di salah satu perusahaan periode tahun 2009-2012.
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Babak 32 besar Piala Dunia 2026 mencatatkan skor akhir 2-1 atas kemenangan Norwegia dari Pantai Gading tercipta di Stadion Dallas, Arington, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB.
RT RW Diminta Perkuat Pendataan Warga Buntut Kasus Penyekapan YTR, Dedi Mulyadi: Ini Juga untuk Mencegah Adanya Terorisme yang Biasa Terjadi di Kontrakan

RT RW Diminta Perkuat Pendataan Warga Buntut Kasus Penyekapan YTR, Dedi Mulyadi: Ini Juga untuk Mencegah Adanya Terorisme yang Biasa Terjadi di Kontrakan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta RT dan RW memperkuat pendataan warga termasuk penghuni rumah kos dan kontrakan.
Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis terhadap mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim pidana 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.
Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Lee So-young dan Megawati Hangestri sempat bekerja sama dengan membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2023-2024.

Trending

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Lee So-young dan Megawati Hangestri sempat bekerja sama dengan membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2023-2024.
HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

Polri mengungkap alasan pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, digelar di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, pada Rabu (1/7/2026). Diketahui pada tahun 2025 lalu, dilaksanakan di Monas, Jakarta Pusat.
Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Melaju mulus di babak penyisihan grup, Belanda justru tersingkir setelah kalah dari Maroko di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Babak 32 besar Piala Dunia 2026 mencatatkan skor akhir 2-1 atas kemenangan Norwegia dari Pantai Gading tercipta di Stadion Dallas, Arington, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB.
Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis terhadap mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim pidana 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.
Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan putusan terhadap Nadiem Makarim terkait perkara Chromebook pada sidang yang digelar Selasa (30/6). 
Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi BBM Periode 2009-2012

Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi BBM Periode 2009-2012

Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri menetapkan tiga mantan petinggi PT Pertamina Patra Niaga (PNN) dan satu PT Asmin Koalindo Tuhup sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi jual beli bahan bakar minyak (BBM) di salah satu perusahaan periode tahun 2009-2012.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT