News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Konyol! Gara-gara Celana Dalam, Kapten Klub India Ini Dapat Kartu Merah Sebelum Kick-off

Insiden langka terjadi di semifinal Super Cup Liga India pada Kamis, (04/12/2025) lalu. Gara celana dalam, salah satu pemain dapat kartu merah sebelum kick off.
Sabtu, 6 Desember 2025 - 17:49 WIB
Pemain FC Goa di Liga India
Sumber :
  • instagram.com/fcgoaofficial

Jakarta, tvOnenews.com - Insiden langka mewarnai semifinal Super Cup antara FC Goa dan Mumbai City FC pada Kamis, (04/12/2025) lalu. Pertandingan yang seharusnya berjalan normal berubah menjadi sorotan setelah kapten FC Goa, Iker Guarrotxena, dikartu merah bahkan sebelum bola menyentuh rumput.

Momen itu terjadi saat kedua tim masih berada di lorong stadion. Para pemain sedang bersiap berjalan menuju lapangan ketika tiba-tiba muncul keributan kecil antara pemain dan ofisial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Siaran televisi memperlihatkan bahwa wasit menghampiri Guarrotxena karena masalah warna celana dalam yang ia kenakan. Warna inner shorts sang kapten dianggap tidak sesuai dengan regulasi yang ditetapkan panitia pertandingan.

Masalah ringan yang mestinya bisa diselesaikan dengan cepat justru berkembang menjadi kekacauan. Guarrotxena disebut memberikan respons yang dianggap sebagai protes berlebihan sehingga wasit langsung mengeluarkan kartu merah.

Wasit Pratik Mondal terlihat tegas ketika mengambil keputusan tersebut. Ia bahkan sempat mengatakan bahwa “semua orang melihat apa yang ia lakukan”, membuat para pemain Goa tak mampu lagi membela sang kapten.

Menurut laporan Times of India, Guarrotxena sebelumnya hanya diminta mengganti celana dalamnya agar sesuai aturan warna kostum tim. Namun interpretasi wasit terhadap reaksinya membuat situasi berubah drastis dalam hitungan detik.

Pelatih FC Goa, Manolo Marquez, mengaku terkejut ketika mendengar kabar bahwa kaptennya telah diusir. Ia mengatakan bahwa dirinya sempat meninggalkan lorong karena mengira masalah itu sudah selesai dan tidak berujung panjang.

“Ini bukan kejadian yang normal,” ujar Marquez dalam keterangannya. Ia menambahkan bahwa keputusan itu terasa berlebihan namun tidak ada yang bisa mereka lakukan untuk mengubahnya.

Meski sang kapten terkena sanksi sebelum kick-off, FC Goa tetap diperbolehkan menurunkan sebelas pemain sejak awal pertandingan. Aturan memungkinkan pemain yang dikartu merah sebelum laga diganti oleh anggota skuad lain.

Goa kemudian menunjuk Javier Siverio sebagai pengganti untuk menjaga keseimbangan tim. Pergantian mendadak itu memaksa susunan pemain dirombak sebelum para pemain memasuki lapangan.

Borja Herrera mengambil alih ban kapten dan memimpin tim pada laga yang berjalan penuh tekanan. Ia mengaku tidak pernah menyaksikan kejadian seperti ini selama kariernya dan memilih menahan komentar lebih jauh.

Meski diterpa kekacauan sebelum laga, FC Goa berhasil bangkit dengan cepat dan menguasai permainan sejak menit awal. Dua gol dari Brison Fernandes dan David Timor pada babak pertama cukup untuk memastikan kemenangan 2-1.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemenangan ini mengantar mereka ke partai puncak melawan East Bengal. Namun absennya Guarrotxena di final menjadi pukulan tambahan bagi Goa yang kini harus menyiapkan strategi baru tanpa sang kapten.

(sub)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT