Rencana Transfer Inter Milan di Musim Dingin, Beppe Marotta Tegaskan Nerazzurri Tidak Tergesa-gesa Beli Pemain Baru
- REUTERS/Daniele Mascolo
Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Inter Milan, Beppe Marotta, memastikan klubnya tidak akan tergesa-gesa berbelanja pemain pada bursa transfer Januari. Ia menilai skuad Nerazzurri saat ini masih sangat kompetitif untuk bersaing di berbagai ajang.
Dalam wawancara dengan DAZN, Marotta menegaskan bahwa Inter tidak berada dalam posisi tertekan untuk melakukan pembelian pemain. Menurutnya, setiap langkah transfer harus selaras dengan kebutuhan tim serta menjaga keseimbangan finansial klub.
Marotta mengakui manajemen tetap memantau dinamika pasar transfer yang bergerak cepat. Namun, ia menekankan bahwa Inter tidak akan bergerak gegabah hanya karena tekanan rumor atau ekspektasi publik.
“Kami tidak memiliki kebutuhan mendesak, dan pasar saat ini juga tidak menawarkan banyak peluang,” ujar Marotta dengan nada tenang. Pernyataan itu mencerminkan pendekatan hati-hati Inter dalam menjaga stabilitas skuad.
Salah satu nama yang kerap dikaitkan dengan Inter adalah João Cancelo. Marotta menjelaskan bahwa rumor tersebut berkaitan erat dengan kondisi Denzel Dumfries yang masih dalam proses pemulihan cedera.
Absennya Dumfries membuat Inter harus mempertimbangkan opsi di sektor kanan pertahanan. Meski demikian, Marotta menegaskan bahwa klub masih berada dalam tahap eksplorasi dan belum mengambil keputusan final.
“Kami ingin melihat apakah pasar bisa menyediakan pemain dengan karakteristik yang tepat dan berada di level yang sama dengan skuad kami,” lanjutnya. Ia menambahkan bahwa semua opsi masih terbuka, tetapi belum ada langkah konkret yang diambil.
Selain Cancelo, nama Davide Frattesi juga santer dikaitkan dengan sejumlah klub, termasuk Galatasaray dan Juventus. Rumor tersebut berkembang seiring minimnya menit bermain sang gelandang dalam beberapa bulan terakhir.
Marotta dengan tegas membantah adanya pendekatan resmi terkait Frattesi. Ia juga memastikan bahwa sang pemain tidak pernah menyampaikan keinginan untuk meninggalkan Inter.
“Jika seorang pemain ingin pergi, kami akan duduk bersama dan mengevaluasi situasinya,” kata Marotta. “Namun saat ini Frattesi tidak meminta hengkang dan kami belum menerima tawaran apa pun,” tambahnya.
Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan posisi Inter yang tetap terbuka terhadap dialog. Meski begitu, Marotta menekankan bahwa keterbukaan itu tidak berarti klub siap melepas pemain tanpa pertimbangan matang.
Di sisi lain, Marotta tidak menampik bahwa faktor finansial menjadi tantangan besar dalam setiap potensi transfer, terutama untuk pemain berprofil tinggi seperti Cancelo. Ia menyebut kontrak sang pemain sebagai salah satu kendala utama bagi klub-klub Italia.
“Kontraknya berada di level yang tidak bisa ditanggung oleh klub Italia secara mandiri,” ujar Marotta. Ia bahkan mengisyaratkan kemungkinan skema barter pemain jika negosiasi benar-benar terjadi.
Menurut Marotta, Inter harus selalu mempertimbangkan dampak jangka panjang dari setiap keputusan. Fokus utama manajemen tetap pada upaya menutup celah di sisi kanan pertahanan akibat absennya Dumfries.
Dengan pendekatan realistis dan terukur, Inter memilih menjaga keseimbangan antara ambisi dan stabilitas. Marotta menegaskan klub tidak ingin mengorbankan fondasi tim hanya demi solusi jangka pendek.
Situasi ini menunjukkan bagaimana Inter menghadapi bursa transfer dengan kepala dingin. Di tengah derasnya rumor, Nerazzurri tetap berpegang pada prinsip kehati-hatian dan perencanaan yang matang.
(sub)
Load more