News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Korea Selatan Tuntut Permintaan Maaf Tulus dari Shin Tae-yong usai Video Menampar Pemain Ulsan HD Viral

Media Korea Selatan menuntut mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, untuk meminta maaf dengan tulus. Hal ini terjadi setelah videonya menampar pemain Ulsan HD viral.
Selasa, 16 Desember 2025 - 12:46 WIB
Mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong dan Marselino Ferdinan
Sumber :
  • Instagram @shintaeyong7777

Jakarta, tvOnenews.com - Media Korea Selatan menuntut mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, untuk meminta maaf dengan tulus. Hal ini terjadi setelah videonya menampar pemain Ulsan HD viral.

Sang juru taktik sudah tidak menjabat sebagai pelatih Ulsan sejak Oktober lalu. Dia hanya menukangi klub kasta tertinggi Liga Korea Selatan itu selama sekitar dua bulan saja  pada tahun ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, mantan pelatih Timnas Indonesia itu meninggalkan klub dengan kontroversi. Berbagai media di Korea Selatan mengungkap adanya permasalahan antara STY dengan para pemain.

Pada Senin (15/12/2025), media Korea Selatan, JoongAng Ilbo, merilis video Shin Tae-yong menampar Jung Seung-hyun. Dalam video, terlihat Shin tidak memiliki niatan buruk dalam tamparan tersebut.

Itu terlihat seperti tindakan candaan. Namun, media Korea Selatan itu mengklaim bahwa STY juga melayangkan tangannya kepada kepala dan tulang kering para pemain dalam sesi latihan.

Kontroversi mencuat karena hal itu. Shin Tae-yong sendiri sudah menyampaikan bahwa dirinya tidak bermaksud jahat dalam momen tersebut.

“Dia adalah pemain yang disayang, mungkin saya mengutarakan kedekatan secara keterlaluan. Jadi, saya meminta maaf jika itu menyinggung saya,” kata Shin Tae-yong, dilansir dari media Korea Selatan, News1.

Dalam pernyataan yang sama, Shin mengaku heran dengan pernyataan Seung-hyun. “Saya tidak tahu mengapa Seung-hyun mengatakannya,” kata Shin, dilansir News1.

Jung mengutarakan bahwa dia menanti pernyataan dari kapten tim dan juga klub. Dia juga mengaku tidak tahu bagaimana video tersebut bisa viral.

“Saya kira kapten tim Lee Chung-yong dan klub akan segera merilis pernyataan. Saya tak tahu persis bagaimana video itu beredar,” katanya.

“Namun, banyak yang khawatir dan orang tua saya kesal. Ketika saya mengalaminya, saya merasa sangat bersalah. Saya merasa sangat bersalah, bahkan berpikir ‘apakah ini benar?’,” tambahnya.

Media Korea Selatan, News1, menilai bahwa STY perlu meminta maaf secara tulus atas peristiwa tersebut. Mantan pelatih Timnas Indonesia itu dinilai telah bersikap berlebihan dan harus bertanggung jawab.

“Pelatih Shin Tae-yong harus meminta maaf dengan tulus,” demikian judul yang diberikan oleh media Korea Selatan tersebut dalam artikel yang rilis pada Selasa (16/12/2025).

“Perselisihan antara Shin Tae-yong dan para pemainnya kembali membara seiring dengan beredarnya sebuah video, menambah kontroversi soal sikap tidak kayak Shin. Dia harus bertanggung jawab,” tambah News1.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Media Korea Selatan itu tidak mempermasalahkan keras atau tidaknya tamparan tersebut. Mereka menyoroti bahwa itu adalah tindakan kekerasan antara seorang yang memimpin kepada anak buahnya.

“Yang terpenting bukanlah keras atau tidaknya tamparan itu. Itu adalah sesuatu yang terjadi antara pelatih dan pemain. Itu terjadi di antara dua orang dalam sebuah ‘relasi kuasa’ yang menggunakan pengaruh,” tambahnya. (rda)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sebanyak 42 Calon Jemaah Haji Diduga Nonprosedural Digagalkan Terbang oleh Imigrasi

Sebanyak 42 Calon Jemaah Haji Diduga Nonprosedural Digagalkan Terbang oleh Imigrasi

Sebanyak 42 calon Jemaah haji gagal berangkat ke Tanah Suci seusai diduga ilegal oleh Ditjen Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas).
KPK Serahkan Aset Koruptor Rp42,2 Miliar ke 6 Instansi, dari Tanah di Jaksel hingga Papua

KPK Serahkan Aset Koruptor Rp42,2 Miliar ke 6 Instansi, dari Tanah di Jaksel hingga Papua

Aset tersebut berasal dari perkara tindak pidana korupsi atas nama terpidana Zainuddin Hasan yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkracht (Putusan MA Nomor 113 K/Pid.Sus/2020).
KAI Perkuat Sinergi Tata Perlintasan Termasuk Tutup Perlintasan Sebidang Liar Beresiko Tinggi

KAI Perkuat Sinergi Tata Perlintasan Termasuk Tutup Perlintasan Sebidang Liar Beresiko Tinggi

Buntut kecelakaan maut tabrakan maut di Stasiun Bekasi Timur yang menewaskan 16 penumpang perempuan, PT KAI Daop 1 Jakarta memperkuat sinergi lintas sektor demi meningkatkan keselamatan.
Dedi Mulyadi Beri Puluhan Juta ke Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Tak Peduli Asal KTP: Walaupun Lintas Provinsi

Dedi Mulyadi Beri Puluhan Juta ke Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Tak Peduli Asal KTP: Walaupun Lintas Provinsi

Bantuan tersebut diserahkan saat Dedi Mulyadi mengunjungi rumah duka salah satu korban, Nuryati, di Kemayoran, Jakarta Pusat
Hari Buruh, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masjid di Ambalawi

Hari Buruh, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masjid di Ambalawi

Memperingati Hari Buruh Internasional, PT Pegadaian melalui Cabang Rasanae kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), pada Jumat (01/05).
Vivo Naikkan Harga BBM di Seluruh SPBU di Indonesia, Cek Harganya

Vivo Naikkan Harga BBM di Seluruh SPBU di Indonesia, Cek Harganya

Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) telah lebih dulu melakukan penyesuaian harga untuk sejumlah BBM nonsubsidi sejak 18 April 2026

Trending

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kesal lintasan kareta Ampera Bekasi diduga kembali dikuasai oleh oknum Organisasi Masyarakarat (ormas) pasca terjadi kecelakaan
Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan dikabarkan menggandeng kekasih baru di momen spesialnya. Di momen tersebut, ia diisukan mengajak serta Inka Andestha, seorang pengusaha skincare.
Tegas Dedi Mulyadi Minta Kepala Dishub Jabar Pasang Palang Pintu Digital di Perlintasan Ampera Bekasi: Hari Ini!

Tegas Dedi Mulyadi Minta Kepala Dishub Jabar Pasang Palang Pintu Digital di Perlintasan Ampera Bekasi: Hari Ini!

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi minta jajaran Dinas Perhubungan Jabar mengganti palang pintu manual di kawasan Ampera Bekasi dengan palang pintu digital.
Jay Idzes-Maarten Paes Diziinkan Main, Timnas Indonesia Kejatuhan 'Durian Runtuh' dari FIFA Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Jay Idzes-Maarten Paes Diziinkan Main, Timnas Indonesia Kejatuhan 'Durian Runtuh' dari FIFA Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan digelar pada September-Oktober 2026 tampaknya membawa angin segar bagi Timnas Indonesia asuhan John Herdman. Ada kabar baik apa?
Shin Tae-yong Blak-blakan Usai Jadi Penasihat Teknik Timnas Indonesia Football 7: Mental dan Fisik Pemain Timnas Indonesia Lemah

Shin Tae-yong Blak-blakan Usai Jadi Penasihat Teknik Timnas Indonesia Football 7: Mental dan Fisik Pemain Timnas Indonesia Lemah

Shin Tae-yong menilai bahwa bakat besar yang dimiliki pemain Indonesia kerap terhambat oleh dua faktor mendasar: mentalitas dan kondisi fisik. Hasil pengamatannya
The Real Saingan Maarten Paes? Kiper 199 Cm Keturunan Surabaya yang Eligible Bela Timnas Indonesia Pernah Diincar Ajax

The Real Saingan Maarten Paes? Kiper 199 Cm Keturunan Surabaya yang Eligible Bela Timnas Indonesia Pernah Diincar Ajax

Nama Maarten Paes kini mulai mendapat 'ancaman baru' di posisi kiper Garuda. Sosok Kayne van Oevelen yang eligible bela Timnas Indonesia jadi incaran Ajax.
Angkot Ngetem Bikin Macet Lembang, Dedi Mulyadi Tawarkan Jadi Sopir Mobil Sampah, Gaji Capai Rp4,2 Juta

Angkot Ngetem Bikin Macet Lembang, Dedi Mulyadi Tawarkan Jadi Sopir Mobil Sampah, Gaji Capai Rp4,2 Juta

Kebijakan ini ditawarkan sebagai bagian dari dukungan Pemprov Jabar dalam menata lalu lintas di area pasar dan destinasi wisata yang selama ini kerap padat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT