Kuasai Bola hingga 78 Persen, Rekor Tak Terkalahkan Juventus Berakhir Secara Mengejutkan di Tangan Cagliari
- REUTERS/Alberto Lingria
Jakarta, tvOnenews.com -Â Rekor tak terkalahkan Juventus terhenti di angka tujuh setelah ditaklukkan oleh Cagliari secara tak terduga. Padahal, Bianconeri menguasai permainan secara mutlak.
Si Nyonya Tua bertandang ke Unipol Domus di Sardinia untuk lanjutan kasta tertinggi Liga Italia, Serie A. Mereka telah memenangkan enam dari tujuh partai terakhirnya di semua ajang.
Tim asuhan Luciano Spalletti pun berhasil mendominasi permainan sedaru awal. Mereka bahkan hampir mendapatkan penalti di menit ke-14.
Fabio Miretti terjatuh di kotak terlarang dan wasit Davide Massa sempat menunjuk titik putih. Namun, penalti tersebut dianulir oleh sang wasit.
Bianconeri terus mendominasi hingga babak pertama berakhir. Namun, tidak ada gol yang tercipta hingga jeda turun minum.
Juve melanjutkan upayanya untuk mencetak gol, namun tetap mengalami kebuntuan karena padatnya pertahanan Cagliari. Mereka malah kebobolan akibat tembakan Luca Mazzitelli, yang merupakan satu-satunya tembakan tepat sasaran untuk Isolani.
Meski tetap berupaya hingga akhir, Juve tetap tidak mampu mengubah keadaan. Pada akhirnya, duel berakhir dengan kekalahan tipis 0-1.
Ini merupakan kekalahan pertama Juve sejak ditaklukkan Napoli dengan skor 1-2 pada 7 Desember 2025 lalu. Ini juga baru kali kedua Bianconeri menelan kekalahan sejak Luciano Spalletti menjabat.
Dengan kekalahan ini, Juve menciptakan sejarah terburuk Serie A dalam hal penguasaan bola. Bianconeri mencatatkan total 78 persen penguasaan bola dalam duel ini.
Menurut catatan Opta, itu merupakan torehan tertinggi untuk sebuah klub yang menderita kekalahan namun menguasai bola sejak pencatatan statistik dimulai oleh perusahaan tersebut pada 2004.
Dilansir dari Football-Italia, Juve melakukan total 20 kali tembakan, berbanding tiga milik Cagliari. Mereka mencatatkan 18 kali sepak pojok, berbanding satu dari tuan rumah.
Si Nyonya Tua punya catatan harapan mencetak gol (xG) sebesar 1,17. Sedangkan kubu Sardinia hanya punya harapan mencetak gol 0,2 saja. (rda)
Load more