Emil Audero Merugi, Luciano Spalletti Bikin Pengakuan Mengejutkan usai Juventus Diuntungkan Wasit karena Penalti
- Juventus Official
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, angkat suara setelah Emil Audero merugi. Sang kiper Timnas Indonesia kebobolan lima kali saat Cremonese dihantam Bianconeri.
Si Nyonya Tua sukses menang telak dengan skor 5-0 saat menjamu Cremonese di Allianz Stadium, Turin. Audero harus memungut bola lima kali dan salah satunya melalui proses penalti.
Mereka sudah kebobolan dua kali pada 15 menit pertama. Gleison Bremer dan Jonathan David telah membuat Juve unggul 2-0 di awal permainan.
Namun, Cremonese sebenarnya punya kesempatan untuk mengejar di menit ke-23. Ada insiden yang melibatkan Manuel Locatelli dan Denis Johnsen.
Wasit Ermanno Feliciani sempat menunjuk ke arah titik putih setelah insiden tersebut. Namun, dia menganulir penalti tersebut setelah melihat ulang melalui VAR.
Feliciani melihat Locatelli telah lebih dulu berhasil meraih bola dan sentuhan terhadap Johnsen adalah sesuatu yang tak terhindarkan. Namun, itu sulit diterima oleh pelatih Cremonese, Davide Nicola.
Hanya beberapa menit kemudian, tim Emil Audero kembali dirugikan. Feliciani menunjuk titik putih setelah Federico Baschirotto menyentuh bola dengan lengannya.
Namun, bola sempat mengenai kaki Baschirotto, yang mencoba menghalau tendangan Khephren Thuram. Wasit tetap menganggapnya handball meski ada unsur ketidaksengajaan.
Kenan Yildiz maju sebagai eksekutor dan Emil Audero berhasil menepisnya sedikit. Namun, tepisan kiper Timnas Indonesia itu masih mengenai tiang dan bola kembali kepada Yildiz, yang kemudian menyelesaikan peluang.
Skor 3-0 mengakhiri babak pertama sebelum Juve menambah dua gol lagi di paruh kedua. Gol bunuh diri Filippo Terracciano dan tandukan Weston McKennie menjadi akhir untuk Cremonese.
Duel berakhir dengan skor 5-0, namun situasi mungkin berubah jika Cremonese tidak dirugikan oleh dua keputusan penalti yang menguntungkan Juve. Spalletti pun ditanyakan tentang ini setelah laga.
Menurutnya, keduanya sama-sama bukan penalti. “Tidak satu pun dari keduanya yang penalti, sejauh yang saya ketahui,” katanya kepada Sky Sport Italia.
Namun demikian, secara keseluruhan, Spalletti memuji permainan Juventus yang bagus. Dia juga mengakui bahwa ada unsur keberuntungan dalam penciptaan gol pertama.
Itu tercipta setelah tendangan voli Fabio Miretti dari luar kotak penalti mengenai kepala Bremer. Bola berputar arah dan menyebabkan Audero mati langkah untuk menghentikan bola.
“Itu adalah pertandingan yang sulit, tetapi dengan sedikit keberuntungan pada gol pertama, kami berada di jalur yang benar. Sedikit nasib buruk juga pada tiang gawang,” kata Spalletti pada wawancara yang sama.
“Kami menunjukkan konsistensi, kami cukup efektif untuk waktu yang lama, meskipun kami mengalami beberapa penurunan kecil," tukasnya. (rda)
Load more