GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rugikan Emil Audero, Kontroversi VAR Kembali Terjadi di Liga Italia saat Juventus Bantai Cremonese 5-0

Kontroversi soal VAR kembali terjadi pada pentas Liga Italia. Kali ini, melibatkan kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, yang menderita kekalahan telak saat Cremonese dibantai Juventus 0-5.
Selasa, 13 Januari 2026 - 05:45 WIB
Juventus menang 5-0 atas Cremonese
Sumber :
  • Juventus Official

Jakarta, tvOnenews.com - Kontroversi soal VAR kembali terjadi pada pentas Liga Italia. Kali ini, melibatkan kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, yang menderita kekalahan telak saat Cremonese dibantai Juventus 0-5.

Gawang Audero bergetar lima kali tanpa balas saat I Grigiorossi bertandang ke Allianz Stadium, Turin, Selasa (13/1/2026) dini hari WIB. Sang kiper Timnas Indonesia sudah tak berdaya pada 15 menit pertama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Juventus unggul dua gol melalui Gleison Bremer dan Jonathan David. Namun, Cremonese sebenarnya punya peluang emas setelah itu.

Wasit Ermanno Feliciani sempat menunjuk titik putih di menit ke-23 setelah Denis Johnsen terjatuh kala memperebutkan bola dengan Manuel Locatelli. Namun, keputusan itu kemudian dianulir setelah dirinya melihat ulang melalui VAR.

Kontroversi tercipta karena pelatih Cremonese, Davide Nicola, memprotes keras keputusan wasit. Dia pun dikartu merah atas hal tersebut.

Namun demikian, mantan wasit Liga Italia, Luca Marelli, sepakat dengan keputusan wasit Feliciani. Itu berlebihan untuk diganjar penalti karena kontak Locatelli dengan Johnsen agak ringan dan sang kapten Juventus telah lebih dulu mendapatkan bola.

"Terjadi kontak pada bola, tetapi kemudian, saat ia bergerak maju, ia mendarat dengan stud sepatunya di tulang kering kirinya. Itu bukan tekel yang mudah,” kata Marelli kepada DAZN.​​

“Kontak selanjutnya agak ringan dan dinamis. Dari sudut pandang saya, itu adalah penalti yang sedikit berlebihan; mungkin ada alasan untuk membatalkannya," tambahnya.

Hanya beberapa menit kemudian, Juve justru mendapatkan penalti karena Federico Baschirotto melakukan handball. Bola sempat mengenai kakinya setelah berupaya menghalau tembakan Khephren Thuram.

Para pemain Cremonese, termasuk Audero, pun memprotesnya. Meski itu bukan sentuhan pertama, Marelli menilai bahwa pemberian penalti adalah keputusan yang tepat.

“Lengannya sangat lebar, itu tidak penting apakah bola menyentuh kaki terlebih dulu,” kata Marelli soal keputusan penalti untuk Juventus.

Tendangan penalti Kenan Yildiz sempat ditepis oleh Emil Audero. Namun, bola memantul ke tiang dan kembali kepada sang penyerang Juventus, yang kemudian mencetak gol ketiga.

Di babak kedua, Juve berhasil menyelesaikan misi dengan menambah dua gol lagi. Tendangan Weston McKennie berbuah gol bunuh diri Filippo Terracciano untuk gol keempat dan kemudian sebuah tandukan darinya memastikan gol kelima.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kontroversi mengenai penggunaan VAR telah sering terjadi di Liga Italia. Namun, dalam dua keputusan Feliciani yang menguntungkan Juventus di laga kontra Cremonese, dianggap sebagia hal yang tepat oleh mantan wasit Serie A, Luca Marelli.

Kemenangan ini membantu Juve naik ke peringkat ketiga klasemen sementara Serie A. Mereka hanya terpaut empat poin dari Inter Milan yang menjadi pemuncak. (rda)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Max Verstappen Ungkap Penyebab Red Bull Sulit Bersaing di F1 GP Australia 2026

Max Verstappen Ungkap Penyebab Red Bull Sulit Bersaing di F1 GP Australia 2026

Max Verstappen hanya mampu finis di posisi keenam saat tampil di balapan pembuka F1 GP Australia 2026 akhir pekan kemarin.
Tutup Kepri Ramadan Fair 2026, Mendagri Tekankan Pentingnya Penguatan UMKM dan Potensi Pasar Halal

Tutup Kepri Ramadan Fair 2026, Mendagri Tekankan Pentingnya Penguatan UMKM dan Potensi Pasar Halal

Mendagri Muhammad Tito Karnavian menekankan pentingnya penguatan peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta perluasan pasar produk halal bagi perekonomian daerah.
Update Ranking BWF Usai All England 2026: Raymond/Joaquin dan Rian/Rahmat Melesat

Update Ranking BWF Usai All England 2026: Raymond/Joaquin dan Rian/Rahmat Melesat

