GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Reaksi Pelatih Borussia Monchengladbach usai Kevin Diks Bikin Blunder hingga Tersingkir dari DFB Pokal

Pelatih Borussia Monchengladbach, Eugen Polanski, tidak memperlihatkan rasa panik usai timnya tersingkir dari DFB Pokal. Mereka dikalahkan St Pauli dengan Kevin Diks melakukan blunder.
Rabu, 3 Desember 2025 - 10:19 WIB
Pelatih Borussia Monchengladbach, Eugene Polanski
Sumber :
  • Instagram/Borussia Monchengladbach

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Borussia Monchengladbach, Eugen Polanski, tidak memperlihatkan rasa panik usai timnya tersingkir dari DFB Pokal. Mereka dikalahkan St Pauli dengan Kevin Diks melakukan blunder.

Asa Gladbach untuk terus melaju di piala domestik Jerman, DFB Pokal, terhenti pada Rabu (3/12/2025) dini hari WIB. Mereka kalah dengan skor 1-2 dari St Pauli di kandang sendiri, Borussia Park.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Die Fohlen tertinggal lebih dulu pada menit ke-43 oleh Martijn Kaars. Haris Tabakovic sempat menyamakan skor di menit ke-56, namun gol Louis Oppie membuat St Pauli menang dengan skor 2-1.

Gol Martijn Kaars tercipta karena kesalahan bersama Kevin Diks dan Yannik Engelhardt. Kesalahan komunikasi di antara keduanya membuat Kaars bisa merebut bola dan kemudian mencetak gol kemenangan.

Sesudah laga, pelatih Gladbach Eugen Polanski mengutarakan kekecewaannya. “Kami benar-benar sangat kecewa,” katanya, dilansir dari media Jerman, WAZ.

Sang pelatih asal Polandia mengatakan bahwa penyebab Gladbach kalah adalah karena permainan mereka yang lambat. Mereka kekurangan energi, terutama di babak pertama.

“Kami tidak pernah benar-benar berada dalam permainan. Terutama di babak pertama, kami kekurangan energi di lapangan dan bermain dengan sangat lambat,” kata Polanski soal laga tersebut.

Permainan membaik di babak kedua. Namun, Polanski merasa bahwa Gladbach tidak pernah benar-benar mampu menekan lawan untuk waktu yang lama.

“Kami berada dalam permainan, namun tidak pernah benar-benar dalam posisi ketika kami bisa membuat lawan tertekan di sepertiga akhir untuk waktu yang signifikan,” tandasnya.

Terlepas dari kekalahan ini, Polanski tetap berusaha untuk melihat ke arah positif. Gladbach kini dalam kondisi yang jauh lebih baik ketimbang beberapa pekan lalu.

“Kami semua tahu dari mana kami bermula. Beberapa pekan lalu, keadaan terlihat sangat berbeda. Kini kami kalah dalam pertandingan yang tentu saja tidak kami bayangkan akan berakhir seperti ini,” tukasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk menyimpulkan, pelatih berusia 39 tahun itu mengaku tak cemas dengan kekalahan ini. Dia menantikan laga berikutnya melawan Mainz.

“Kami benar-benar membumi. Saya tidak cemas,” kata Polanski yang awalnya ditunjuk sebagai pelatih caretaker tersebut.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terbongkar Tawaran Gaji Bojan Hodak Setinggi Langit, Ini Alasan Pelatih Tunda Perpanjangan Kontrak Persib

Terbongkar Tawaran Gaji Bojan Hodak Setinggi Langit, Ini Alasan Pelatih Tunda Perpanjangan Kontrak Persib

Bojan Hodak terus menunda kata sepakat atas penawaran perpanjangan kontrak yang disodorkan Persib.
ISKI Jatim Dilantik, Soroti Etika Komunikasi Gen Z di Era Digital

ISKI Jatim Dilantik, Soroti Etika Komunikasi Gen Z di Era Digital

Pengurus baru Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) Jawa Timur, yang diketuai Dr Suko Widodo secara resmi dilantik.
KPK Geledah Sejumlah Ruangan di Gedung Terpadu Ponorogo

KPK Geledah Sejumlah Ruangan di Gedung Terpadu Ponorogo

Penyidik KPK kembali melakukan penggeledahan di Ponorogo, kali ini kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo yang berada di Gedung Terpadu lantai dua, Jalan Basuki Rahmat
KPAID Yogyakarta Tegaskan Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Termasuk Kategori Hak Anak Berat

KPAID Yogyakarta Tegaskan Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Termasuk Kategori Hak Anak Berat

Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Yogyakarta menyatakan bahwa dugaan kekerasan terhadap anak yang terjadi di Daycare Little Aresha masuk dalam kategori pelanggaran hak anak berat. 
Kata-kata Berkelas Nova Arianto usai Muncul Wacana Penghapusan Regulasi U-23 di Super League Musim Depan

Kata-kata Berkelas Nova Arianto usai Muncul Wacana Penghapusan Regulasi U-23 di Super League Musim Depan

Nova Arianto buka suara soal wacana penghapusan aturan pemain U-23 di Super League. Ia berharap pemain muda tetap bersaing dan punya kompetisi khusus usia muda.
Trending Topic: Penjelasan BRIN soal Mahkota Binokasih, Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Kabar Bahagia dari Sherly Tjoanda

Trending Topic: Penjelasan BRIN soal Mahkota Binokasih, Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Kabar Bahagia dari Sherly Tjoanda

Berikut rangkuman tiga berita terpopuler yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari sorotan pada sosok Dedi Mulyadi hingga Gubernur Sherly Tjoanda.

Trending

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

jawaban tegas Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda yang tidak bisa membantu warga. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkejut saat didatangi oleh warga Papua
News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

FSGI sebut juri Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat tidak belajar dari pengalaman. Gebrakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi serius menata pertambangan 
Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meninjau langsung penataan kawasan eks Hibisc Fantasy dan meminta penambahan personel guna mempercepat proses reboisasi.
Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Puncak rangkaian Kirab Mahkota Binokasih Tatar Sunda resmi berakhir dengan prosesi penyerahan kembali mahkota legendaris ke Keraton Sumedang Larang, Senin (18/5). 
Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler kemarin, 18 Mei 2026: KDM tiba-tiba minta maaf, sikap resmi SMAN 1 Sambas, hingga Sherly Tjoanda sampaikan keputusan tegas soal pinjol.
Tak Cukup Rekrut Sahabat Megawati Hangestri, Pink Spiders Makin Garang Usai Datangkan Pevoli Kuba

Tak Cukup Rekrut Sahabat Megawati Hangestri, Pink Spiders Makin Garang Usai Datangkan Pevoli Kuba

Pink Spiders semakin menunjukkan ambisinya jelang musim baru setelah merekrut Yensy Kindelán, usai sebelumnya juga mendatangkan sahabat Megawati Hangestri.
Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Rencana Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI untuk menggelar kembali babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan batal. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT