Xabi Alonso Kritik Sikap Diego Simeone ke Vinicius Junior
- REUTERS/Vincent West
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, menunjukkan sikap tegas usai timnya memastikan tiket ke final Piala Super Spanyol dengan kemenangan tipis 2-1. Namun, hasil pertandingan tersebut justru kalah sorotan dibanding ketegangan yang terjadi antara Vinicius Junior dan pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone.
Insiden bermula ketika Simeone beberapa kali memancing emosi Vinicius di pinggir lapangan. Bahkan, pelatih asal Argentina itu menyebut nama Presiden Real Madrid Florentino Perez, seolah memberi sinyal bahwa sang winger akan dilepas klub.
Tak berhenti sampai di situ, Simeone juga meminta Vinicius mendengarkan siulan dari sebagian suporter Madrid. Sikap tersebut jelas membuat Vinicius tersulut emosi dan memancing reaksi keras di lapangan.
Melihat situasi semakin memanas, Xabi Alonso langsung bereaksi dari pinggir lapangan. Ia terdengar berteriak ke arah Simeone agar fokus mengurus pemainnya sendiri demi mencegah konflik semakin melebar.
Alonso sendiri memilih untuk menahan para pemainnya agar tidak bertindak berlebihan. Ia belajar dari pengalaman sebelumnya, ketika Real Madrid harus menerima hukuman akibat insiden kartu merah yang melibatkan Endrick Felipe di bangku cadangan.
Dalam konferensi pers usai laga, Alonso secara terbuka menyatakan ketidaksenangannya terhadap tindakan Simeone.
“Saya tidak menyukai momen tersebut. Cholo mengatakan sesuatu kepadanya dan hal-hal seperti itu sudah melampaui batas rasa hormat yang mendasar. Saya tidak suka jika rekan seprofesi diperlakukan dengan cara seperti itu. Tidak semua hal bisa dibenarkan. Saya sudah membicarakannya dengan Vinicius dan itu tetap menjadi urusan kami,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa dirinya selalu berusaha menjaga etika dan rasa hormat kepada lawan.
“Saya selalu berusaha bersikap hormat kepada para pemain tim lawan dan biasanya tidak pernah menegur mereka secara langsung. Namun setelah melihat apa yang ia katakan, saya semakin tidak menyukainya. Itu bukan contoh dari seorang atlet yang baik. Tidak semua hal bisa dibenarkan, harus ada rasa hormat kepada lawan. Segala sesuatu yang terjadi di lapangan ada batasnya,” lanjut Alonso.
Pertemuan panas ini dipastikan belum berakhir karena kedua tim akan kembali bentrok pada bulan Maret di Santiago Bernabeu. Vinicius Junior pun sudah lebih dulu melontarkan sindiran melalui media sosial, menambah panas rivalitas jelang derby Madrid berikutnya. (fan)
Load more