Update ranking BWF usai All England 2026, di mana sejumlah pemain Indonesia termasuk Raymond Indra/Nikolaus Joaquin dan Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat melesat.
AC Milan Sukses Pecundangi Inter, Allegri Enggan Sesumbar dan Akui Nerazzurri Tetap Kandidat Kuat Scudetto

AC Milan Sukses Pecundangi Inter, Allegri Enggan Sesumbar dan Akui Nerazzurri Tetap Kandidat Kuat Scudetto

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, tidak bisa menyembunyikan rasa puasnya setelah meraih kemenangan penting atas Inter dalam laga Derby della Madonnina.
CNBLUE Bakal Konser Lagi ke Jakarta Setelah Dua Tahun Dalam Tur ‘3LOGY’, Simak Detailnya

CNBLUE Bakal Konser Lagi ke Jakarta Setelah Dua Tahun Dalam Tur ‘3LOGY’, Simak Detailnya

Promotor FriedRice Entertainment mengumumkan detail 2026 CNBLUE LIVE WORLD TOUR ‘3LOGY’ IN JAKARTA yang akan digelar pada Sabtu, 18 April 2026 mendatang.
Timnas Italia Ikut Ketiban Sial usai Inter Milan Dipermalukan AC Milan, Satu Pemain Penting Terancam Absen di Playoff Piala Dunia 2026

Timnas Italia Ikut Ketiban Sial usai Inter Milan Dipermalukan AC Milan, Satu Pemain Penting Terancam Absen di Playoff Piala Dunia 2026

Timnas Italia terancam ikut ketiban sial setelah Inter Milan menderita kekalahan dari AC Milan. Sebab, satu pemain penting terancam absen di playoff Piala Dunia 2026.

Trending

7 Wajah Lama yang 'Hilang' dari Daftar Skuad Timnas Indonesia Pilihan John Herdman Jelang FIFA Series 2026

7 Wajah Lama yang 'Hilang' dari Daftar Skuad Timnas Indonesia Pilihan John Herdman Jelang FIFA Series 2026

Pelatih John Herdman telah merilis 41 nama dalam skuad sementara Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026. Namun, ada tujuh pemain yang hilang dari daftar.
‎Sempat Tolak Panggilan Timnas Indonesia U-22, Tim Geypens Akhirnya Debut di Tim Senior pada FIFA Series 2026?

‎Sempat Tolak Panggilan Timnas Indonesia U-22, Tim Geypens Akhirnya Debut di Tim Senior pada FIFA Series 2026?

Garuda Calling untuk FIFA Series 2026 bisa menjadi peluang berharga bagi Tim Geypens bisa debut bersama Timnas Indonesia. Apalagi, ini menjadi kesempatan baginya setelah sempat menolak panggilan tim nasional U-22. 
Rekap Hasil Final All England 2026: Ada Empat Juara Baru, Indonesia Cetak Sejarah Buruk

Rekap Hasil Final All England 2026: Ada Empat Juara Baru, Indonesia Cetak Sejarah Buruk

Rekap hasil final All England 2026, di mana ada empat juara baru yang lahir di Birmingham sementara tim bulu tangkis Indonesia mencatat sejarah buruk.
Baggott Comeback! Ini Daftar Lengkap 41 Pemain Timnas Indonesia Pilihan John Herdman

Baggott Comeback! Ini Daftar Lengkap 41 Pemain Timnas Indonesia Pilihan John Herdman

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi merilis daftar 41 pemain masuk skuad sementara Timnas Indonesia dalam menghadapi FIFA Series 2026.
John Herdman Coret hingga 18 Pemain dari Skuad Timnas Indonesia, Miliano Jonathans hingga Mauro Zijlstra Masuk Daftar?

John Herdman Coret hingga 18 Pemain dari Skuad Timnas Indonesia, Miliano Jonathans hingga Mauro Zijlstra Masuk Daftar?

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, bisa mencoret hingga 18 pemain dari skuad bayangan yang ada saat ini. Para pemain seperti Miliano Jonathans dan Mauro Zijlstra berpotensi masuk dalam daftar.
Baru Juga Resmi Dipanggil John Herdman, Satu Nama Pemain Timnas Indonesia Langsung Terancam Dicoret

Baru Juga Resmi Dipanggil John Herdman, Satu Nama Pemain Timnas Indonesia Langsung Terancam Dicoret

Satu nama pemain Timnas Indonesia langsung terancam dicoret meski sudah resmi mendapatkan panggilan. John Herdman telah memanggil total 41 pemain pada pemanggilan pertamanya.
Terpopuler Trend: Alasan Vidi Aldiano Belum Memiliki Anak, hingga Penyebab dr Richard Lee Ditahan Polisi

Terpopuler Trend: Alasan Vidi Aldiano Belum Memiliki Anak, hingga Penyebab dr Richard Lee Ditahan Polisi

pernyataan Vidi Aldiano soal alasannya belum punya anak bersama Sheila Dara. Alasan dr Richard Lee di tahan oleh pihak kepolisian usai ditetapkan tersangka.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT