Kabar Pemain Abroad Timnas Indonesia: Kevin Diks Kena Sial di Liga Jerman tapi Rating-nya Paling Bagus Sendiri
- Borussia Monchengladbach Official
Jakarta, tvOnenews.com -Â Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks, mengalami kesialan dalam lanjutan kasta tertinggi Liga Jerman, Bundesliga. Namun, dia mengukir rating yang cukup bagus.
Pada Kamis (15/1/2026) dini hari tadi WIB, Borussia Monchengladbach melawat ke PreZero Arena untuk menghadapi Hoffenheim. Mereka memiliki kepercayaan diri tinggi usai mengalahkan Augsburg dengan skor telak 4-0 pada laga sebelumnya.
Namun, Gladbach mengalami kesulitan sejak awal. Hoffenheim sudah menggila sejak babak pertama dengan unggul empat gol.
Tuan rumah mendapatkan penalti di menit ke-20 yang sukses diselesaikan oleh Andrej Kramaric. Hanya dua menit kemudian, TIm Lemperle menggandakan keunggulan.
Petaka datang di akhir babak pertama. Kramaric mencetak dua gol beruntun di masa injury time, melengkapi hattrick-nya dan membawa Hoffenheim unggul telak 4-0.
Setelah jeda, Shuto Machino masuk dari bangku cadangan dan memperkecil ketertinggalan Gladbach melalui golnya pada menit ke-69. Namun, Hoffenheim memastikan tidak ada kebangkitan untuk tim tamu lewat gol pamungkas melalui Max Moerstedt di menit ke-77.
Kevin Diks bermain sebagai starter lagi untuk Gladbach. Dia kembali dipercaya tampil penuh selama 90 menit dan mendapatkan rating yang bagus sendirian di lini pertahanan.
Penyedia statistik Sofascore memberikan nilai merah kepada empat rekan Kevin Diks selaku para bek. Lukas Ullrich mendapatkan 5,4, kemudian Nico Elvedi mendapatkan 5,8.
Philipp Sander adalah yang terburuk dengan 4,9 dan kemudian bek kanan Joseph Scally mendapatkan nilai 5,1. Namun, Kevin Diks mendapatkan nilai hampir tujuh, tepatnya 6,9.
Dia bahkan menjadi pemain dengan rating tertinggi di skuad Gladbach dalam laga ini. Kiper Moritz Nicolas menyusulnya dengan rating 6,8.
Diks memang tampil solid meski Gladbach mengalami kesulitan. Dia melakukan 12 kontribusi pertahanan dengan memenangkan tiga dari empat percobaan tekel.
Sang pemain Timnas Indonesia melakukan tujuh kali sapuan, juga memblokir satu tembakan, dan melakukan empat kali recovery. Diks selalu menang dari enam kali duel di lapangan, dan memenangkan dua dari tiga kali duel udaranya.
Dia melakukan satu kali tekel sebagai pemain terakhir. Kemudian, eks pemain Fiorentina ini juga tidak pernah dikecoh melalui dribel pada sepanjang laga.
Load more